Comscore Tracker

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitos

Cek dulu kebenarannya di sini

Setelah memulai debutnya sebagai kostum baru untuk Spider-Man yang memiliki kisah hidupnya sendiri, alien simbiosis yang kita kenal sebagai Venom justru menjadi salah satu anggota yang paling dicintai dari daftar luas musuh Spider-Man, dan sebagai "pelindung mematikan" yang kejam, ia bahkan menjadi pahlawan dalam caranya tersendiri.

Tapi seperti kebanyakan karakter populer lainnya, dia membintangi banyak cerita untuk mengubah asal usulnya yang relatif sederhana sebagai alien pemakan otak menjadi serangkaian latar cerita, retcon, dan bahkan perubahan identitas yang cukup rumit. Dengan kehadirannya selama tiga dekade terakhir, ada kemungkinan besar bahwa kamu mungkin tahu tentang Venom yang ternyata salah. Dari identitasnya sampai ke pola makannya yang tidak biasa, berikut adalah hal-hal tentang Venom yang mungkin kamu anggap benar. 

1. Eddie Brock, satu-satunya karakter yang menggunakan kostum Venom

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitoscomicvine.gamespot.com

Ketika Venom melakukan debutnya pada tahun 1988, ia merupakan sintesis dari dua karakter yang disatukan untuk membentuk penjahat Spider-Man yang paling hebat. Ia juga merupakan symbiote alien yang menjadi kostum baru Peter Parker, hingga akhirnya Parker menyadari bahwa kostum barunya memiliki pemikiran sendiri. Lalu, ada jurnalis Eddie Brock, yang membenci Spider-Man dan tak sengaja memakai kostum Venom. Sejak itu, Brock identik dengan Venom. 

Namun Brock bukanlah satu-satunya orang yang indentik dengan kostum Venom. Pada 2004, ketika ia menemukan agama setelah melihat The Passion of the Christ, Brock melelang kostum symbiote itu ke orang baru. Awalnya dibeli seharga 100 juta US dolar oleh Angelo Fortunato, seorang remaja dari bos mafia yang ingin mengesankan ayahnya. Kisah ini terjadi di Marvel Knights Spider-Man vol 6 dan 7.

Sayangnya, masanya sebagai Venom hanya berlangsung sekali, tetapi kostum symbiote itu tetap ada. Selanjutnya kostum symbiote itu terikat dengan Mac Gargan, Spider-Foe yang sebelumnya dikenal sebagai Scorpion, yang bahkan menggunakannya untuk menjadi Spider-Man palsu di tim Dark Avengers Norman Osborn. Setelah itu, disita oleh pemerintah dan diberikan kepada mantan penindas Peter Parker di sekolah menengah,  dan menjadi pahlawan perang Flash Thompson untuk digunakan sebagai unit komando yang disebut Agen Venom. Namun, akhirnya, kostum itu kembali ke Brock secara permanen, setidaknya untuk saat ini.

2. Venom itu kejam dan pemarah

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitosinverse.com

Salah satu sifat symbiote yang paling terkenal adalah kecenderungannya untuk menyulut kemarahan inangnya, terutama yang menyangkut Spider-Man. Dengan amarah yang meluap-luap, symbiote itu dianggap agresif secara alami. Menurut Venom: Space Knight, itu tidak sepenuhnya benar.

Justru sebaliknya: Symbiote itu cukup dingin dan mungkin bahkan sedikit kalem ketika bertemu tuan rumah pertamanya, seorang pejuang Kree bernama Tel-Kar, yang menggunakan kekuatannya untuk menjadi agen pengantar tidur. Sayangnya, pemakai kostum symbiote berikutnya, adalah seorang maniak genosidal yang menggunakan kekuatannya untuk membantai seluruh dunianya. Sebenarnya, tuan rumahlah yang memengaruhi symbiote, trauma dan pola pikir jahat yang masih ada sampai sekarang. 

Untungnya, fakta bahwa tuan rumah dapat memengaruhi kerja symbiote juga menguntungkan orang-orang baik. Seperti yang mungkin sudah kita lihat, Peter Parker mengambil alih kekuasaan dan tanggung jawabnya dengan cukup serius, dan tampaknya hal itu juga berpengaruh pada symbiote dan tidak menjadikannya orang jahat dan sedikit antihero.

3. Spiderman orang pertama yang menggunakan kostum Venom

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitoswallpaperup.com

Eddie Brock adalah Venom asli, tetapi sebelum ia terikat dengan symbiote alien, tuan rumah korban pertamanya adalah Spider-Man. Dia terkenal sebagai superhero Marvel pertama yang terikat dengan kostum hitam, kan? Tapi tidak sepenuhnya benar, lho. Ternyata, superhero pertama yang menemukan kostum alien dan bahkan mengenakannya adalah Deadpool. Hal itu terjadi di Secret Wars, enam tahun sebelum Deadpool dibuat, dan itu semua berkat keajaiban retcons

Dalam Deadpool's Secret Secret Wars 2015, "terungkap" bahwa Merc with a Mouth bersama dengan sisa pahlawan yang direkrut untuk bertarung dalam aksi Beyonder. Selama konflik, dia adalah orang pertama yang mencoba symbiote, ia mengira bahwa itu adalah set pakaian baru, tetapi ia melepaskannya setelah menyadari bahwa kostum itu hidup. Sebagai gantinya, dia meletakkannya kembali di unit penahanannya.

Baca Juga: 6 Film Tobey Maguire dengan Rating Tertinggi IMDB Selain Spider-Man

4. Rahasia dibalik kostum hitam

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitostumblr.com

Berbicara tentang Secret Wars, memang sudah jelas bahwa kostum hitam yang akan menjadi Venom diciptakan di seri tersebut. Sebaliknya, asal-usul kostum hitam nyatanya datang dua tahun sebelum Secret Wars, ketika seorang penggemar bernama Randy Schueller mengirim surat ke Marvel mengenai ide sebuah cerita di mana Spider-Man akan mendapatkan kostum hitam barunya.

Dalam idenya tersebut, kostum baru itu akan menjadi pembaruan teknologi tinggi dari kostum lamanya yang dibuat oleh Mr. Fantastic dan dirancang oleh Wasp. Jim Shooter, pemimpin redaksi Marvel, cukup menyukai ide itu dan membayar Schueller 220 US dolar, tetapi cerita yang diusulkan tidak pernah diambil. Sebaliknya, Marvel menyimpan ide Schueller dan membuat kisah baru yang diberi judul Secret Wars

Kisah itu akhirnya menjadi cerita yang sama sekali berbeda dan asal usulnya yang juga sangat berbeda, namun kostum hitam itu jelas merupakan ide Schueller, meskipun alur ceritanya tidak. Satu-satunya perbedaan kostum itu adalah warnanya yang hitam dengan logo merah, sedangkan hasil yang dibuat Marvel memiliki warna putih. Desain awal di halaman Marvel Age menunjukkan bahwa setelan itu awalnya dimaksudkan untuk skema warna yang disarankan Schueller sebelum diubah untuk versi final.

5. Debut pertamanya di Secret Wars 

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitoslongboxgraveyard.com

Bagi penggemar Venom, Secret Wars vol 8 terkenal karena sejarah symbioet-nya. Itulah masalah di mana Spider-Man dalam mencari kostum baru, tanpa sengaja melepaskan symbiote dan ikatan dengannya, yang memulai Venom memakan otak manusia.

Tapi itu bukan penampilan pertama kostum itu. Karena Secret Wars adalah crossover superhero perusahaan pertama yang pernah ada. Satu bulan, karakter-karakter dibawa ke Battleworld, tetapi mereka semua kembali dalam edisi berikutnya. Sementara Secret Wars vol 8 akan menjelaskan bagaimana Spider-Man mendapatkan kostum barunya, dia telah memakainya selama berbulan-bulan, sejak Amazing Spider-Man vol 252. Bahkan, seluruh kisah tentang pertemuan pertama Spider-Man dengan symbiote terjadi di Amazing Spider-Man sebelum kisah asalnya diterbitkan.

6. Venom itu permanen

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitosmarvel.wikia.com

Ketika Spider-Man pertama kali menyadari bahwa kostum barunya memiliki pemikiran sendiri, ia butuh kekuatan dan intervensi dari Fantastic Four untuk mengeluarkan kostum itu dari tubuhnya. Begitu pula keterikatan kostum itu dengan Brock. Banyak dari kita yang beranggapan bahwa ikatan dengan kostum hitam biasanya akan permanen, tapi itu tidak selalu terjadi.

Selama masa jabatan Flash Thompson sebagai Agen Venom, ia dibatasi maksimum 48 jam terikat dengan symbiote, untuk meminimalkan risiko kostum hitam itu mengambil alih pikirannya. Di akhir setiap misi, ia akan diledakkan dengan sonik frekuensi tinggi untuk mengusir kostum hitam itu darinya.

Alasan utamanya karena Angelo Fortunato hanya bertahan sebentar dengan kostum hitam itu karena symbiote tersebut menolaknya. Ketika Angelo melarikan diri dari pertarungan dengan Spider-Man, symbiote mengira kalau dia terlalu pengecut untuk menjadi Venom. Karena dia tidak cocok untuk pekerjaan itu, symbiote pun meninggalkan Angelo tewas.

7. Spiderman dan Venom adalah musuh

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitoscomicvine.gamespot.com

Entah cinta atau benci, Venom jelas merupakan musuh bagi Spider-Man. Meskipun pada awalnya diperkenalkan sebagai antagonis untuk web-slinger, popularitasnya yang luar biasa justru mengubah sedikit alur kisahnya. Selain dari beberapa penampilan aslinya, sebagian besar momen paling menonjol dari Venom justru saat dia berjuang untuk orang-orang baik.

Salah satu cerita Spider-Man terbesar tahun 90-an, Maximum Carnage melihat Spider-Man dan Venom bekerja sama untuk menghentikan kader penjahat yang dipimpin oleh seseorang yang mereka benci, yakni symbiote kedua bernama Carnage yang terikat dengan pembunuh berantai bernama Cletus Kasady. 

Yang lebih baru lagi, kedua karakter itu bergabung lagi. Sebaliknya, ketika Norman Osborn terikat dengan symbiote Carnage untuk menjadi Goblin Merah - dan mengancam akan membunuh seluruh pendukung Spider-Man - Eddie Brock bahkan "meminjamkan" kostum symbiote kepada Peter Parker untuk memberinya keunggulan. Dia harus memenangkan pertarungan dan menyelamatkan teman-teman dan keluarganya. Meskipun ada konflik di antara mereka selama beberapa dekade, dan hampir pasti akan terjadi lagi, itu adalah tingkat kepercayaan di antara mereka yang melampaui dinamika permusuhan antara mereka.

8. Venom satu-satunya karakter yang unik

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitosnewsarama.com

Jika ada satu hal yang kita tahu tentang Venom, itu adalah keunikannya di Marvel Universe. Mungkin itu salah satu alasan mengapa dia begitu populer. Ya, itu benar sampai pada 2015, ketika terungkap di halaman Guardians of the Galaxy bahwa Venom sebenarnya adalah anggota ras alien yang disebut Klyntar, dan ada banyak simbiosis di luar sana yang sama uniknya yang ada di Dunia Semesta Marvel. Yang kita kenal sebagai Venom sebenarnya adalah generasi ke-998, jadi ada setidaknya seribu karakter lainnya di suatu tempat.

9. Memakan otak manusia

9 Hal Tentang Venom yang Terkesan Nyata Tetapi Hanya Mitosap2hyc.com

Salah satu kebiasaan unik tentang Venom adalah bahwa dia memakan otak, sebuah fakta yang sangat konyol bahkan muncul di komik "Bullpen Bits". Pertama kali Venom memakan otak seseorang adalah di Len Kaminski and Ted Halsted's Venom: The Hunger vol 1, dari tahun 1996. Dalam komik itu, ia mengancam akan memakan otak beberapa penjahat. Eddie Brock cukup ngeri dengan apa yang telah dia lakukan begitu dia tersadar, ia pun menemukan bahwa ada semacam zat kimia yang sama yang terdapat dalam cokelat, menuntunnya untuk memakan permen atau cokelat ketimbang memecahkan tengkorak penjahat. 

Fenetilamin kimia merupakan 100 persen neurotransmitter nyata yang ada di sistem saraf pusat dan cokelat, dengan sifat-sifat yang meningkatkan suasana hati yang merupakan salah satu alasan mengapa kebanyakan dari kita merasa sedikit lebih baik setelah kita makan permen atau cokelat.

Menurutmu bagaimana nih fakta-fakta sesungguhnya mengenai Venom. Jadi, sudah tahu kan mana yang mitos dan mana yang bukan? 

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya