Comscore Tracker

IMS 2020: Awkarin Ingin Membuka Adopsi Online Khusus Hewan

Biayanya gratis, namun ada syaratnya

Awkarin selama ini dikenal sebagai pencinta hewan terutama anjing dan kucing jika dilihat dari sosial medianya. Bahkan, dirinya sering mengunjungi shelter anjing dan menceritakan pengalamannya melihat hewan-hewan lucu yang dinilainya kurang terawat.

Dalam acara Indonesia Millennial Summit, Stage Future is Female, di The Tribrata, (18/1), Karin menyebutkan bahwa dirinya berniat ingin membuka shelter anjing dan kucing online. "Di tahun ini aku ingin buka shelter anjing dan kucing. Aku ingin buat adopsi online anjing dan kucing bisa dikirim ke luar kota," ucap Karin

Hal itu berasal dari pengalamannya saat menemukan anak kucing yang masih kecil hidup tanpa ada induknya. "Kemarin aku abis photoshoot di Taman Mini, pemotretan baju daerah, kemudian ada dua kucing yang masih kecil, udah sempat nanya ke warga sekitar dan gak ada ibunya ternyata, ya aku ingin rawat aja jadinya," ucap Karin. 

Selanjutnya, Karin juga membeberkan konsep yang mau ia lakukan saat ingin membuka adopsi hewan online ini. Salah satunya, gak hanya memberi makan kepada hewan-hewan tapi juga merawat dan grooming.

"Jadi nanti setiap minggu aku sama tim aku buat studio mini. Aku ambil beberapa anjing ya aku grooming dulu. Nah ini jadi aku tampilkan dengan anjing dan kucing yang udah aku rapiin. Misalnya ada anjing yang kakinya hanya tiga, kita rawat, kita buat video mini, kayak ada dubbing, 'hai aku namanya Milo, walaupun kakiku tiga, blabla,' seperti itu," lanjut Karin.

Nantinya adopsi online ini bebas dari biaya alias gratis. Akan tetapi, syarat saat ingin mengadopsi anjing atau kucing gak semudah itu. Akan ada data, berkas-berkas yang harus dilengkapi. Hal ini berguna agar kita memastikan gak akan menelantarkan mereka lagi, juga nanti setiap bulan akan ada telepon untuk nanyain kabar anjing atau kucing yang diadopsi tersebut," tutup Karin.

IDN Times menggelar Indonesia Millennial Summit 2020. Acara dengan tema "Shaping Indonesia's Future" ini berlangsung pada 17-18 Januari 2020 di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta.

IMS 2020 menghadirkan lebih dari 60 pembicara kompeten di berbagai bidang, dari politik, ekonomi, bisnis, olahraga, budaya, lintas agama, sosial, lingkungan sampai kepemimpinan millennial.

Ajang millennial terbesar di Tanah Air ini dihadiri oleh lebih dari 5.000 pemimpin millennial. Dalam IMS 2020, IDN Times  juga meluncurkan Indonesia Millennial Report 2020 yang melibatkan 5.500 responden di 11 kota di Indonesia. Survei yang dilakukan oleh IDN Research Institute bersama Nielsen bertujuan untuk memahami perilaku sekaligus menepis mitos stereotip di kalangan millennial.

Simak hasilnya di IMS 2020 dan ikuti perkembangannya di IDN Times.

https://www.youtube.com/embed/nd4NBGWJNg0

Baca Juga: IMS 2020: Keliling Indonesia, Awkarin Bahas Hal-hal Tabu dan Sensitif

Topic:

  • Erina Wardoyo

Berita Terkini Lainnya