Comscore Tracker

Wajib Ditonton, 8 Film Ini Membahas Konflik Kelas Sosial di Dalamnya

Bikin kamu membuka mata 

Dengan lonjakan gerakan sosial yang dipimpin oleh partai buruh dan sosialisme demokratik yang terjadi pada awal abad ke-21, tidak mengherankan kalau kita juga melihat peningkatan dramatis dalam pembuatan film-film yang memakai tema peperangan kelas atau setidaknya perjuangan antara si kaya dan miskin di dalamnya. 

Walaupun kecil kemungkinannya untuk melihat perusahaan besar seperti Disney mendanai salah satu dari film-film ini, nyatanya masih banyak studio indie yang "rela" memasukkan konflik kelas sosial di dalamnya.

Lebih lanjut, mereka berhasil mengubah sinema dengan cara yang belum pernah dilihat sebelumnya, sehingga film-film ini mendapat kesuksesan secara kritik maupun komersil. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat beberapa film di bawah yang telah membantu meningkatkan kesadaran kelas kepada para penontonnya.

1. Parasite (2019)

https://www.youtube.com/embed/5xH0HfJHsaY

Parasite adalah film yang mengeksplorasi kelas sosial dan interaksi antara kelas atas dan bawah. Parasite menceritakan kisah keluarga kelas pekerja yang miskin, Ki-taek, di mana mereka berusaha untuk memperbaiki kondisi keuangan mereka dengan bekerja untuk keluarga Park yang kaya.

Setelah semua anggotanya berhasil bekerja di rumah keluarga Park, keluarga Ki-taek memanipulasi mereka, kemudian melakukan rekayasa dan penipuan, hanya untuk menyadari kalau ada beberapa hal yang tidak bisa mereka kontrol di rumah tersebut.

Bisa dibilang kalau sang penulis dan sutradara Parasite, Bong Joon-ho, adalah sosok genius di balik tema perjuangan kelas di flim ini, yang juga pernah ia angkat di film Snowpiercer yang lebih dystopian.

Parasite adalah film yang benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat saat ini, terutama di negara-negara maju. Sejauh ini, Parasite menjadi salah satu film terbaik yang membahas konflik kelas dalam beberapa tahun terakhir. 

2. Joker (2019)

https://www.youtube.com/embed/zAGVQLHvwOY

Joker adalah film yang berhasil membuat kita mempelajari tema utama di dalamnya: penyakit mental. Lewat Joker, kita diberi tahu bagaimana respon khalayak umum ketika mereka harus berurusan dengan seorang penyendiri yang memiliki mental ilness.

Kita tahu bahwa di dalam Joker, tokoh utamanya, Arthur Fleck, benar-benar telah diperlakukan oleh masyarakat Kota Gotham seperti "sampah." Film ini kemudian menjelaskan tentang kondisi mental Arthur yang sebagian besar disebabkan oleh kemiskinan yang dideritanya.

Meskipun sedikit mengejutkan karena dirilis selama epidemi penembakan massal, khususnya di Amerika Serikat, nyatanya Joker tetap berhasil memperlihatkan kita tentang perjuangan kelas di dalamnya. Pada akhirnya, lambat laun, revolusi akan pecah jika kesenjangan antara si kaya dan si miskin sudah tidak terkendali lagi.

3. The Purge (2013)

https://www.youtube.com/embed/K0LLaybEuzA

Meskipun bias pada awalnya, tetapi setelah diulik kembali The Purge adalah film yang memiliki konflik kelas di dalamnya. The Purge pada dasarnya menceritakan tentang negara dengan pemerintahan totaliter (dalam film ini, Amerika) yang berlatar setelah keruntuhan ekonomi. 

Setelah pemerintah totaliter berkuasa, mereka mengeluarkan undang-undang yang mengatakan bahwa selama 12 jam setahun — tepat pada ulang tahun negara — semua kejahatan diizinkan, asal jangan diarahkan kepada pejabat pemerintah.

Kita kemudian diperlihatkan kalau keluarga yang ditargetkan dalam The Purge adalah keluarga kaya yang hidup dalam komunitas yang terjaga keamanannya. Tentu, hal ini masuk akal mengingat kalau "pembersihan" itu benar-benar nyata, mereka mungkin akan menghabisi para konglomerat terlebih dulu. 

Meskipun The Purge tidak terlalu mengambil analisis radikal kapitalisme atau semacamnya, masih jelas kalau tema konflik antar-kelas sosial ada di dalamnya.

Baca Juga: 6 Film Perdana Artis Hollywood Ini Bikin Gemas Maksimal

4. The Hunger Games (2012)

https://www.youtube.com/embed/PbA63a7H0bo

The Hunger Games dan semua sekuelnya didasarkan pada serangkaian buku karangan Suzanne Collins. Perlu diketahui kalau buku-buku bergenre fiksi remaja ini awalnya menjadi buku terlaris yang pada akhirnya diadaptasi menjadi sebuah film pada tahun 2012. 

Jelas ada sudut pandang romansa yang diikuti dengan pemberontakan khas remaja dan aksi pertempuran di dalamnya. Namun, satu hal yang dimiliki The Hunger Games dan tidak dimiliki oleh film-film sejenisnya adalah komentar sosial tentang segmentasi masyarakat berdasarkan pendapatan.

Dunia di dalam The Hunger Games sendiri adalah penggambaran dari stratifikasi kelas sosial dalam dunia nyata. Pembagian kelas ini didefinisikan oleh kekayaan yang benar-benar terlihat dalam perbedaan antara The Capitol dan distrik-distrik yang lebih miskin di sekelilingnya.

5. Elysium (2013)

https://www.youtube.com/embed/oIBtePb-dGY

Elysium adalah film karya sutradara Neill Blomkamp. Jika nama tersebut terdengar tidak asing maka kalian pasti tahu karya lainnya, yakni Chappie dan District 9. Film-film ini juga mengeksplorasi tema yang sama, tetapi dari sudut yang berbeda. 

Lahir di Afrika Selatan, sudah jelas kalau Blomkamp akan selalu teringat pada politik apartheid yang pernah mengakar di sana. Hal ini berarti bahwa secara alamiah, ia berhasil membuat film yang berfokus pada kesadaran kelas dari satu sudut pandang ke sudut pandang yang lain.

Elysium berhasil melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk menggambarkan konflik antar-kelas sosial di dalamnya, karena ia membahas isu-isu seperti perawatan kesehatan, perubahan iklim, kelebihan penduduk, imigrasi, dan eksploitasi pekerja. Elysium sendiri berlatar di Bumi yang telah dihancurkan oleh sebagian besar masalah ini.

Dalam film ini, diceritakan kalau Elysium — yang berasal dari kata "Elysian," sebuah akhirat yang dipercayai oleh masyarakat Yunani kuno — menjadi "perjalanan terakhir" yang, sayangnya, hanya diisi oleh orang-orang kaya saja. Di saat orang kaya tinggal di atas mereka, orang-orang miskin terpaksa ditinggalkan di Bumi yang sudah hancur.

6. Snowpiercer (2013)

https://www.youtube.com/embed/nX5PwfEMBM0

Sebelum sukses lewat Parasite, mungkin kalian sudah mengenal Bong Joon-Ho lewat film ini. Snowpiercer sendiri adalah film berbahasa Inggris pertama yang disutradarai olehnya. Meskipun film ini kurang mendapat perhatian dibandingkan Parasite, jelas sekali kalau Snowpiercer bukanlah film yang harus diabaikan. 

Lewat film ini, tampaknya Bong Joon-Ho memperlihatkan sedikit "keasyikannya" dalam mengotak-ngatik hubungan antar-kelas, yang juga disisipkan dengan komentar sosialnya yang pedas.

Dibintangi oleh aktor-aktor terkenal seperti Chris Evans dan Tilda Swinton, para pemerannya sendiri memiliki banyak kaitan pribadi dengan apa yang menjadi tema film ini. Selain itu, ada juga fakta valid di dalamnya. Dalam Snowpiercer, setelah Bumi mengalami kiamat iklim, masih saja ada pembagian kelas di antara manusia.

Nampaknya, pembagian kelas masih menjadi sebuah ironi yang, sepertinya, sulit untuk dihilangkan dari peradaban manusia.

7. The Platform (2019)

https://www.youtube.com/embed/RlfooqeZcdY

"El Hoyo" atau The Platform adalah film original Netflix yang menggambarkan penjara vertikal dengan satu sel per levelnya. Setiap sel diisi oleh dua orang, di mana makanan selalu dikirim secara bertahap dari platform atas ke bawah.

Di dalam penjara ini, mereka yang dikurung di dalam sel yang lebih tinggi akan mendapatkan makanan dan minuman yang jauh lebih banyak dan enak. Semakin menurun, makanan yang menjadi jauh lebih sedikit. Tidak jarang juga kalau mereka hanya mendapatkan sisa makanan dari platform atas.

Tentu saja, sistem ini diberlakukan untuk menggambarkan konflik kelas sosial di dalamnya. Bisa dibilang kalau The Platform masih satu "kelas" dengan Parasite, yang mengangkat sebuah cerita tentang perbedaan kelas sosial dimana banyak adegan tersirat di dalamnya.

8. The Young Karl Marx (2018)

https://www.youtube.com/embed/hVTDoZLssg8

The Young Karl Marx adalah sebuah film yang menggambarkan keberanian dari pembuatnya. Tentu saja, hal ini dikarenakan Karl Marx adalah sosok yang kontroversial dan berbahaya bagi para elite penguasa.

Walaupun film ini jauh dari kata sempurna, ia tetap melakukan yang terbaik dalam menciptakan potret dari sang pecipta karya revolusioner seperti The Communist Manifesto dan Das Kapital di masa mudanya. Lewat film ini, kita diajak untuk mengetahui sedekat mungkin bagaimana konflik kelas sosial berpengaruh pada hidup sang bapak Marxisme.

Nah, itu tadi 8 film yang membahas konflik antar-kelas sosial di dalamnya. Bagaimana, tertarik untuk menonton semuanya?

Baca Juga: 7 Film Hollywood Ini Gambarkan Suka Duka Jadi Anak Sekolahan

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

For further reading: trakteer.id/shandy-pradana, qureta.com/next/profile/Shandy_Pradana49003 and jurnalshandy.blogspot.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya