Comscore Tracker

5 Film Time Travel non-Fiksi Ilmiah dengan Konsep Waktu yang Menarik

Meski bukan fiksi ilmiah tetap bikin pusing #IDNTimesHype

Film dengan tema time travel memang seru untuk ditonton. Hal ini tak lepas dari konsep perjalanan waktunya yang menarik untuk ditelaah lebih jauh. Terutama yang memiliki genre fiksi ilmiah. Karena dipadukan dengan teknologi atau teori paradoks waktu yang apik. Kadang kala juga membuat pusing.

Namun, selain genre fiksi ilmiah, tema time travel juga sering dipadukan dengan genre lain. Biasanya tokoh utama melakukan perjalanan waktu demi menyelamatkan orang yang disayang. Entah teman, kekasih, atau keluarga. Di sinilah konsep waktu yang diciptakan membuat bumbu menarik untuk diulik.

Nah, berikut ini sudah ada lima film time travel non-fiksi ilmiah yang menarik untuk ditonton karena konsep perjalanan waktunya.

1. Enoshima Prism

https://www.youtube.com/embed/_2Kkwc3iPzw

Film ini rilis di Jepang pada 10 Agustus 2013. Enoshima Prism menceritakan tentang Shuta, diperankan oleh Sota Fukushi, yang memiliki dua sahabat yakni Saku dan Michiru, diperankan oleh Shuhei Nomura dan Tsubasa Honda. Namun, pada musim dingin di tahun 2010 Saku mengalami kecelakaan. Sementara Michiru pergi ke luar negeri dan tak ada kabar.

Tiga tahun berlalu, Shuta masih menyesali kematian Saku serta kepergian Michiru. Lalu saat ia naik kereta Enoshima, tiba-tiba Shuta bisa kembali ke tahun 2010 sesaat sebelum kecelakaan Saku dan kepergian Michiru. Sehingga ia berusaha untuk mengubah masa lalu. Akan tetapi, beberapa usahanya tak kunjung berhasil. Saku tetap saja meninggal. Walaupun beberapa kejadian di masa lalu yang ia lakukan bisa sedikit mengubah masa depan.

Hingga diupaya yang terakhir ia mendapatkan peringatan dari sesama time travel bahwa ada konsekuensi yang harus ia tanggung bila ingin mengubah masa lalu yaitu menjadi tawanan waktu dan dilupakan oleh semua orang. Lantas beranikah Shuta menerima konsekuensinya?

2. The 100th Love with You

https://www.youtube.com/embed/NgBcy5cvDRM

Berasal dari sineas Jepang lagi, The 100th Love with You rilis pada 4 Februari 2017. Film ini menceritakan tentang Riku, diperankan oleh Kentaro Sakaguchi, yang diam-diam suka dengan sahabat kecilnya Aoi Hinata, diperankan oleh Miwa. Namun, pada tanggal 31 Juli, Aoi mengalami kecelakaan yang membuatnya meninggal. Riku pun memutar waktu dengan sebuah piringan hitam untuk menyelamatkannya ke seminggu sebelum hal itu terjadi.

Kejadian kembali ke masa lalu ini juga disadari oleh Aoi. Sehingga membuat Riku memberi tahu rahasianya dengan membuat mereka kembali ke satu tahun yang lalu. Yang mana membuat mereka akhirnya resmi menjadi sepasang kekasih.

Waktu terus berlanjut dan tiba lagi pada detik-detik kecelakaan Aoi. Meski sudah mengubah semuanya, kecelakaan itu masih saja terjadi. Riku pun memutar waktu terus-menerus sampai membuat ia putus asa. Hingga Aoi tahu bila Riku sudah lama berusaha untuk menyelamatkannya dari kematian.

Film ini menggunakan teori predestination paradox atau paradoks takdir. Jadi, bagaimana kelanjutan kisah mereka, ya?

3. When We First Met

https://www.youtube.com/embed/d2sJNee7FQ4

Selanjutnya adalah film Netflix yang tayang pada 9 Februari 2019. When We First Met menceritakan tentang Noah Ashby, diperankan oleh Adam DeVine, yang jatuh cinta dengan Avery Martin, diperankan Alexandra Daddario, setelah bertemu pada tahun 2014.

