Comscore Tracker

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannya

Apa semuanya hanya kebetulan?

Ikut berperan dalam banyak film merupakan impian bagi setiap aktor/aktris yang memiliki passion dalam dunianya. Namun banyak juga di antara mereka yang sangat selektif dalam memilih film dan karakter yang akan mereka perankan. Hal tersebut dikarenakan beberapa orang meyakini bahwa memerankan karakter dengan nasib buruk dalam film bisa jadi kenyataan di kehidupan nyata.

Meskipun terdengar konyol, namun film-film di bawah ini seakan-akan memprediksi kejadian tragis yang akan terjadi kepada para pemerannya. Berikut adalah 7 adegan film yang memprediksi peristiwa tragis dalam kehidupan nyata para pemerannya.

1. To Catch A Thief

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyaytimg.com

To Catch a Thief adalah film thriller romantis Amerika 1955 yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock, dari sebuah skenario oleh John Michael Hayes berdasarkan novel 1952 dengan nama yang sama oleh David Dodge. Film ini bercerita tentang mantan pencuri yang mencoba menangkap perampok untuk memperbaiki reputasinya.

Dalam satu adegan di film tersebut, Frances, seorang putri dari janda kaya raya yang diperankan oleh Grace Kelly mengemudi dengan ceroboh untuk menakut-nakuti mantan pencuri. Pada 1982 Grace Kelly mengalami kecelakaan mobil ketika ia terserang stroke saat mengemudi. Ia meninggal dalam kecelakaan tersebut meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Adegan mengemudikan mobil secara ceroboh di film ini seakan-akan memprediksi akhir hidup dari Grace Kelly.

2. The Crowd

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyabp.blogspot.com

The Crowd adalah sebuah film bisu Amerika 1928 yang disutradarai oleh King Vidor dan dibintangi oleh Eleanor Boardman dan James Murray. Film ini menampilkan kehidupan John Sims (James Murray) ketika ia pindah ke New York, menikahi seorang wanita, dan akhirnya jatuh ke dalam kehidupan alkoholisme dan pengangguran.

Seperti karakter yang ia perankan dalam The Crowd, sisa hidup John Murray dihabiskan dalam keadaan menganggur dan menjadi pecandu alkohol. Pada 1930, Murray dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena ia muncul di pengadilan dalam keadaan mabuk.

3. Face/Off

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyathedailybeast.com

Face/Off adalah sebuah film laga-thriller Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1997. Film yang disutradarai oleh John Woo ini pemainnya antara lain adalah Nicolas Cage dan John Travolta yang memainkan agen FBI dan teroris, musuh bebuyutan yang menganggap penampilan fisik satu sama lain.

Film dibuka dengan adegan Agen Khusus FBI Sean Archer (John Travolta) selamat dari upaya pembunuhan oleh Castor Troy (Nicolas Cage) yang merupakan seorang sosiopat. Pada 2009, Jett Travolta, putra dari John Travolta menderita kejang dan meninggal setelah ia membenturkan kepalanya ke bak mandi selama liburan keluarga di Bahama. John Travolta mengatakan bahwa kematian Jett adalah hal terburuk yang pernah terjadi padanya.

Baca Juga: Midsommar Gak Sendirian, 5 Film Ini Juga Gagal Tayang di Indonesia

4. Heathers

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyacheatsheet.com

Dirilis pada tahun 1988, Heathers adalah komedi gelap tentang empat gadis remaja yang membentuk sebuah geng di sebuah sekolah menengah Ohio. Pemimpin kelompok itu adalah Heather Chandler (diperankan Kim Walker) yang pada satu adegan bertanya, "Apakah Anda punya tumor otak untuk sarapan?" Kemudian dalam film itu, Peter Dawson (diperankan Jeremy Applegate) berkata, "Saya tidak berpikir saya bisa menangani bunuh diri.”

Pada tahun 2001, Kim Walker meninggal karena tumor otak pada usia 32. Walaupun insiden ini sendiri sejajar menakutkan dengan Heathers, film ini menjadi lebih aneh karena Jeremy Applegate melakukan bunuh diri pada tahun 2000. Serangkaian kejadian aneh ini membuat orang bertanya-tanya apakah ada kutukan Heathers yang mirip dengan kutukan Poltergeist atau Omen.

5. Thats Life!

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyajustwatch.com

That’s Life! adalah film yang sudah banyak dilupakan orang sejak debutnya pada tahun 1986. Disutradarai oleh Blake Edwards, film ini bercerita tentang Harvey Fairchild (Jack Lemmon), seorang arsitek kaya yang berusia 60 tahun. Istri Fairchild, Gillian (Julie Andrews), khawatir tentang kondisi tenggorokannya yang pada akhirnya bisa menyebabkan hilangnya suaranya. Pada satu titik, Gillian bahkan berbagi kepeduliannya dengan seorang teman bahwa karier menyanyinya sudah berakhir.

Lebih dari satu dekade kemudian pada tahun 1997, Julie Andrews menjalani operasi di Rumah Sakit Mount Sinai untuk menghilangkan nodul-nodul dari tenggorokannya. Namun, operasi meninggalkan Andrews dengan kerusakan permanen yang menghancurkan karier menyanyinya.

6. Evil Toons

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannyathenerdmentality.com

Dirilis pada tahun 1992, film Evil Toons adalah film aksi / animasi live yang kurang terkenal. Ini melibatkan sekelompok gadis remaja yang bekerja membersihkan rumah tua yang ditinggalkan. David Carradine memerankan Gideon Fisk, seorang lelaki tua aneh yang memberikan buku-buku kepada gadis-gadis itu yang melepaskan roh jahat dalam bentuk berbagai karakter kartun.

Ada sebuah adegan di mana Fisk menggantung dirinya sendiri. Pada tahun 2009, David Carradine ditemukan tewas di lemari kamar hotel Bangkok dengan kabel melilit lehernya dan alat kelamin. Walaupun gantung diri adalah metode bunuh diri yang umum, adalah hal yang menakutkan untuk menyaksikan Gideon Fisk bunuh diri menggunakan metode yang sama dimana Carradine meninggal hampir dua dekade kemudian.

7. Above Suspicion

7 Adegan Film yang Memprediksi Peristiwa Tragis Para Pemerannya3.bp.blogspot.com

Tayang premier di HBO pada 21 Mei 1995, Above Suspicion adalah film thriller yang sedikit dikenal. Dalam film tersebut, Christopher Reeve berperan sebagai Dempsey Cain, seorang petugas polisi lumpuh yang berencana membunuh istrinya (Kim Cattrall) dan kekasihnya (Edward Kerr).

Kurang dari seminggu kemudian, pada 27 Mei, Reeve pergi menunggang kuda. Saat melakukan lompatan pagar, kuda Reeve berhenti tiba-tiba. Reeve jatuh ke depan, akhirnya mendarat lebih dulu di pagar. Tulang belakang pertama dan kedua Reeve hancur dalam kecelakaan itu, membuatnya lumpuh dari leher ke bawah. Reeve meninggal pada 2004 di usia 52 tahun.

Ngeri banget, ya. Entah hanya sekadar kebetulan atau tidak, semoga kejadian di atas membuat kita semakin berhati-hati dalam setiap aktivitas kita.

Baca Juga: 5 Film tentang Pembunuhan Berantai yang Dijamin Bikin Merinding!

Fajar Cahyono Photo Verified Writer Fajar Cahyono

Wisdom is the limit.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya