Comscore Tracker

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!

Karena malu "bertanya" bisa menutup wawasanmu

Stigma yang berkembang dari masyarakat adalah bahwa semestinya perempuan tidak mempunyai rambut yang terlalu tampak kecuali pada bagian kepala. Karena itu, berbondong-bondong wanita pun mencukur rambut pada kaki, ketiak, hingga area kewanitaan hingga benar-benar bersih.

Pembicaraan soal rambut pada bagian tubuh ini pun kerap tidak banyak terjadi di antara sesama wanita, terutama yang tumbuh pada bagian puting payudara. Penyebabnya? Malu, enggan, risih, apalagi jika sampai orang lain tahu bahwa ada rambut yang tumbuh di sekitar payudaranya. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya tentang rambut di payudara wanita!

1. Rambut pada puting payudara adalah hal yang jarang, tetapi wajar

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!sheknows.com

Pada dasarnya, hampir seluruh tubuh manusia ditumbuhi rambut dan folikel. Beberapa di antaranya tumbuh dengan sangat tipis dan transparan, sementara sisanya lebih tebal dan berwarna cukup jelas.

Karena itu, rambut pada puting payudara adalah hal yang sangat normal terjadi pada wanita. Hingga sampai saat ini memang masih belum jelas seberapa banyak wanita yang mengalami kondisi ini, tetapi hei, kamu tidak sendiri. Sebagian besar dari wanita juga tidak mengonsultasikannya kepada dokter karena alasan tertentu dengan persentase terbesar adalah malu.

2. Perubahan dan fluktuasi hormon

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!bustle.com

Jumlah hormon pada tubuh manusia tidak selalu tetap. Terjadinya perubahan maupun fluktuasi zat-zat kimia dalam tubuh ini juga biasanya menunjukkan gejala tertentu, salah satunya adalah dengan memanjangkan dan menebalkan warna pada rambut di sekitar puting.

Kamu pun tidak perlu khawatir karena kemunculan rambut ini yang 'tiba-tiba'. Fluktuasi hormon ini biasanya terjadi pada usia 20 hingga 30 tahun. Beberapa kondisi tertentu juga bisa saja menjadikan terjadinya perubahan signifikan kadar hormon ini, seperti pada saat hamil atau menopause.

Baca Juga: 9 Fakta Unik Payudara Wanita yang Perlu Diketahui Orang Dewasa

3. Level hormon seks pria yang tinggi

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!healthline.com

Hormon seks pria, testosteron, pada dasarnya juga dimiliki wanita tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Walau begitu, ada beberapa wanita yang mempunyai kadar testosteron sedkit lebih banyak daripada yang dibutuhkan. 

Salah satu efeknya adalah dengan banyaknya rambut dimiliki, termasuk di bagian wajah (kumis), tangan, kaki, dan lain-lain. Selain itu, biasanya gejala lain yang ditunjukkan adalah kulit wajah yang berminyak dan sangat mudah berjerawat terutama di bagian rahang dan dagu, peningkatan massa otot skeletal, dan lain-lain.

4. Indikasi Penyakit POS (Polycystic Ovary Syndrome)

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!brighamhealthhub.org

Mempunyai rambut di bagian puting memang tidak perlu dirisaukan, tetapi bukan berarti tidak perlu dibicarakan (apalagi jika hanya untuk alasan 'malu' yang sangat sepele). Pasalnya, ada kondisi tertentu yang menunjukkan bahwa keberadaan rambut ini merupakan gejala dari penyakit tertentu.

PCOS merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium yang juga disebabkan karena ketidakseimbanagn hormon. Tanda-tanda penyakit ini sangat rentan terlihat pada wanita di rentang usia 16 sampai 24 tahun. Adapun gejalanya antara lain sebagai berikut.

  • Menstruasi tidak teratur.
  • Sulit untuk hamil.
  • Muncul rambut di tempat-tempat yang tidak biasa: dada, punggung, pantat, wajah.
  • Berat badan bertambah.
  • Depresi.
  • Rambut kepala rontok dan menipis.

5. Mengatasi rambut pada puting payudara

Girls, Masih Malu Diskusi Soal Rambut di Puting? Awas Indikasi Serius!medicalnewstoday.com

Bila kemunculan rambut ini sama sekali bukan lantaran penyakit, menghilangkannya pun cukup mudah. Sama seperti rambut pada bagian tubuh lain, rambut di area ini bisa dihilangkan dengan cara dipotong, dicabut, dicukur, waxing, atau bahkan menggunakan laser.

Pada beberapa kasus yang lebih tinggi, konsumsi obat pengendali hormon bisa dilakukan. Namun, ada baiknya berkonsultasi lebih dulu kepada dokter, termasuk bila ditemukan gejala lain yang merujuk pada gangguan medis tertentu lainnya seperti yang telah disebutkan.

Setiap wanita semestinya tidak perlu merasa risih dengan kehadiran rambut-rambuut halus pada bagian tubuhnya, apalagi jika hanya dipengaruhi oleh stigma di masyarakat yang bahkan kerap mengesampingkan urusan kesehatan. Karena itu, jangan malu untuk mendiskusikan hal-hal yang kamu rasa baru atau mengganjal pada tubuh, ya!

Baca Juga: 5 Hal yang Akan Terjadi Pada Payudara Cewek Ketika Berhubungan Seks

Line IDN Times

Topic:

  • Shelly Salfatira
  • Bayu D. Wicaksono

Just For You