Sayangnya cintanya bertepuk sebelah tangan dan Avery bertunangan dengan Ethan, diperankan Robbie Amell. Lalu pada tahun 2017, dia menemukan sebuah photobox yang bisa membawanya kembali ke masa lalu.

Dari sanalah, Noah berusaha mendapatkan lagi hati Avery. Namun, ia gagal pada percobaan pertama dan malah dianggap sebagai penguntit. Lalu pada percobaan selanjutnya ia bisa mendapatkan Avery, sayang itu hanya raganya, bukan hatinya.

Begitu pula dengan percobaan ketiga. Hingga ia menyadari kalau takdirnya bukanlah bersama dengan Avery dan hatinya mulai menyukai teman Avery, Carrie yang diperankan oleh Shelley Hennig.

Film time travel yang satu ini selain memberi gambaran bahwa takdir tak bisa berubah, juga memberikan pelajaran bahwa rasa suka ke seseorang itu tak bisa dipaksakan.

Baca Juga: Rekomendasi 9 Film untuk Kamu yang Punya Kepribadian Introvert

4. Cafe Funiculi Funicula

https://www.youtube.com/embed/ekipOg9jkTI

Kembali ke film Negeri Sakura. Kohi ga Samenai Uchi ni atau Cafe Funiculi Funicula merupakan film adaptasi novel karya Toshikazu Kawaguchi yang berjudul Coffee ga Samenai Uchi ni.

Film yang rilis pada 21 September 2018 ini menceritakan tentang salah satu kursi kafe yang bisa membawa pelanggan ke masa lalu. Untuk ke masa lalu mereka harus duduk di sana dan akan dituangkan kopi oleh perempuan keluarga Tokita yakni Kazu Tokita, diperankan oleh Kasumi Arimura.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat ke masa lalu melalui kursi kafe ini. Pertama, mereka tidak bisa bertemu dengan orang yang tak pernah datang ke kafe. Kedua, bila seseorang datang ke masa lalu untuk mengubah sesuatu, itu percuma karena masa depan tetap tak akan berubah. Ketiga, waktu untuk kembali ke masa lalu sampai pada kopi yang dituang oleh Kazu menjadi dingin. Pelanggan harus segera meminum kopinya sebelum dingin atau ia akan menjadi hantu.

Meskipun tak mengubah apa pun, time travel di film ini bisa membuat orang yang melakukan perjalanan waktu mendapat kehidupan yang lebih baik. Ya, seperti mendapat pencerahan tentang masalah yang tak kunjung selesai.

5. Love You Forever

https://www.youtube.com/embed/dh1D6Wyv5VY

Terakhir ada film yang berasal dari sineas China, Love You Forever yang rilis pada 3 September 2020. Film ini bercerita tentang Lin Ge, diperankan oleh Lee Hong Chi, yang mana rela memutar waktu untuk menyelamatkan sahabat kecilnya. Diperankan oleh Li Yi Tong, Qiu Qian meninggal tepat di hari ulang tahun Lin Ge. Syok dengan keadaan, sambil menangis memegang jam, Lin Ge pun berhasil mengembalikan waktu.

Sayangnya ada konsekuensi dari kembali hidupnya Qiu Qian, yakni umur Lin Ge akan berkurang. Dia berubah tua dan dilupakan oleh semua orang. Karena Qiu Qian ditakdirkan untuk mati, maka kejadian itu terus datang. Sehingga membuat Lin Ge terus mengubah waktu yang membuatnya semakin menua.

Sampai pada satu waktu, Qiu Qian tahu semua yang dilakukan Lin Ge. Ia juga ingat kembali tentang semua kenangan bersama Lin Ge. Di sinilah akan ada twist ending yang menarik yang bila kamu ingin tahu harus menontonnya secara langsung.

Nah, itu tadi lima film tentang time travel non-fiksi ilmiah dengan konsep perjalanan waktu yang menarik. Yang mana semuanya memiliki refleksi untuk kehidupan yaitu meski bisa kembali ke masa lalu belum tentu bisa mengubah takdir di masa depan. Oleh karena itu, yang terbaik ialah menerima takdir dan menjalaninya.

Baca Juga: 6 Deretan KDrama Time Travel yang Bikin Tegang, Kamu Sudah Nonton?

Arsya Naira Photo Verified Writer Arsya Naira

Hanya manusia ciptaan Tuhan yang suka menulis sambil minum kopi. Instagram arsyanaira_.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya