Comscore Tracker

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahu

Silikon bisa pecah dan bocor!

Penambahan atau implan payudara saat ini banyak dilakukan oleh perempuan. Ada berbagai alasan mereka melakukannya. Mulai dari ingin menambah ukuran payudara, mengubah bentuk, atau bahkan ingin membuat tampak rata.

Operasi ini dilakukan kurang lebih 60 hingga 90 menit. Tenang saja, kamu tidak akan merasakan sakit saat operasi karena dokter akan membius total.

Dokter spesialis bedah nantinya akan memotong kulit pada bagian bawah payudara dan melakukan pembedahan pada otot pectoralis. Kemudian, dokter akan menempatkan implan di area tersebut.

Apabila kamu ingin melakukannya, sebaiknya jangan gegabah untuk memutuskannya. Pasalnya, selain biaya operasinya yang sangat mahal, ada berbagai risiko implan payudara. Berikut adalah rangkuman yang bisa kamu simak.

1.Terjadi komplikasi

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi nyeri pada payudara (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Dilansir Medical News Today, apabila kamu telah melakukan implan payudara, biasanya kamu akan menerima waktu pemulihan agar tubuh bisa menyesuaikan diri dan membantu proses penyembuhan luka. Pada masa pemulihan tersebut beberapa hal yang akan kamu rasakan, di antaranya:

  • Merasa sesak di dada
  • Bengkak dan memar
  • Sakit beberapa saat.

Operasi implan payudara tidak selamanya berhasil atau berjalan sesuai rencana. Dalam beberapa kasus operasi ini dapat memicu komplikasi dan masalah setelahnya. 

Komplikasi umum

Berikut ini merupakan beberapa komplikasi umum yang sering terjadi karena proses operasi yang gagal, di antaranya:

  • Pengerasan pada jaringan pada payudara
  • Implan mengalami kebocoran yang bisa menyebabkan granuloma silikon atau benjolan kecil
  • Infeksi di sekitar payudara yang memerlukan operasi pengangkatan implan
  • Tidak bisa menyusui atau produk ASI lebih sedikit dari sebelumnya
  • Kerusakan saraf pada puting susu yang membuat penderitanya menjadi kurang sensitif, atau bahkan kehilangan perasaan sama sekali.

Komplikasi tidak umum

Meski ini jarang terjadi, namun berikut beberapa komplikasi lainnya yang bisa saja menimpa kamu:

  • Mengalami pendarahan saat proses operasi berlangsung
  • Mengalami reaksi alergi terhadap anestesi
  • Mengalami kanker ALC (Large Cell Lymphoma).

Kanker ALC biasa ditemukan pada perempuan yang telah menjalani operasi implan payudara. Adapun gejala dari kanker ini adalah terjadinya pembengkakan baru pada salah satu payudara yang diimplan.

2. Operasi ulang

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi operasi (pexels.com/ Anna Shvets

Melansir Food and Drug Administration (FDA), implan payudara tidak bisa digunakan seumur hidup. Semakin lama digunakan, maka semakin besar pula komplikasi yang akan terjadi. Hal ini dapat memicu operasi tambahan lainnya.

Adapun jenis operasi pembedahan yang dilakukan biasanya tergantung dari komplikasi yang tadi. Ada yang hanya perlu melakukan sekali, hingga memerlukan operasi berulang kali. Adapun jenis operasi ulang meliputi:

  • Pengangkatan atau pergantian implan
  • Operasi pelepasan jaringan parut di sekitar implan ditempatkan
  • Operasi drainase hematoma, yaitu operasi dengan cara memasukkan jarum atau tabung melalui kulit untuk mengalirkan darah
  • Reposisi implan atau memindahkan implan
  • Biopsi/pengangkatan kista guna menghilangkan benjolan.

Baca Juga: Waspada Nyeri Payudara Sebelah Kiri: Penyebab dan Pengobatannya

3. Kontraktur kapsul

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi sakit payudara (freepik.com/Stefamerpik)

Risiko implan payudara selanjutnya adalah kontraktur kapsul. Merupakan suatu kondisi di mana terjadi pengerasan payudara di area implan. Hal ini akan membuat jaringan mengencang dan mengalami rasa sakit yang tak tertahankan.

Penyakit ini biasanya terjadi setelah adanya infeksi, seroma, dan hematoma. Akan tetapi, penyebab utamanya belum diketahui. Ada empat tingkatan dari kontraktur kapsula, di antaranya:

  • Tingkatan I: Payudara terlihat alami dan lembut
  • Tingkatan II: Payudara mulai sedikit mengencang, tetapi masih terlihat normal
  • Tingkatan III: Payudara mengencang dan terlihat tidak normal
  • Tingkatan IV: Payudara terasa nyeri, keras, dan tidak normal.

Pada tingkatan III dan IV, kondisi ini sudah dianggap parah dan harus segera mungkin mendapatkan operasi ulang. Prosedur pembedahan yang akan dilakukan nantinya, yaitu penggantian implan atau bahkan pengangkatan implan.

4. Pecah dan deflasi implan payudara

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi pecah implan payudara (freepi.com/Cookie Studio)

Deflasi adalah istilah yang digunakan untuk implan yang berisi garam. Kebocoran implan berisi garam tersebut dapat diketahui setelah kamu merasakan kehilangan ukuran dan bentuknya. Dalam hal ini, kamu perlu mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

5. Pecahnya implan isi gel silikon

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi implan payudara (freepik.com/Atlascompany)

Implan payudara silikon dapat pecah kapan saja dan tidak menimbulkan gejala. Kamu bisa mencoba metode Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mendeteksi ada atau tidaknya pemecahan tersebut.

Namun, gejala yang bisa terlihat seperti penurunan ukuran payudara, benjolan kera pada area implan, perubahan ukuran, nyeri saat ditekan, pembengkakan, mati rasa, penampilan payudara tidak merata, dan lain-lain.

Gel silikon yang pecah akan keluar melalui sobekan atau lubang pada cangkan implan, namun masih tetap terkurung pada kapsul jaringan parut di sekitar implan, disebut ruptur intrakapsular. Apabila pecah hingga keluar di jaringan parut disebut dengan ruptur ekstrakapsular.

6. Penyakit jaringan ikat, kanker payudara, dan masalah reproduksi

Ngeri! 6 Risiko Implan Payudara yang Belum Banyak Orang Tahuilustrasi kanker payudara (pexels.com/Anna Tarazevich)

FDA belum melihat adanya keterkaitan gel silikon dengan penyakit jaringan ikat, kanker payudara, dan masalah reproduksi. Akan tetapi, FDA menerima laporan bahwa beberapa pasien implan payudara mengalami gejala sistemik. 

Itulah tadi beberapa risiko implan payudara. Ada baiknya sebelum melakukannya, kamu melihat jenis implan, efek samping, serta komplikasi yang akan terjadi.

Baca Juga: 7 Bentuk Payudara Mencerminkan Kepribadian, Kamu Tipe yang Mana?

Topic:

  • Nadia Agatha Pramesthi

Berita Terkini Lainnya