Comscore Tracker

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkan

Menyaksikan orang tersayang harus tewas di depan mata

Setiap karakter dalam serial One Piece, tentunya menyimpan kisahnya masing-masing seperti halnya kisah masa lalu. Beberapa memang belum diceritakan dan ada yang sudah diceritakan. Dari masa lalu itulah para penggemar One Piece bisa mengetahui potongan cerita yang berhubungan dengan alur cerita saat ini.

Namun, dibalik masa lalu para karakter One Piece pun menyimpan kisah yang memilukan. Salah satunya adalah masa kecil karakter One Piece yang menyedihkan. Masa kecilnya dilalui dengan kesedihan karena telah melihat orang tersayang terbunuh.

Berikut 5 karakter One Piece yang masa kecilnya harus menyaksikan orang tersayang terbunuh.

1. Trafalgar D Water Law 

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkanyoutube.com/Sky Kaizoku-ō

Trafalgar D Water Law adalah satu-satunya orang yang tersisa dari kota Flevance. Semua penduduk di kota itu, dimusnahkan oleh pemerintah dunia karena khawatir penyakit yang bernama Amber Lead akan menular. Padahal penyakit mematikan itu sama sekali gak menular.

Ayah, ibu dan termasuk adiknya, Lami, harus tewas karena kekejaman dari pemerintah dunia yang melenyapkan para penduduk Flevance. Sementara Law berhasil bersembunyi dan selamat. Ketika sudah berakhir, Law berjalan dengan mata kosong di antara mayat-mayat yang tergeletak di kota Flevance.

Law sendiri pada akhirnya sampai di markas Doflamingo dan pada akhirnya menjadi salah satu bagian. Di sana, Law dibantu dengan Rosinate (Corazon) untuk menyembuhkan penyakitnya. Corazon pun berhasil menyembuhkan Law dengan memberinya buah Ope Ope no Mi.

Namun sayang, Doflamingo membunuh Corazon karena Corazon adalah mata-mata Angkatan Laut. Corazon tewas demi melindungi Law yang dia sembunyikan di dalam. Lagi-lagi Law harus kehilangan orang yang telah menyelamatkan hidupnya.  

2. Nami 

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkanxuehua.us

Nami menjalani masa lalunya dalam bayang-bayang bajak laut Arlong. Semasa kecil, Nami dijanjikan oleh Arlong apabila mempunyai cukup uang, maka akan membebaskan desanya. Namun, yang membuat Nami begitu ironi karena Arlong lah yang membunuh orang yang disayangi oleh Nami.

Bellemere merupakan ibu angkat dari Nami dan Nojiko. Bellemere menemukan Nami dan Nojiko di suatu pulau dan kemudian memutuskan keluar dari Angkatan Laut untuk mengurus keduanya. Meski hidup sederhana, ketiganya cukup bahagia, sampai pada akhirnya kebahagian itu direnggut oleh Arlong.

Arlong yang datang ke desa tempat Nami berada, mewajibkan setiap penduduk desa membayar semacam upeti. Namun, rupanya hal itu ditentang oleh Bellemere. Bellemere memang sempat memojokan Arlong dengan pistol. Namun pada akhirnya Bellemre tewas tertembak oleh Arlong tepat di depan mata Nami.

3. Nico Robin 

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkanfanpop.com

Sama halnya dengan Trafalgar D Water Law, Nico Robin merupakan satu-satunya penduduk yang tersisa dari Ohara. Robin harus dipaksa menyaksikan Buster Call yang membumi hanguskan Pulau Ohara dan di dalam pulau itu juga ada ibunya, Nico Olivia yang bertahan demi menyelamatkan buku-buku pengetahuan menyangkut sejaran abad kekosongan.

Sebelum terjadi Buster Call, Nico Olivia menitipkan Nico Robin pada Jaguar D Saulo. Namun, Jaguar D Saulo harus membeku di tangan Aokiji. Sementara Jaguar D Saulo menyuruh Robin pergi sesaat sebelum tubuhnya membeku. Sebenarnya, Aokiji dapat mengejar dan menangkap Robin. Tapi Aokiji membiarkan Robin pergi karena penasaran mengapa rekannya, Saulo, rela menyelamatkan Robin.

Baca Juga: Kami Tahu Pekerjaan yang Cocok untukmu dari Karakter One Piece Favoritmu!

4. Donquixote Rosinate 

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkanonepiece.fandom.com

Dulunya, kehidupan dari keluarga Donquixote Rosinate sangat menyenangkan, karena keluargnya adalah Tenryuubito. Namun, ayahnya, Donquixote Homing, memutuskan untuk tinggal menjadi orang biasa dan tentu membawa keluarganya juga.

Gak mudah bagi seorang mantan Tenryuubito membaur, apalagi ketika pada penduduk mengetahui kalau ada mantan Tenruubito. Amarah penduduk pun langsung gak terbendung dan memperlakukan mantan Tenryuubito itu sama seperti Tenryuubito memperlakukan seenanknya orang biasa.

Doflamingo lah yang paling dibuat kesal dan benci akibat keputusan ayahnya yang juga telah menuduh menyebabkan ibunya mati karena hidup serba kekurangan. Di depan mata sang adik, Rosinate, Doflamingo menembak mati ayahnya karena kekesalan yang gak terluapkan. Sementara, Rosinate yang saat itu dipeluk ayahnya, hanya bisa menangis menyaksikan kematian ayahnya.

5. Momonosuke & Hiyori 

Tragis, 5 Karakter One Piece yang Masa Kecilnya Menyedihkansohu.com

Sama-sama lahir di atas kapal bajak laut, Momonosuke dan Hiyori merupakan anak dari Kozuki Oden dan Amatsuki Toki. Keduanya pun sempat ikut merasakan petualangan bersama ayah dan ibunya.

Namun, Momonosuke dan Hiyori harus kembali ke Wano sementara Oden melanjutkan petulangan. Setelah berhasil menemukan apa yang dicarinya bersama dengan bajak laut Roger, Oden pulang ke Wano dan menceritakan kisahnya.

Kepulangan Oden ke Wano inilah yang membuat Orochi gelisah, karena merasa terancam dengan tahta Shogun. Dengan bantuan dari Kaido, Orochi berusaha untuk memusnahkan semua klan Kozuki. Oden pada akhirnya mati dari eksekusi rebusan setelah bertahan demi menyelamatkan para pengikutnya.

Sementara, kediaman keluarga Oden juga dibakar habis oleh Kaido dan Orochi yang didalamnya ternyata masih ada Toki, Momonosuke dan Hiyori. Demi menyelamatkan dan menjaga keutuhan klan Kozuki, Toki mengirim Momonosuke ke masa 20 tahun yang akan datang. Sementara Hiyori tetap dan berhasil diselamatkan oleh Kawamatsu.

Itulah lima karakter One Piece yang memiliki masa kecil yang menyedihkan karena harus menyaksikan orang tersayang terbunuh. Dari masa kecil karakter One Piece di atas, mana yang masa kecilnya paling tragis dan menyedihkan?

Baca Juga: 5 Hal yang Membuat Harga Buronan Meningkat Dalam Dunia One Piece

Arif Rahmanto Photo Verified Writer Arif Rahmanto

pecinta kopi panas dan es teh manis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya