Comscore Tracker

Curhatan Seru Yuki Kato dan Para Pemain Serial Pretty Little Liars 

Merasa senang sekaligus tertekan

Bulan April ini, Viu secara resmi merilis Viu Original series terbaru berjudul Pretty Little Liars (PLL) yang dibuat kembali dalam versi remaja Asia. Serial ini merupakan bentuk kolaborasi Viu bersama Warner Brothers International TV Production dengan menghadirkan sederet artis hits yaitu Yuki Kato, Anya Geraldine, Valerie Thomas, Eyka Farhana, Shindy Huang, dan masih banyak lagi.

Pretty Little Liars menceritakan empat remaja Alissa, Hanna, Ema, Sabrina, dan Aria yang mendapatkan pesan teror dari seseorang berinisial A setelah salah satu temannya bernama Alissa menghilang. Drama dengan genre misteri ini perdana tayang tanggal 22 April 2020. 

Lewat online press conference pada Rabu (22/4), para pemain membagikan keseruannya selama proses syuting nih. Simak ulasannya di bawah ini. 

1. Cerita tentang cyber bullying yang sangat kuat

Curhatan Seru Yuki Kato dan Para Pemain Serial Pretty Little Liars Dok. Viu

PLL membahas isu cyber bullying yang terjadi pada anak-anak remaja. Para pemain merasa isu tersebut sangat penting untuk dibahas dan bertujuan mengedukasi para remaja. 

"Masalah bullying sangat serius, bisa terjadi di mana pun, kapan pun dan dengan siapa pun. Aku menghimbau untuk korban bullying supaya bisa mencari orang yang bisa dipercaya," ujar Shindy Huang pemeran tokoh Aria.

2. Reaksi pemain ketika memerankan tokoh PLL

Curhatan Seru Yuki Kato dan Para Pemain Serial Pretty Little Liars Dok. Viu

Memerankan tokoh Hanna, Anya Geraldine justru tidak mengalami kesulitan saat mendalami karakternya. "Hanna itu adalah sosok yang baik, berhati lembut, protektif, dan care. Dulu itu dia orang yang pemalu dan di bully karena punya postur tubuh yang besar. Karakter Hanna mirip dengan aku," ujar Anya. 

Sementara Yuki Kato berbeda dengan Anya, ia justru kesulitan saat memerankan tokoh Alissa. "Sejujurnya sifatku gak ada yang sama dengan Alissa, itu yang bikin aku kesulitan memerankan dia," ujar Yuki.

Baca Juga: Viu Kemas Pretty Little Liars dengan Versi Remaja Asia

3. Anya Geraldine dan Yuki Kato ungkapkan pernah menjadi korban bully semasa kecil

Curhatan Seru Yuki Kato dan Para Pemain Serial Pretty Little Liars Dok. Viu

Tidak berbeda jauh dengan konflik di PLL, Anya Geraldine dan Yuki Kato membagikan cerita masa kecilnya yang pernah menjadi korban bully. "Waktu SD sampai SMP aku pernah di bully karena punya badan yang besar seperti Hanna. Tapi semakin aku tumbuh dewasa, berat badanku terus menurun," ujar Anya.

Sedangkan kejadian tak mengenakan menimpa Yuki Kato ketika berada di bangku SD. "Karena aku ada darah Jepang, mereka nge-bully aku. Lama-lama aku merasa gak nyaman dengan wajah dan warna kulitku yang beda dari mereka," ujar Yuki. 

4. Para pemain mengaku merasa tertekan saat dipilih untuk project PLL

Curhatan Seru Yuki Kato dan Para Pemain Serial Pretty Little Liars Dok. Viu

Pretty Little Liars merupakan drama dari Amerika yang terkenal hingga di 16 negara, selain senang karena dipercaya untuk terlibat dalam project ini para pemain juga merasa tertekan. "Cukup tertekan apalagi kita membuat versi remaja asia. Perbedaan budaya dengan remaja barat sangat jauh," ujar Valerie Thomas pemeran tokoh Sabrina. 

"Memang terbebani kalau memerankan tokoh yang ikonik. Aku gak mau ngilangin kultur barat dari Alissa yang versi originalnya, setiap habis akting aku selalu nanya ke mas Emil sudah bagus atau belum," ujar Yuki Kato.

Tidak ingin melihat para pemainnya tertekan, Emil Heradi selaku Director memperbolehkan Yuki Kato dan kawan-kawan untuk mengeksplor karakter masing-masing tokoh. 

Itu dia guys keseruan para pemain Pretty Little Liars selama syuting. Semakin gak sabar kan melihat chemistry mereka di dalam satu drama?

Baca Juga: 10 Episode Running Man yang Bisa Kamu Tonton di Viu Saat #DiRumahAja

Topic:

  • Nadia Umara
  • Indra Zakaria

Berita Terkini Lainnya