Comscore Tracker

Wajib Ditonton, Ini 9 Film Remake Terbaik yang Rilis di Tahun 2010-an

Dijamin lebih bagus dari versi sebelumnya!

Selama sepuluh tahun ke belakang, dunia sinematik telah menawarkan lebih banyak remake dan reboot daripada dekade sebelumnya. Hal ini pun melahirkan sebuah premis, bahwa Hollywood tidak memiliki ide baru, membuat audiens sinis ketika melihat banyak film remake yang akan dirilis.

Namun, tidak semua film remake buruk; banyak film remake yang baik, bahkan hebat. Film remake yang baik adalah film dapat mengungguli versi asli atau sebelumnya, memiliki putaran baru pada tema, cerita, dan konsepnya. Berikut 9 film remake terbaik yang dirilis di tahun 2010-an.

1. True Grit (2010)

https://www.youtube.com/embed/aOHGKCle-aY

Tak dapat disangkal kalau True Grit yang rilis di tahun 1969 adalah film Barat yang solid. Namun di samping penampilan John Wayne yang apik, ia hanya memiliki banyak penjahat dan karakter sampingan yang biasa-biasa saja. 

Pada tahun 2010, Coen bersaudara meredefinisi cerita ini dengan berfokus pada Mattie Ross (Haille Steinfeld), seorang gadis muda yang mempekerjakan veteran US Marshal, Rooster Cogburn (Jeff Bridges), untuk membalas kematian ayahnya yang dibunuh oleh Tom Chaney (Josh Brolin).

Tidak seperti film koboi sebelumnya, remake ini berfokus pada dinamika antara Mattie dan Rooster ketika mereka melacak para penjahat ganas untuk menemukan Chaney. Dinamika mereka pun bertambah rumit ketika mereka bertemu dengan seorang Texas Ranger, LaBoeuf (Matt Damon).

True Grit sendiri adalah penghormatan kepada sejarah kisah-kisah Barat, dengan Coen bersaudara yang berhasil menciptakan kembali kisah-kisah lama yang sudah ditinggalkan di dunia perfilman Amerika ke dalam film ini.

2. Tinker Tailor Soldier Spy (2011)

https://www.youtube.com/embed/VW-F1H-Nonk

Novel karya John le Carre, Tinker Tailor Soldier Spy adalah salah satu karya fiksi klasik tentang spionase Perang Dingin dan mengilhami adaptasi miniseri dengan judul sama yang dirilis pada tahun 1979.

Namun, film adaptasi yang dirilis pada tahun 2011 dan dibintangi oleh Gary Oldman lah yang berhasil menghidupkan kembali genre yang menangkap semua ketakutan dan paranoia di zaman itu.

Tinker Tailor Soldier Spy menggambarkan kerumitan situasi dan melemparkan banyak twist mengejutkan kepada penontonnya, lengkap dengan skenario yang tajam dan jajaran cast yang fenomenal.

Oldman memberikan salah satu penampilan terbaik dalam kariernya sebagai seorang mata-mata veteran, George Smiley, yang ditugaskan untuk menyelidiki empat agen intelijen Inggris yang berpotensi menjadi agen ganda. Setiap mata-mata yang dicurigai diberi nama panggilan — Tinker (Toby Jones), Tailor (Colin Firth), Soldier (Ciaran Hinds), dan Poorman (David Dencik).

Film ini tidak perlu memasukkan adegan kejar-kejaran mobil untuk menegangkan audiens, karena para cast mampu mengekspresikan situasi yang menegangkan melalui penampilan mereka. Sebagai salah satu film mata-mata terbaik sepanjang masa, Tinker Tailor Soldier Spy adalah film yang harus kamu tonton jika menyukai genre thriller spionase.

Baca Juga: 5 Film Hollywood Era 90an yang Layak di Remake, Mana yang Kamu Tunggu?

3. The Girl with the Dragon Tattoo (2011)

https://www.youtube.com/embed/DqQe3OrsMKI

Trilogi The Girl with the Dragon Tattoo versi Swedia yang dibintangi oleh Noomi Rapace memang berhasil membangun karakter di dalamnya, tetapi adaptasi David Fincher di tahun 2011 adalah pendekatan yang paling berlapis untuk adaptasi novel ini.

Film ini mengeksplorasi trauma yang berakar di dalam diri Lisbeth Salander (Rooney Mara) dan sejarah rumit keluarga Vanger. Mara memberikan kinerja transformatif sebagai Salander, di mana Daniel Craig juga memberikan salah satu penampilan terbaiknya sebagai Mikael Blomkvist.

Cerita Fincher dan skor luar biasa dari Trent Reznor dan Atticus Ross berhasil menghadirkan rasa takut selama 158 menit. Alur cerita yang mengejutkan sering kali cukup mengganggu kita, dan perkembangan bertahap dalam hubungan antara Lisbeth dan Mikael turut menambah sisi kemanusiaan dalam kisah yang suram ini.

4. 21 Jump Street (2012)

https://www.youtube.com/embed/RLoKtb4c4W0

Phil Lord dan Chris Miller memiliki kemampuan unik untuk mengambil ide yang seharusnya tidak berhasil lalu menjadikannya proyek satiris yang menarik. 21 Jump Street adalah contohnya, di mana film ini berhasil menunjukkan kekonyolan yang ada di dalam versi aslinya, dan menggunakan cerita tersebut untuk mengeksplorasi sinisme Hollywood modern.

Walaupun film ini sangat satire dan menjadi film polisi yang sangat klise, tidak ada yang dapat menyangkal kehebatan duet fenomenal antara Schmidt (Jonah Hill) dan Jenko (Channing Tatum). Lelucon visualnya sangat inventif dan berlapis-lapis, membuatnya tetap lucu bahkan saat ditonton ulang.

Diakhiri dengan salah satu akting cemerlang terbaik dekade ini, 21 Jump Street adalah salah satu film komedi hebat yang paling mengejutkan dalam 10 tahun terakhir.

5. Dredd (2012)

https://www.youtube.com/embed/G-eI5oLlIeY

Film Judge Dredd di tahun 1995 adalah sebuah flop, mengubah materi buku komik untuk menjadikannya kendaraan aksi untuk Sylvester Stallone. Untungnya, remake-nya yang dirilis pada tahun 2012 adalah film yang lebih baik dalam segala hal.

Dalam Dredd, Karl Urban berhasil membuat pendekatan karakter yang suram dan tak tergoyahkan terhadap keadilan, dan film ini mampu menggunakan pandangan dunia hitam dan putih untuk mengeksplorasi ideologinya.

Penampilan Urban yang luar biasa ditemani oleh Olivia Thirlby sebagai Cassandra dan Lena Headey sebagai Ma-Ma, salah satu penjahat film yang paling mengerikan dalam 10 tahun terakhir. Tentu saja, Dredd juga terkenal karena adegan aksi yang luar biasa.

Kekerasan di dalamnya brutal dan visualnya inventif, terutama ketika menyangkut bagaimana kekuatan psikis Cassandra divisualisasikan. Dredd bukan hanya remake yang hebat, tapi juga sebuah film aksi klasik modern yang tidak harus mengeluarkan sekuel untuk menambah popularitasnya.

6. The Beguiled (2017)

https://www.youtube.com/embed/iBoLK5z_FHo

Film Don Seigel tahun 1971, The Beguiled, yang dibintangi oleh Clint Eastwood dan Geraldine Page tidak diragukan lagi adalah film klasik. Namun, versi remake Sofia Coppola yang luar biasa pada 2017 mampu merevitalisasi materi di dalamnya dengan perspektif yang lebih feminis dan ansambel yang tak terlupakan.

Ceritanya bisa dengan mudah dimasukkan ke dalam melodrama, tetapi Coppola mampu mencampur satire untuk membuat penghancuran peran gender di abad ke-19. Coppola memang dikenal karena kesabarannya sebagai pembuat film, dan The Beguiled adalah contoh yang bagus di mana setiap interaksi karakter dapat membangun ketegangan.

Kisah di dalam film ini berlatar pada tahun 1864, di mana seorang prajurit Union, John McBurney (Colin Farrell), terluka dan dibawa masuk ke dalam sekolah khusus wanita yang dipimpin oleh Martha Farnsworth (Nicole Kidman).

Namun kedatangan McBurney justru membawa kekacauan sosial ke dalam sekolah tersebut, terutama ketika ia mulai bernafsu kepada Edwina Morrow (Kirsten Dunst).

Lewat The Beguiled, Coppola sangat ingin mengatur nuansa gadis-gadis di sekolah dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dinamika karakter yang begitu apik, sehingga unsur-unsur mengejutkan di akhir cerita dapat diterima oleh audiens.

7. It (2017)

https://www.youtube.com/embed/FnCdOQsX5kc

It adalah salah satu karya Stephen King yang paling kuat dan sukses secara tematis. Sementara adaptasi miniseri di tahun 1990 berhasil memikat para penggemarnya, ia tidak memahami keseluruhan cerita di dalam novelnya.

Berbeda dengan versi sebelumnya, remake di tahun 2017 ini memantapkan dirinya sebagai film klasik horor modern. Pada akhirnya, film ini adalah sebuah sindiran tentang bahaya saat kita akan tumbuh dewasa, di mana anak-anak harus bersaing dengan dunia orang dewasa.

It juga mempersonifikasikan ketakutan spesifik yang dihadapi oleh masing-masing karakter utama. Walau sering kali sulit untuk menemukan aktor anak yang hebat, It berhasil menampilkan jajaran aktor muda yang dapat berinteraksi dengan baik.

Ada banyak komedi hebat yang berasal dari cara karakter-karakter ini berinteraksi. Film ini juga memiliki banyak momen emosional terutama ketika merefleksikan ikatan persahabatan yang dibentuk oleh Loser's Club.

Penampilan Bill Skarsgård sebagai Pennywise juga benar-benar menyeramkan, menunjukkan kalau film ini benar-benar mengambil detail dari sisi novel yang paling mengerikan. Sebagai salah satu film adaptasi novel Stephen King terbaik sepanjang masa, It adalah remake yang sepenuhnya mengungguli versi aslinya.

8. A Star is Born (2018)

https://www.youtube.com/embed/nSbzyEJ8X9E

Ada tiga versi sebelumnya dari A Star is Born, tetapi debut sutradara Bradley Cooper di versi tahun 2018 berhasil menonjol sebagai epik cinta modern yang brilian dengan soundtrack yang bagus.

Cooper memberikan penampilan terbaiknya hingga saat ini sebagai Jackson Maine, penampil rock country legendaris yang bergelut dengan masalah kecanduan. Dalam film ini Lady Gaga juga memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Ally, bintang yang sedang naik daun yang membentuk hubungan rumit dengan Maine.

Tentu saja, soundtrack menjadi ikon film ini karena suatu alasan, tetapi A Star is Born lebih dari sekadar kumpulan lagu-lagu hebat. Musiknya dimasukkan dengan baik ke dalam kisahnya, dengan "Shallow" sebagai momen luar biasa dari seorang seniman yang menyadari bakat mereka.

Dengan akhir yang sangat emosional, A Star is Born adalah debut cemerlang dari Bradley Cooper dan akan menarik untuk melihat kelanjutan kariernya sebagai seorang sutradara.

9. Little Women (2019)

https://www.youtube.com/embed/AST2-4db4ic

Ada banyak adaptasi Little Women di layar lebar sebelumnya, salah satunya di tahun 1994 yang dibintangi oleh Winona Rider. Berbeda dengan versi itu, Little Women versi Greta Gerwig berhasil mendekati timeline cerita dengan cara yang berani dan inventif.

Film ini dengan tajam mengikat dua garis waktu yang berbeda bersama-sama, menjelajahi asal-usul karakter utama dan nasibnya sekaligus. Alurnya dapat membingungkan audiens, tetapi dengan memakai karakter Jo (Saoirse Ronan) dan perkembangannya sebagai penulis untuk membimbing cerita adalah salah satu keputusan terbaik dari film ini.

Chemistry antara Saoirse Ronan, Florence Pugh, Emma Watson, dan Eliza Scanlen juga sangat bagus, dan film ini memliki momen untuk mengatur setiap karakter dan bagaimana aspirasi mereka berbeda satu sama lain. Timothee Chalamet juga hebat sebagai Laurie, berhasil menjadi karakter yang tengil namun karismatik.

Dialog buatan Gerwig sama menyenangkan dan mengasyikkannya seperti film lain yang pernah ditulisnya, ditambah dengan isyarat visual yang lebih halus dengan memanfaatkan skor hebat dari Alexandre Desplat. Seiring berlalunya waktu, versi Little Women di tahun 2019 dapat dipandang sebagai versi definitif dari cerita aslinya.

Nah, itu tadi 9 film remake terbaik yang dirilis di tahun 2010-an. Bagaimana, tertarik untuk menonton semuanya?

Baca Juga: 5 Film Unik yang Mengisahkan Seluk-beluk Pembuatan Film

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

"I always tell the truth, even when I lie." For further reading: trakteer.id/shandy-pradana, qureta.com/next/profile/Shandy_Pradana49003 and jurnalshandy.blogspot.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya