Comscore Tracker

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda Bulutangkis

#ReviewFilm Must watch!

Film "Susi Susanti-Love All" bercerita tentang perjuangan dan kehebatan perempuan yang menjadi legenda bulutangkis Indonesia ini memang patut kamu tonton! Film ini menceritakan tentang perjuangan keras seorang atlet bulutangkis Susi Susanti ketika masih aktif bermain. 

Mengharukan dan memberikan kecintaan lebih kepada Indonesia, itulah yang pantas digambarkan oleh film "Susi Susanti-Love All". Yups, jika kamu penasaran soal filmnya mari kita review filmnya, keep reading

1. Sebuah film keluarga yang mengharukan

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda BulutangkisJajaran produser dan sutradara film Susi Susanti ketika press converence dan press screening film "Susi Susanti: Love All" di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 22 Oktober 2019. IDN Times/Erfah Nanda

Film ini berawal dari kisah Susy Susanti saat masih muda. Susy Susanti muda (Moira Tabina Zayn) memiliki keinginan untuk menjadi atlet bulutangkis. Bahkan, saat lomba 17-an dia menolak mengikuti lomba menari. Dia memilih bertanding bulutangkis dengan menantang lawan kakaknya dan berhasil mengalahkannya. 

Susy Susanti muda kemudian mendapatkan tawaran untuk try out di PB Jaya Jakarta. Ayahnya, Risad Haditono (Iszur Muchtar), yang juga merupakan atlet bulutangkis mendukung langkah Susy Susanti muda untuk mengikuti try out itu. 

Dukungan langsung dari keluarga akhirnya membuat Susy Susanti muda memutuskan untuk berangkat ke Jakarta dan menjadi atlet bulutangkis profesional. Bahkan, sang Ayah ingin agar Susy mendapatkan medali emas pertama bagi Indonesia saat Olimpiade.

Support dan dukungan dari keluarga memberikan kekuatan bagi Susy untuk menjadi bulutangkis profesional. Baik ibu maupun bapak dan kakaknya, selalu memberikan yang terbaik untuk Susy. 

Nah, dari sini inilah kita bisa lihat bahwa film "Susi Susanti-Love All" merupakan film keluarga yang pastinya bikin kamu tersentuh.

2. Perjuangan seorang gadis kecil hingga remaja

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda Bulutangkis(ki-ka) Atlet ternama Susi Susanti bersama pemeran Susi Susanti, Laura Basuki dan pemeran Alan Budikusuma, Dion Wiyoko saat press converence dan press screening film "Susi Susanti: Love All" di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 22 Oktober 2019. IDN Times/Erfah Nanda

Mulai dari kecil hingga berhasil meraih medali emas Olimpiade, muncul usaha yang keras yang dilakukan oleh Susy Susanti. Dia sangat fokus dan profesional sebagai atlet!

Selain itu, dalam film ini juga sangat jelas latar tepat dan latar waktu, jadi kamu gak kebingungan ini tahun berapa dan di mana.

3. Akting pemeran yang sangat menjiwai

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda BulutangkisJajaran produser, sutradara, pemain, dan tidak lupa dengan atlet Susi Susanti dan Alan. IDN Times/Erfah Nanda

Dalam film ini kamu akan benar-benar terpukau dengan akting Laura Basuki sebagai Susy Susanti dewasa, Dion Wiyoko sebagai Alan Budikusuma, Kelly Tandiono berperan sebagai Sarwendah, dan pemeran lainnya. Laura, Dion, dan Kelly mampu memerankan Susy Susanti, Alan Budikusuma, dan Sarwendah dengan baik. Bahkan, saking menjiwainya mereka, kamu akan dibuat takjub dengan akting mereka dan akan merasa kalau sedang menonton film 80-an.

4. Perjuangannya bikin haru

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda BulutangkisAcara preskon yang dihadiri oleh produser, sutradara, pemain, dan atlet yang menginspirasi Susi Susanti dan Alan, di Plaza Indonesia, Jakarta, (22/10). IDN Times/Erfah Nanda

Ada hal yang bikin kamu tersentuh hatinya ketika menonton "Susi Susanti-Love All". Yakni ketika Indonesia sedang krisis moneter tetapi Susi, Alan, dan atlet lainnya yang sebagai warga Indonesia keturunan Tiongkok ini harus berjuang demi Indonesia, meskipun belum ada tanda-tanda jika surat kewarganegaraan Indonesia mereka belum keluar. 

Saat atlet lain ingin pindah kewarganegaraan, Susy justru langsung mengenakan jaket atlet yang bertuliskan Indonesia di bagian belakangnya. Aksi itu seakan-akan mengatakan bahwa dirinya mencintai dan akan berjuang demi Indonesia sekalipun dirinya merasa belum dihargai. 

5. Film perjuangan dari kehebatan Susy yang juga bikin baper!

Review Film Susi Susanti-Love All: Perjuangan Sang Legenda BulutangkisPara pemain, sutradara, dan produser hadiri press converence dan press screening film "Susi Susanti-Love All" di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 22 Oktober 2019. IDN Times/Erfah Nanda

Selain kisah perjuangan Susy Susanti, dalam film ini juga digambarkan bagaimana perjalanan cinta Susi dan suami, Alan Budikusuma. Bahkan, mereka sempat pernah dicap tidak profesional karena dianggap fokusnya tergantikan oleh pacaran. Namun, keduanya membuktikan bahwa mereka adalah atlet yang profesional.

Bahkan, di akhir film bukan emas lagi yang dipajang tetapi hasil usg bayi. Yups, jangan baper kalau lagi di scene antara Susi dan Alan ya! 

Sebagai film yang dapat menginspirasi, "Susi Susanti-Love All" memang sangat patut ditonton! Apalagi, banyak pesan tersirat yang bisa kamu dapatkan, terutama untuk anak-anak millennials. Menurut atlet bulutangkis, Susy Susanti, anak muda jangan pernah letih mencintai Indonesia.

"Dalam berbagai situasi apapun, seperti dalam kisah saya, anak muda, millennials jangan pernah letih mencintai Indonesia. Semoga film ini dapat menginspirasi dan memberikan rasa nasionalisme tinggi kepada anak muda," ucap Susi.

Yups, tentunya kita akan mengakhiri review film ini dengan skor ya, maka IDN Times memberikan nilai 4.5/5. Gak ketinggalan juga satu kata untuk film "Susi Susanti Love All", persatuan!

Baca Juga: Main Film Susi Susanti: Love All, Begini Persiapan Para Pemain

Topic:

  • Edwin Fajerial

Berita Terkini Lainnya