Comscore Tracker

5 Serial Indonesia Raih Awards di Luar Negeri, Bikin Bangga!

Mulai dari thriller-crime hingga serial sejarah menyabet awards juga!

Serial atau web series Indonesia mulai bermunculan pada tahun 2016. Sejak saat itu, sejumlah platform video secara perlahan mulai memproduksi original series. YouTube dan VIU, misalnya, bisa disebut sebagai pelopor bangkitnya series lokal dengan alur cerita yang lebih berkualitas di tanah air. 

Hingga tahun ini, sudah tak terhitung lagi jumlah serial yang diproduksi dari sejumlah platform populer di Indonesia. Dari sekian banyaknya series, ada juga yang ikut bersaing dalam kompetisi di luar negeri dan berhasil mendapat piala, lho. 

Berasal dari platform yang berbeda-beda, berikut ini lima serial Indonesia yang kualitasnya diakui di kancah internasional. 

1. Brata (2018)

https://www.youtube.com/embed/l2Olnk25kLg

Brata merupakan serial thriller-crime produksi Base Entertaiment yang ditayangkan di HOOQ dan Maxstream. Serial dua season ini berkisah tentang perwira polisi teladan bernama Brata yang dihadapkan pada kasus-kasus kriminal. Namun, dua kasus besar yang ia tangani ini lebih berat dan menantang, lantaran berkaitan erat dengan dirinya sendiri dan orang-orang yang ia sayangi. 

Pada tahun 2019, Brata season pertama berhasil masuk dalam sejumlah nominasi di ajang Asian Academy Creative Awards. Dari tujuh nominasi, satu piala berhasil dimenangkan oleh Oka Antara untuk kategori Best Actor in a Leading Role.

Selain Oka sebagai pemeran utama, serial ini juga dibintangi oleh Laura Basuki, Yayu Unru, Haidar Salishz, Rendy Kjaernett, Uduward Manalu, Dewi Irawan, dan masih banyak lagi. Akting mereka yang total juga turut mendukung Brata menjadi salah satu serial thriller-crime terbaik untuk produksi dalam negeri. 

2. Grisse (2018)

https://www.youtube.com/embed/lmjemLXhWSg

Grisse merupakan serial sejarah Nusantara garapan Mike Wiluan yang tayang di saluran HBO. Serial ini mengisahkan sejarah Kota Gresik saat jaman kolonial Belanda dengan fokus cerita pada pemberontakan yang dipimpin oleh Kalia (Adinia Wirasti). 

Menariknya, serial yang masih satu universe dengan film Buffalo Boys ini gak hanya melibatkan aktor dan kru dari Indonesia, tapi dari berbagai negara. Sehingga bisa disebut, Grisse adalah serial yang sangat niat dari segi produksi. 

Berkat hal itu pula, Grisse berhasil mendapat tiga nominasi di ajang Asian Academy Creative Awards 2019 dan memenangkan kategori Best Actor in a Supporting Role untuk Jamie Aditya. 

3. Assalamualaikum, Calon Imam (2019)

https://www.youtube.com/embed/BDfrNRhcLO8

Tayang eksklusif di VIU, Assalamualaikum, Calon Imam merupakan serial adaptasi dari novel populer karya Ima Madaniah. Serial ini berkisah tentang perjalanan cinta seorang mahasiswa bernama Fisya (Mentari de Marelle) hingga berjodoh dengan Alif (Miller Khan), dosen muda di kampusnya sendiri.

Serial yang rencananya akan berlanjut ke musim kedua ini sukses masuk sejumlah kategori pada dua ajang bergengsi se-Asia, yakni Asian Academy Creative Awards dan ContentAsia Awards pada tahun 2020.  

Baca Juga: 9 Quotes Motivasi Kehidupan dan Asmara dari Serial Antares

4. Pretty Little Liars Indonesia (2020)

https://www.youtube.com/embed/VCNqGZ4kxIE

Masih dari VIU, ada Pretty Little Liars versi Indonesia. Serial yang cukup hits di tahun 2020 lalu ini diadaptasi dari Pretty Little Liars, serial TV asal AS yang populer di masanya. Selain alur cerita yang menarik sekaligus menegangkan, pemilihan pemain juga sangat tepat, didukung kemampuan akting yang gak kaleng-kaleng.

Gak kalah keren dari versi aslinya, Pretty Little Liars lokal ini berkisah tentang empat perempuan yang menjalin persahabatan erat. Tali pertemanan mereka sedikit merenggang setelah pemimpin mereka menghilang. Hingga mereka kembali bersatu, usai sosok misterius berinisial "A" mengirimkan pesan mengancam untuk membongkar rahasia kelam mereka. 

Hebatnya, serial garapan Emil Rahadi ini sukses masuk dalam 3 ajang sekaligus, salah satunya 25th Asian Television Awards 2020. Dalam ajang ini, Pretty Little Liars diganjar piala sebagai Best Adaptation for An Existing Format

5. Serigala Terakhir (2020)

https://www.youtube.com/embed/8qSzaLD_51Y

Last but not least, ada Serigala Terakhir, serial original Vidio pertama yang menyabet nominasi di ajang penghargaan bertaraf internasional. Dua piala berhasil dimenangkan dari 3 kategori nominasi, yakni Best Director of a Scripted TV Programme untuk Tommy Dewo dan Best Male Lead in a TV Programme untuk Abimana Aryasatya. 

Serigala Terakhir The Series sendiri merupakan sekuel dari film Serigala Terakhir (2009). Berkisah tentang Alex (Abimana) yang akhirnya menghirup udara bebas setelah dipenjara selama 10 tahun. Ia pun berkeinginan untuk memperbaiki diri demi menebus dosa-dosanya di masa lalu. Tekadnya makin kuat usai bertemu kembali dengan pacarnya, Aryati (Hannah Al Rasyid) dan seorang anak perempuan yang tak lain adalah buah cinta mereka. 

Namun, semuanya tak berjalan mulus dan damai seperti yang dibayangkan. Ia kembali harus berhadapan dengan sisa-sisa kelompok Naga Hitam dan Kapak Merah yang masih saling menyimpan dendam dan rahasia besar. 

Partisipasi serial-serial buatan sineas lokal di kompetisi luar negeri tentu menjadi awal yang positif untuk kemajuan industri film-serial di Indonesia di masa depan. Semoga makin banyak serial Iokal lainnya yang berjaya di kancah internasional, ya. 

Baca Juga: 7 Serial Klasik Mirip Ultraman, Nostalgia yang Sayang Dilupakan

Mbak Endut Photo Verified Writer Mbak Endut

IG & Twitter: @Mbakendut1

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya