Comscore Tracker

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesia

Idola siapanya siapa, nih? #IDNTimesHype

Bagi para penikmat lagu barat terutama genre EDM, siapa sih yang tidak kenal dengan sosok DJ dan produser bernama Martin Garrix? Di usianya yang masih muda, ia sudah sukses mengeluarkan berbagai macam lagu hits-nya, seperti "Animals", "Scared to Be Lonely", "In the Name of Love", dan masih banyak lagi.

Belum lama ini, nama Martin Garrix tengah menjadi sorotan oleh banyak orang di Indonesia, lho. Sebab, ia terpilih menjadi salah satu pengisi acara Djakarta Warehouse Project Virtual (DWPV) yang berlangsung pada 19 Desember 2020 silam. Meskipun tayang secara virtual, penampilan Martin Garrix di atas panggung berhasil menghibur para penggemar setianya. Aksinya keren banget, deh!

Namun pada kali ini, artikel ini akan membahas seputar beberapa fakta menarik tentang Martin Garrix. Kamu pasti sudah pensaran banget, kan? Langsung saja intip fakta menariknya di bawah ini, yuk.

1. Masih memiliki keturunan darah Indonesia

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesiawallpapercave.com

Martijn Gerard Garritsen atau Martin Garrix dikenal sebagai seorang DJ dan produser musik. Cowok keren ini lahir pada 14 Mei 1996 di Amsterlveen, Amsterdam, Belanda. Meskipun lahir dan besar di Belanda, Martin Garrix masih memiliki keturunan darah Indonesia. Ia mendapatkan keturunan darah tersebut dari kakeknya yang asli orang Indonesia tetapi sudah menetap di Belanda.

2. Pernah meraih posisi nomor satu Top 100 DJs selama tiga tahun berturut-turut di DJ Mag

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesiawallpapercave.com

Setiap tahunnya, karier Martin Garrix di industri musik terus berkembang pesat. Berkat kesuksesan kariernya, ia pun pernah menduduki urutan nomor satu Top 100 DJs di DJ Mag selama tiga tahun berturut-turut (2016, 2017, dan 2018). Pada waktu itu, kariernya bisa dibilang tengah berada di puncak kejayaan, deh.

Untuk tahun berikutnya, Martin Garrix berada urutan nomor dua pada tahun 2019 dan urutan nomor tiga pada tahun 2020. Posisinya masih tetap berada dalam lima besar, nih. Semoga tidak keluar!

3. Tiësto adalah sosok yang menginspirasinya untuk menjadi seorang DJ

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesiaweraveyou.com

Apakah kamu tahu? Kalau Tiësto adalah sosok dibalik alasan kenapa Martin Garrix tertarik untuk menjadi seorang DJ. Dilansir dari Miami New Times, ia tertarik menjadi DJ usai melihat aksi Tiësto tampil di Olimpiade Musim Panas di Athena pada 2004 silam. Jika tidak bertemu Tiësto, Martin Garrix sepertinya tidak bakal menjadi seorang DJ yang sukses dan terkenal seperti sekarang ini.

Baca Juga: 9 Inspirasi Gaya Kasual ala Martin Garrix, Keren dan Anti Ribet!

4. Tidak ada niat ingin berkarier di industri musik

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesiaweraveyou.com

Mendengar hal tersebut, kamu pasti tidak menyangka banget, kan? Martin Garrix sebelumnya tidak ada niat untuk mengejar karier di industri musik, lho. Semuanya itu terjadi secara seketika.

"Tidak pernah ada niat untuk mengejar karier di industri musik, hal itu terjadi sebagai kejutan", ungkapnya kepada Miami New Times.

5. Sejauh ini, Martin Garrix sudah empat kali tampil di Djakarta Warehouse Project (DWP)

Tampil di DWPV, 5 Fakta Martin Garrix yang Masih Punya Darah Indonesiawall.alphacoders.com

Bukan sekali atau dua kali, Martin Garrix ternyata sudah empat kali tampil di Djakarta Warehouse Project (DWP). Musisi berusia 24 tahun ini pernah mendapatkan kesempatan tampil di DWP tahun 2014, 2016, 2019, dan 2020. Kamu selalu hadir, gak?

Begitulah beberapa fakta menarik seputar Martin Garrix. Kira-kira poin mana nih yang paling bikin kaget banget? Kamu pasti pada tidak menyangka dengan poin pertama, iya kan?

Baca Juga: 10 Potret Martin Garrix yang Terlihat Makin Dewasa di Usia 24 Tahun

Mahdi Ghufron Hidayat Photo Verified Writer Mahdi Ghufron Hidayat

Sedang belajar menjadi lebih baik lagi

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya