Comscore Tracker

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal Percaya

Jangan sampai kamu membagi berita hoaks, ya

Semenjak virus corona mewabah untuk pertama kalinya, pemberitaan seputar COVID-19 langsung menjamur di internet. Sayangnya, tidak semua berita yang beredar ini dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Mirisnya, banyak sekali berita hoaks yang menyebar dengan cepat dan kemudian dipercaya oleh masyarakat. Padahal, adanya berita hoaks ini sangat berbahaya sebab berita hoaks ini biasanya berisi informasi yang dilebih-lebihkan, berpotensi menimbulkan perpecahan, kegaduhan di masyarakat, dan berbagai masalah lainnya.

Untuk itu, penting bagi kita semua untuk tidak asal membagikan berita yang kita dapatkan dan tidak asal mempercayai berita yang beredar. Berikut beberapa langkah menghindari berita hoaks seputar COVID-19.

1. Selalu cek sumber berita tersebut

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal PercayaUnsplash.com/Nick Karvounis

Sebelum memercayai atau membagikan suatu berita, pastikan kamu memperhatikan kredibilitas sumbernya. Tak jarang, di tengah situasi seperti ini, kemudian muncul berbagai situs baru yang namanya merupakan pelesetan dari situs berita yang sudah terpercaya untuk mengecoh para pembaca.

Selain itu, jika kamu mendengar berita di lingkungan kerja atau grup WhatsApp yang sumbernya teman dari teman atau mulut ke mulut yang sulit dilacak sumber aslinya, jangan mudah percaya akan kabar tersebut.

2. Pelajari dasar-dasar seputar COVID-19 dari sumber yang dapat dipercaya

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal Percayacnn.com

Untuk menghindari berita hoaks, kamu juga perlu mempelajari dasar-dasar COVID-19 ini, seperti apa itu COVID-19, apa gejalanya, bagaimana cara penyebarannya, dan penyakit yang mirip dengan COVID-19.

Semakin banyak informasi dasar yang kamu tahu, semakin peka pula apabila menemukan informasi yang tidak benar di jagat maya. Lantas, bagaimana cara mengetahui informasi yang benar seputar pandemik ini?

Pastikan kamu mencarinya di sumber yang terpercaya dan memang bergerak di bidang kesehatan masyarakat, misalnya World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention.

Baca Juga: Cerita WNI Penyintas Kanker yang Berhasil Pulih dari COVID-19 

3. Verifikasi gambar dan video yang beredar

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal Percayaunsplash.com/Szabo Viktor

Di tengah situasi seperti ini, banyak sekali bertebaran gambar-gambar atau video yang menyesatkan seputar pandemik COVID-19 yang tak jarang memicu emosi dan membuat gaduh masyarakat.

Untuk itu, selalu lakukan verifikasi terhadap gambar dan video yang beredar sebelum memercayainya. Untuk mengecek kebenaran dan mengetahui sumber asli gambar atau video, kamu bisa menggunakan search engine seperti Google atau aplikasi yang tersedia di Google Play Store.

4. Abaikan unggahan yang menyebutkan bahwa COVID-19 merupakan wabah yang sengaja dibuat

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal Percayaunsplash.com/Yura Fresh

Abaikan unggahan yang mengatakan bahwa COVID-19 merupakan penyakit yang sengaja diciptakan untuk mendapatkan kekuasaan, uang, atau senjata biologis. Pada tahap awal, kadang sulit untuk menjelaskan bagaimana suatu epidemi dimulai, terutama jika itu penyakit baru.

Kemudian, dari situlah teori konspirasi masuk dan menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat. Jadi, jika ada unggahan yang berisi teori-teori nyeleneh seputar pandemik virus corona, jangan bagikan unggahan tersebut dan segera abaikan saja.

5. Jangan asal percaya pada unggahan yang menyebutkan seputar pengobatan COVID-19 secara alternatif

5 Cara Menghindari Berita Hoaks Seputar COVID-19, Jangan Asal Percayamedicalnewstoday.com

Cepatnya wabah COVID-19 menyebar ke seluruh dunia membuat banyak unggahan seputar taktik pencegahan dan pengobatan COVID-19 di dunia maya, seperti kabar soal rempah-rempah dan herbal di Indonesia yang dipercaya mampu menyembuhkan gejala COVID-19.

Sadar atau tidak, hal semacam ini kemudian membuat banyak orang menganggap remeh soal COVID-19 dan tidak mematuhi aturan pemerintah, misalnya untuk diam di rumah dan menerapkan physical distancing.

Padahal, hingga saat ini, para ahli masih mendalami perihal pengobatan yang tepat untuk menangani kasus COVID-19. Selain itu, walaupun bagi sebagian orang herbal mampu meningkatkan sistem imun tubuh, bukan berarti herbal lantas dapat digunakan sebagai obat COVID-19. Itu sebabnya, kita tetap harus mematuhi arahan pemerintah.

Demikian tadi beberapa cara menghindari berita hoaks seputar COVID-19. Jangan lupa bagi artikel ini ke semua grup dan media sosial yang kamu miliki agar tidak ada lagi yang menjadi korban dari berita palsu, ya.

Baca Juga: COVID-19 Masih Misteri! Ini 7 Gejala Lain yang Bisa Dialami Pasien

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya