Comscore Tracker

8 Karakter Villain Terbaik yang Diperankan Gary Oldman, Ikonik!

Semuanya sukses menghipnotis penonton

Sejak berkiprah di dunia akting pada dekade 1980-an, Gary Oldman telah dikenal sebagai salah satu aktor terbaik dalam sejarah Hollywood. Meskipun ia memenangkan Oscar pertamanya sebagai Winston Churchill, tak dapat dipungkiri kalau ia juga berhasil memerankan berbagai karakter ikonik, mulai dari hero sampai villain.

Entah sebagai seorang teroris atau bahkan iblis itu sendiri, karakter villain yang dimainkan Oldman selalu tampil maksimal sampai-sampai membuat arketipenya sendiri. Di bawah ini terdapat delapan film terbaik yang menampilkan Gary Oldman sebagai villain. Simak, ya!

1. JFK (1991) 

https://www.youtube.com/embed/w16bYZ-4nmE

Lee Harvey Oswald mungkin bukan penjahat fiksi terbaik, tetapi jelas kalau ia merupakan pembunuh salah satu presiden Amerika paling populer dalam sejarah. Ketika sutradara Oliver Stone menunjuk Gary Oldman sebagai sosok pembunuh JFK, dia telah membuat salah satu keputusan terbaik dalam sejarah perfilman.

Dalam film ini, Oswald versi Oldman penuh dengan sifat-sifat yang kontradiktif. Di satu sisi ia mudah dimanfaatkan, di sisi lain ia adalah seorang penyendiri dengan kecenderungan destruktif. Lewat JFK, ia berhasil memainkan peran Oswald sebagai sosok antagonis yang kompleks.

2. Bram Stoker's Dracula (1992) 

https://www.youtube.com/embed/TpNtHR14hvk

Kinerja Oldman dalam film ini sangatlah apik. Ia tidak hanya berperan sebagai sosok Dracula yang tua dan pendiam, tetapi juga sebagai versi Dracula yang muda, necis, sekaligus kejam selayaknya iblis.

Dalam Bram Stoker's Dracula, Oldman menunjukkan sisi manusia Dracula yang merindukan sosok istrinya yang sudah wafat. Dracula, seperti banyak arketipe monster klasik, adalah persilangan antara dualitas manusia dan binatang yang mendefinisikan karakter dan konflik di dalamnya.

Pada dasarnya, ia hanyalah pria yang berpaling dari Tuhan hanya untuk melayani dirinya sendiri, dan sebagai akibatnya harus menjalani kehidupan abadi dengan obsesi pada masa lalunya. Berpadu apik dengan akting Winona Ryder dan Keanu Reeves, Oldman berhasil menghidupkan salah satu karakter villain ikonik dalam film ini.

3. Léon: The Professional (1994) 

https://www.youtube.com/embed/jawVxq1Iyl0

Dalam Léon: The Professional, Oldman memerankan seorang agen DEA (Stansfield) yang korup dan cenderung sosiopat. Film ini sendiri mengisahkan pembunuh bayaran (Jean Reno) yang berusaha melindungi seorang anak (Natalie Portman) dari agen tersebut.

Sebagai Agen Stansfield, Oldman seringkali menunjukkan momen tenang dan manik, dengan berbagai "ritual" kompulsif seputar penggunaan narkoba yang berujung pada perilaku kejamnya. Bisa dibilang kalau Léon adalah salah satu film terbaik Oldman dalam sejarah kariernya. 

4. Air Force One (1997) 

https://www.youtube.com/embed/cUclxtJDxh4

Film thriller-politik ini disutradarai oleh Wolfgang Peterson, dengan Harrison Ford dan Gary Oldman sebagai bintang utamanya. Di sini, Oldman berperan sebagai teroris Egor Korshunov, lawan yang cocok untuk Presiden Amerika James Marshall yang diperankan oleh Ford. 

Pada akhir abad ke-20 ketika film Air Force One dibuat, Perang Dingin dengan Rusia telah memudar setelah runtuhnya Uni Soviet. Namun tetap saja, hubungan antar dua negara tersebut masih bermasalah, bahkan hingga hari ini. Pada saat bersamaan, terorisme menjadi masalah yang terus meningkat di seluruh dunia. 

Dan sebagai seorang teroris Soviet, Oldman berhasil menambah daftar karakter villain ikonik lain ke dalam kariernya. Betul kalau Korshunov adalah sosok yang kejam, tetapi melalui daya tarik Oldman ia lebih terlihat sebagai pria yang kejam alih-alih monster yang kejam. 

Baca Juga: Aktor Karismatik, 5 Film Terbaik Gary Oldman Satu Dekade Terakhir

5. The Fifth Element (1997) 

https://www.youtube.com/embed/5Sg2RkdkSvk

Disutradarai oleh Luc Besson, The Fifth Element berlatar pada abad ke-23 dan berfokus pada Korben Dallas (Bruce Willis), seorang sopir taksi dan mantan mayor pasukan khusus, Leeloo (Milla Jovovich), yang berusaha kabur dari Jean-Baptiste Emanuel Zorg (Oldman).
 
Dalam film ini, Zorg menjadi seorang pedagang senjata yang diam-diam bekerja untuk Ultimate Evil dan bersedia menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya. Seperti karakter villain lainnya yang dimainkan oleh Oldman, Zorg dapat melakukan kekerasan dengan santai dan menjadi karakter yang tidak dapat diprediksi.

6. Hannibal (2001) 

https://www.youtube.com/embed/Lr3OavheNu0

Dalam sekuel Silence of the Lambs yang cukup populer dan mendapat pujian kritis ini, Gary Oldman memerankan Mason Verger, seorang penyintas cacat yang selamat dari kekejaman Hannibal Lecter. Film ini sendiri berlatar setelah peristiwa di akhir Silence of the Lambs, yakni ketika Dr. Lecter berhasil membebaskan diri dari penjara. 

Setelah mendengar kalau Lecter bebas, Verger yang cacat karena "terapi" sadis dari Lecter pun membuat rencana untuk balas dendam. Uniknya di film ini ia menjadi korban, tetapi justru ia lah yang menjadi sosok antagonis yang melawan Lecter. Pembawaannya yang dingin pun berpadu dengan kengerian yang dibawa oleh Lecter.

7. The Book of Eli (2010) 

https://www.youtube.com/embed/zSMHmtaoXtI

The Book of Eli adalah sebuah film aksi pasca-apokaliptik dengan pemeran bintang di dalamnya. Selain Denzel Washington dan Mila Kunis, Gary Oldman juga ikut serta dalam film ini. Ia berperan sebagai panglima perang yang mencoba untuk membangun sebuah "masyarakat utopis" di bawah kekuasaannya. 

Sebagai film yang mengeksplorasi peran agama sebagai tatanan sosial dan alat kontrol sosial, The Book of Eli sangat kental dengan ikonografi religius yang disimbolkan dengan Alkitab itu sendiri. Tak lupa, ending dari film ini juga cukup mengejutkan untuk ditunggu.

8. Dawn of the Planet of the Apes (2014) 

https://www.youtube.com/embed/DpSaTrW4leg

Terakhir, ada Dawn of the Planet of the Apes yang disutradarai oleh Matt Reeves. Di sini Oldman berperan sebagai Dreyfus, sosok manusia yang berdiri sebagai perwakilan spesiesnya selama masa perjuangan melawan kera. 

Jika dilihat dari satu sisi, Dreyfus memang bukanlah seorang villain melainkan anti-villain yang memiliki alasan khusus untuk membela umat manusia. Namun tentu saja, sosoknya berada di pinggir batas ambiguitas moral.

Dalam film ini, Dreyfus gagal untuk memusnahkan kera, di mana tindakannya justru melahirkan konflik yang lebih besar di film War for the Planet of the Apes. Pada akhirnya, waralaba Planet of the Apes memang dipenuhi dengan dilema etika yang membenturkan koeksistensi antara kera dan manusia. 

Sepertinya, delapan film di atas tidak cukup untuk menggambarkan kehebatan Gary Oldman sebagai aktor papan atas Hollywood. Namun setidaknya, kamu bisa menikmati perannya sebagai villain yang berkualitas dan multidimensi lewat film-film di atas.

Baca Juga: 10 Film Terbaik yang Dibintangi Gary Oldman, Mana Favoritmu?

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indiana Malia

Berita Terkini Lainnya