Comscore Tracker

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop 

Sering tak kamu sadari #HypeIDN 

Tanpa kamu sadari, banyak budaya populer yang tercipta dari karya tulis. Utamanya dalam bentuk karya tulis fiksi seperti novel. Karya mereka yang kemudian sukses meraih jutaan pembaca hingga difillmkan ternyata mampu menginspirasi creator lain untuk membuat karya yang hampir sama atau setidaknya satu konsep dengan mereka. Siapa saja sih penulis itu? Berikut enam di antaranya. 

1. H.P. Lovecraft 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/chrisreese8

Mungkin banyak dari kamu yang belum familiar dengan H.P. Lovecraft. Ia merupakan penulis horor yang fenomenal di masanya. Jauh sebelum Stephen King, Lovecraft sudah menulis banyak kisah horor yang aneh tapi mampu menghipnotis pembacanya. Salah satu yang khas dari Lovecraft adalah kepercayaannya akan white supremacy. Tak heran jika banyak unsur rasisme di dalam karya-karyanya.

The Call of Cthulhu, The Whisperer of Darkness, dan At the Mountains of Madness adalah beberapa karya terbaiknya. Beberapa bukunya sudah difilmkan dan sukses. Tak berhenti di situ, Lovecraft menginspirasi banyak penulis dan filmmaker lainnya. Beberapa serial populer terinspirasi dari karya-karya intimidatif Lovecraft pada ras non-kulit putih seperti Lovecraft Country, South Park, True Detective, dan Buffy the Vampire Slayer. 

2. Stephen King 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/audreysbookshelves

Menjadi penulis horor dan thriller bukanlah hal yang langka sekarang ini. Namun, menjadi seproduktif Stephen King adalah satu fenomena yang jarang. Tercatat sejak debut di tahun 1967 lewat cerpen Stephen belum berhenti menulis hingga sekarang. Usianya sudah menginjak 70 tahunan dan ia telah menerbitkan lebih dari 60 novel. Puluhan dari novel tersebut pun sudah diadaptasi jadi film dan serial. 

Stephen King menjadi pelopor cerita-cerita seram dan misteri modern yang dibumbui keanehan dan keganjilan di sana-sini. Ia juga sering sekali menggunakan Maine, kampung halamannya sebagai latar film. Meski banyak film yang tidak menyebutkan secara gamblang dari mana inspirasinya, pengaruh Stephen King dalam karya populer tersebut langsung bisa teridentifikasi.

3. Jane Austen 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/sunofavonlea

Berasal dari keluarga besar yang cukup stabil secara ekonomi, Jane pun mulai menekuni hobi menulisnya sejak kecil. Namun, baru di usia 30an novel pertamanya terbit diikuti beberapa novel lainnya hingga ia tutup usia pada tahun 1817.

Jane menjadi novelis perempuan yang dikenal dengan pandangan-pandangan feminisnya. Ia tak segan mengungkap kebosanannya akan takdir perempuan yang selalu dikaitkan dengan pernikahan dan ketergantungan pada sosok laki-laki. Ia pun menciptakan banyak karakter perempuan mandiri di novelnya, meski tetap memasukan unsur asmara di dalamnya. Meski karyanya identik dengan abad 19, novelnya masih terus menginspirasi banyak film dan serial bergenre period drama hingga kini. 

Baca Juga: Waspada! 5 Penyakit Ini Rentan Menyerang Penulis

4. Elena Ferrante 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/wildlandpages

Jika Jane Austen hidup di abad 19, Elena Ferrante bisa dibilang penerusnya di era modern. Ia menjadi satu dari sedikit penulis masa kini yang memilih setia menutupi identitasnya. Ia mendadak dikenal publik setelah kesuksesan tetralogi novel Neapolitan atau My Brilliant Friend. Namanya makin melambung saat novelnya itu diadaptasi jadi serial oleh HBO. Saat ia akhirnya merilis novel baru di tahun 2020 ini, sontak toko buku dibanjiri penggemar yang memburu terbitan pertamanya. 

Ferrante sebenarnya sudah punya beberapa novel yang terbit jauh sebelum novel Neapolitan. Salah satunya The Lost Daughter yang telah dikonfirmasi pula akan segera difilmkan oleh Maggie Gyllenhaal selaku sutradaranya. Novel terbarunya yang baru terbit beberapa waktu lalu The Lying Life of Adult juga sudah dibeli Netflix untuk jadi serial baru. Ferrante lebih sering memilih karakter utama perempuan dalam karyanya, dan selalu mengangkat isu feminisme dengan gaya penceritaan yang detail dan kaya emosi. Meski banyak penulis perempuan feminis, Ferrante masih jadi favorit karena ceritanya yang benar-benar merakyat dan realistis. 

5. J.R.R. Tolkien

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/librariesoflattes

Tolkien adalah otak di balik terciptanya Middle Earth yaitu sebuah dunia di mana manusia berbaur dengan makhluk-makhluk fantasi seperti peri, kurcaci, hobbit, goblin, dan lain sebagainya. Tolkien bahkan mampu membuat bahasa sendiri untuk makhluk-makhluk karangannya itu.

Di masa mudanya Tolkien sempat jadi dosen untuk beberapa mata kuliah sastra dan bahasa Inggris di kampusnya, hingga akhirnya novel The Silmarillion dan The Hobbit terbit. Laris dan pihak penerbit pun memintanya menulis sekuel yang akhirnya ia beri judul The Lord of The Rings. Novelnya masih terus dicetak ulang hingga sekarang dan sudah beberapa kali difilmkan. Tolkien menjadi inspirasi untuk para penulis kisah fantasi dan magis bertahun-tahun berikutnya. 

6. J.K. Rowling 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/_slightlybookish_

J.K. Rowling juga identik dengan kisah-kisah fantasi dan magis. Sama dengan Tolkien, perjalanan menulis Rowling tidak dilakukannya langsung setelah lulus kuliah. Ia sempat jadi guru bahasa sebelum novel larisnya terbit. Ia juga mampu membuat dunia sendiri yang tak kalah seru dan unik dari Middle Earth milik Tolkien. Sebuah dunia di mana ilmu sihir diizinkan untuk dipraktikan di kehidupan sehari-hari. 

Ia pun membangun karakter utamanya Harry, Ron, dan Hermione dari usia kanak-kanak hingga dewasa. Lengkap dengan makhluk-makhluk magis lain yang menyertai petualangan mereka. Serunya sampai akhirnya novel fantasi larisnya itu tamat, orang masih mencintai karakter Harry Potter dan utamanya sekolah sihir Hogwarts yang bagaikan tempat sempurna untuk mewujudkan segala fantasi masa kecilmu. 

7. Haruki Murakami 

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/shimamoto__

Penulis asal Jepang ini dikenal dengan unsur surealis dalam novelnya. Seakan di awal novel pembaca sedang menyelami seseorang yang mungkin keresahannya sama dengan kita, dalam dan penuh dengan pendekatan psikologis sampai di tengah cerita kita seakan dibawa ke dunia yang aneh, yang tidak mungkin ada di kehidupan nyata.

Murakami menjadi salah satu novelis paling populer saat ini dan novelnya terus dicetak ulang. Ia mempengaruhi banyak karya sastra modern yang mengambil inspirasi dari alur ceritanya yang melankolis dan karakter yang penuh insekuritas. 

8.  Edgar Allan Poe

8 Penulis Fiksi yang Punya Pengaruh Besar dalam Budaya Pop instagram.com/nietzscheblog

Walau identik dengan cerita seram yang bikin bulu kuduk berdiri, Edgar Allan Poe juga dikenal sebagai penulis misteri investigasi yang menginspirasi terciptanya tokoh-tokoh detektif macam Sherlock Holmes dan sebangsanya. Novel The Murders in the Rue Morgue menjadi salah satu novel detektif paling terkenal dan banyak mempengaruhi karya-karya modern bertahun-tahun setelahnya. Poe memang tidak memiliki kehidupan yang ideal, ia sendiri meninggal di usia 40 tahun karena kecanduan alkohol yang sudah akut. 

Ternyata banyak budaya pop tercipta dari karya penulis di atas. Tentu tidak berhenti di sini, ada banyak penulis lain yang juga menciptakan tren baru. 

Baca Juga: 5 Film Biopik Tentang Penulis Dunia yang Kontroversi dan Berprestasi

Dwi Ayu Silawati Photo Verified Writer Dwi Ayu Silawati

Pembaca, netizen, penulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya