Comscore Tracker

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!

Kemungkinan adalah pertanda penyakit tertentu

Seberapa peka kamu dengan perubahan pada penismu? Tahukah kalau kondisi penis bisa menceritakan tentang kesehatanmu saat ini? Sebagai contoh, sering buang air kecil pada malam hari mungkin adalah pertanda diabetes atau penyakit prostat.

Hilangkan sifat cuekmu dan mulai peka dengan perubahan yang terjadi pada penismu! Sebab, mungkin saja itu berkaitan dengan penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Segera temui dokter jika diperlukan, ya!

1. Muncul bintik-bintik

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!spoonuniversity.com

Apakah ada bintik kecil berwarna putih atau kuning di bagian kepala atau batang penis? Ini adalah bintik Fordyce, yakni kelenjar minyak yang membesar. Tak perlu khawatir karena ini normal, tak berbahaya, dan tidak menimbulkan rasa sakit, seperti yang tertulis di laman Healthline.

Berdasarkan studi berjudul "Fordyce Spots" yang ditulis oleh Alexander K. C. Leung dan Benjamin Barankin dan diterbitkan di jurnal Clinical Case Reports pada tahun 2015, bintik Fordyce terjadi pada 70-80 persen orang dewasa.

Sekadar informasi, bintik Fordyce muncul di kulit yang tidak memiliki folikel rambut. Bintik ini lebih sering ditemui di tepi bibir dan bagian dalam pipi daripada di penis atau skrotum.

2. Terasa gatal?

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!maleultracore.com

Ada berbagai macam penjelasan mengapa penis terasa gatal. Bisa jadi, ini adalah gejala infeksi jamur, herpes, atau tanda bahwa terjadi radang pada kulup atau kepala penis. Tetapi, bisa juga karena kurang menjaga kebersihan, dikutip dari laman The Sun.

Sementara, melansir Medical News Today, penis gatal mungkin adalah pertanda infeksi bakteri, penyakit menular seksual, atau akibat pencukuran. 

Rasa gatal ini bisa diatasi dengan produk yang dijual bebas (over-the-counter). Namun, apabila tidak membaik, segera periksakan diri ke dokter.

Sebagai langkah preventif, jangan lupa untuk menjaga kebersihan, menghindari produk sabun yang mengandung pewangi, sering mengganti celana dalam, serta hindari berhubungan seks dengan orang yang menderita infeksi menular seksual.

3. Ada kotoran di penis

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!stdrapidtestkits.com

Apakah penis mengeluarkan "kotoran", tapi bukan air seni maupun air mani? Cairan ini keluar dari uretra, mengalir melalui penis dan keluar di kepala. Melansir Healthline, mungkin warnanya putih dan kental atau justru bening dan berair, tergantung penyebabnya.

Keluarnya kotoran dari penis bukanlah hal yang wajar. Bisa jadi ini adalah pertanda kanker penis, apalagi jika baunya tidak enak. Ciri-ciri kanker lainnya bisa berupa penebalan kulit, ruam, hingga perubahan warna kulit penis.

Kemungkinan lain adalah uretritis, yakni peradangan dan infeksi uretra. Gejalanya ialah muncul kotoran dari penis yang berwarna hijau kekuningan dan timbul sensasi terbakar saat buang air kecil.

4. Ada banyak benjolan kecil

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!pexels.com/Dainis Graveris

Menemukan banyak benjolan kecil di penis? Mungkin, ini adalah ruam sebagai reaksi alergi akibat detergen bubuk. Akan tetapi, bisa juga ini adalah pertanda penyakit menular seksual.

Melansir Healthline, ada beberapa kemungkinan penyebab benjolan di penis. Antara lain adalah kelenjar Tyson, pearly penile papule, genital psoriasis, liken sklerosus, kutil kelamin (akibat human papillomavirus atau HPV), herpes, dan masih banyak lagi.

Bila khawatir, segera berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Sebab, bila dibiarkan, benjolan ini mungkin bisa membesar, menyebar luas, dan menular ke orang lain.

Baca Juga: Tanpa Disadari, Laki-laki Pernah Berfantasi tentang 9 Hal ini, Lho!

5. Terasa lebih "ketat" dari biasanya

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!medisite.fr

Pernahkah kamu merasa penis lebih ketat dari biasanya? Yang dimaksud adalah kulup yang terasa lebih kencang. Dikatakan oleh urolog Dr. Ryan Terlecki kepada Men's Health, kondisi ini diakibatkan oleh ketidakseimbangan hormon atau sistem kekebalan tubuh.

Dugaan lainnya adalah phimosis, kulup penis yang terlalu ketat dan tidak bisa ditarik kembali. Padahal, bagi pria yang tidak disunat, kulup bisa ditarik kembali dari kepala penis.

Selain itu, bisa juga kondisi tersebut menandakan balanitis, yakni iritasi kulit yang berkembang di kepala penis. Melansir Healthline, gejalanya adalah sensasi sesak di bagian kulut penis, gatal, bengkak, hingga nyeri saat buang air kecil.

6. Muncul benjolan dengan ukuran yang agak besar

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!topsupplementsnow.com

Kalau tadi sudah membahas bintik-bintik dan benjolan kecil, bagaimana dengan benjolan yang ukurannya agak besar? Bila benjolan berada di sekitar buah zakar, kemungkinan itu adalah tanda kanker testis. Deteksi dini diperlukan sebelum menjadi semakin fatal.

Meskipun begitu, tidak semua benjolan adalah pertanda kanker. Mungkin saja saluran getah bening tersumbat sementara setelah berhubungan seks atau masturbasi dan mengakibatkan pembengkakan. Kondisi ini disebut sebagai limfokel.

Limfokel ini umumnya sifatnya sementara, bisa hilang sendiri, dan tidak perlu diobati. Namun, jika benjolan tersebut masih ada dalam waktu yang cukup lama, segera cek ke dokter.

7. Penis melengkung ketika ereksi

Penis Mengalami Perubahan? Mungkin Ada Kaitannya dengan 7 Masalah ini!cosmopolitan.com

Saat ereksi, biasanya penis sedikit melengkung ke kiri atau kanan. Namun, bila lengkung atau bengkoknya terlalu ekstrem, lalu menyebabkan nyeri atau sulit berhubungan seks, kemungkinan ini adalah penyakit Peyronie.

Penyakit Peyronie umum dialami laki-laki yang berusia di atas 40 tahun. Namun, penyakit tersebut bisa juga menyerang usia yang lebih muda. Menurut keterangan dari National Health Service, Inggris, penyebab penyakit Peyronie belum diketahui secara pasti. Yang jelas, kondisi ini bisa diwariskan secara genetik.

Banyak pasien penyakit Peyronie tidak membutuhkan perawatan karena tidak merasa sakit atau tidak memengaruhi fungsi seksual. Dokter bisa memberikan suntikan steroid atau obat-obatan apabila diperlukan.

Nah, itulah perubahan pada penis yang perlu diwaspadai karena bisa jadi adalah indikasi penyakit tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga: 7 Cedera Seks Teraneh yang Dijamin Membuatmu Terheran-heran

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya