Comscore Tracker

Dapat Review Positif, 5 Film Ini Ternyata Gagal Laris di Bioskop

Salah satunya The Shawshank Redemption!

Para pembuat film pastinya ingin film yang mereka buat bisa sukses menggaet banyak orang untuk menonton. Dalam dunia perfilman, kesuksesan sebuah film sangat erat kaitannya dengan performanya di box office (penjualan tiket di bioskop). Sebuah film dapat disebut 'gagal' apabila tidak mampu meraih pendapatan besar ketika dirilis ke bioskop, atau yang lebih parah tidak bisa balik modal biaya produksinya.

Bukan berarti film-film yang gagal di box office itu adalah film yang memiliki kualitas buruk. Karena pada kenyataannya ada juga contoh kasus di mana film-film yang bagus secara kualitas maupun kritik, namun justru malah tidak mampu meraih banyak penonton di bioskop.

1. Willy Wonka & the Chocolate Factory (1971)

https://www.youtube.com/embed/LIYNk4ARUR8

Willy Wonka & The Chocolate Factory adalah salah satu ikon film klasik terkenal yang dirilis pada tahun 1971. Film ini dibintangi oleh komedian Gene Wilder yang berperan sebagai Willy Wonka. Dengan anggaran produksi $3 juta yang cukup besar pada masa itu, film ini ternyata tak berhasil menarik banyak penonton ketika naik ke bioskop dengan hanya mampu meraup pendapatan $4 juta.

Film ini baru mendapatkan kepopulerannya setelah beberapa kali penayangan ulang di saluran televisi. Pada tahun 2005, Charlie and the Chocolate Factory yang merupakan remake dari film tersebut dirilis dengan aktor Johnny Depp berperan sebagai Willy Wonka.

2. The Shawshank Redemption (1994)

https://www.youtube.com/embed/k4FRURgNDFU

Tentu tidak akan ada yang menyangkal bahwa The Shawshank Redemption adalah salah satu karya film terbaik sepanjang masa. Film yang dibintangi oleh duet Tim Robbins dan Morgan Freeman ini bahkan sampai sekarang masih menjadi film dengan rating tertinggi di IMDb.

Namun di samping itu terselip catatan miris karena film ini tidak mampu mendapat atensi tinggi dari penonton ketika dirilis ke bioskop. Dengan budget produksi $25 juta, film ini hanya mampu meraup sekitar $28 juta. Kalah bersaing dengan Pulp Fiction and Forrest Gump yang sangat populer pada masa itu.

Baca Juga: Bikin Jantung Berdebar, 6 Film Hollywood Ini Punya Laga Aksi Terbaik 

3. Fight Club (1999)

https://www.youtube.com/embed/CR5Jp_ag2M8

Fight Club mungkin adalah salah satu film kontroversial yang paling sering dibicarakan pada akhir tahun 1999 sampai awal tahun 2000-an. Film yang dibintangi oleh Brad Pitt dan Edward Norton ini mendapatkan ulasan terpolarisasi di kalangan penonton. Walaupun banyak yang menyukainya, ada pula sebagian lain yang memandangnya jelek.

Terlepas dari rating tinggi dan terobosan gaya visualnya, film karya sutradara David Fincher ini nyatanya gagal memenuhi harapan studio saat pertama kali dirilis ke bioskop. Film ini justru baru bisa mendapatkan kesuksesannya secara komersial saat perilisan DVD-nya.

4. Donnie Darko (2001)

https://www.youtube.com/embed/ZZyBaFYFySk

Donnie Darko adalah film debut dari sutradara Richard Kelly yang dirilis ke bioskop pada tahun 2001. Namun ketika dirilis, ternyata film yang dibintangi Jake Gyllenhaal ini cuma bisa bertahan selama 28 hari di bioskop dengan hanya menghasilkan $2,9 juta. Jumlah itu tidak mampu menutupi biaya produksinya yang menghabiskan budget sebesar $6 juta.

Kegagalan film tersebut di bioskop bukan hanya dipengaruhi oleh strategi pemasarannya, melainkan juga fakta bahwa film itu rilis tidak lama setelah tragedi 9/11. Meski demikian, film ini menerima banyak pujian dari para kritikus dan mendapatkan kesuksesan finansial melalui penjualan DVD-nya.

5. Scott Pilgrim vs. The World (2010)

https://www.youtube.com/embed/7wd5KEaOtm4

Scott Pilgrim vs. The World adalah film yang sarat dengan hal-hal 'absurd' dan akan sulit dicerna oleh kacamata penonton awam. Dan hal ini memang terbukti, film aksi komedi yang dirilis pada tahun 2010 itu tidak mampu mendapatkan kesuksesan di box office lantaran sulit menarik minat banyak penonton.

Dengan anggaran produksi yang mencapai $60 juta, film ini akhirnya hanya mampu menghasilkan $47 juta di bioskop. Terlepas dari kegagalan tersebut, film ini menerima banyak ulasan positif dari para kritikus, yang secara khusus menyukai gaya visual dan humornya. Hal ini bisa terlihat dari rating yang tinggi untuk ukuran film aksi komedi.

Banyak hal yang bisa jadi penyebab sebuah film gagal laris di bioskop, seperti kesalahan strategi pemasaran, waktu rilis yang tidak tepat, dan beberapa faktor yang lainnya. Namun terlepas dari itu semua, 5 film di atas seolah menjadi hidden gem meski tidak banyak orang yang melihatnya di bioskop.

Baca Juga: Baru Awal Tahun, 8 Film Hollywood Ini Dinilai Gagal di Box Office

Muhammad Faisal Photo Writer Muhammad Faisal

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina

Berita Terkini Lainnya