Comscore Tracker

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parenting

Belajar parenting dari drakor yuk #WaktunyaKorea

Menjadi orangtua tentunya bukanlah sebuah tanggung jawab yang mudah. Pola asuh orangtua sepanjang kehidupan dan perkembangan anak tentunya akan mempengaruhi karakter dan kepribadian anak. Namun, tentunya orangtua juga merupakan manusia biasa yang kadangkala membuat kesalahan.

Beberapa kesalahan umum yang dilakukan orangtua misalnya salah dalam menilai masalah yang terjadi, memiliki ekspektasi yang tidak realistis terhadap anak-anak, tidak memberikan batasan yang tepat, tidak konsisten, tidak mau berubah dan beradaptasi, serta terjebak dalam komunikasi yang destruktif antar anggota keluarga.

Nyatanya, berbagai isu parenting yang umum terjadi di masyarakat dikemas dalam  drama Korea dengan alur cerita yang menarik lho. Yuk simak lima drama Korea yang mengangkat isu parenting berikut ini.

1. The Penthouse - Anak yang jadi korban ambisi orangtua

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parentinginstagram.com/sbsdrama.official

Drama Korea The Penthouse bercerita tentang kehidupan kalangan kelas atas di apartemen mewah Hera Palace. Para orangtua di Hera Palace memiliki ambisi untuk memasukkan putra dan putri mereka ke jurusan musik di sekolah dan universitas bergengsi di Korea Selatan. Memaksa anak-anak belajar musik tiada henti, latihan tanpa jeda, serta memberikan bayaran mahal agar anak-anak mereka mendapatkan nilai tinggi adalah cara-cara para orangtua dalam drama ini membangun jalan kesuksesan anak-anak mereka. 

Namun, konflik keluarga yang terlihat cukup menonjol adalah bagian cerita keluarga Cheon Seo Jin. Sebagai ibu dari Ha Eun Byeol,  Seo Jin cenderung banyak menuntut putrinya untuk selalu menjadi yang terbaik.

Terungkap, ambisi Seo Jin terhadap Eun Byeol dipengaruhi oleh luka masa lalunya karena selalu dibandingkan dan harus bersaing dengan adiknya. Psikolog yang menangani Ha Eun Byeol juga memberi tahu ayahnya bahwa putrinya memiliki banyak sikap defensif dan ingin terlihat selalu baik karena adanya tekanan untuk menjadi yang terbaik loh. 

Berdasarkan penelitian dari Departemen Psikologi National University of Singapore, pola asuh orangtua yang menuntut anak-anaknya dapat meningkatkan self-critism pada anak sehingga anak cenderung memiliki kecemasan dan depresi. 

Tentunya, tidak ada orangtua yang ingin anak-anaknya tersiksa bukan? Jadi mengapa orangtua harus memaksakan anak menjalani hidup yang diinginkan orangtua?

2. True Beauty - Ketika orangtua tidak belajar memahami anak

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parentinginstagram.com/tvndrama.official

Diangkat dari webtoon terkenal, The Secret of Angel (True Beauty), drama yang tayang di tvN pada Rabu-Kamis ini mencuri perhatian pecinta drama Korea sekaligus penggemar versi webtoon True Beauty. Mengangkat kisah perjuangan Lim Ju Kyung melawan stigma masyarakat dan standar kecantikan masyarakat, drama Korea True Beauty juga ternyata mengangkat isu parenting yang mungkin tidak disadari oleh para orangtua.

Ibu Lim Ju Kyung seringkali marah karena Ju Kyung dicurigai tidak pernah belajar sehingga mendapatkan nilai jelek. Ibu Ju Kyung merasa jika putrinya hanya peduli soal makeup untuk mempercantik diri ketimbang belajar dengan baik untuk nilai yang bagus.

Puncaknya, ibu Ju Kyung membuang seluruh peralatan makeup yang berharga bagi Ju Kyung setelah nilai ujiannya tidak juga membaik. Ju Kyung yang kesal lantas menangis karena ibunya tidak pernah percaya jika ia sudah belajar dengan baik dan tidak pernah memahami mengapa ia kini begitu memperhatikan penampilannya hingga belajar makeup. Ju Kyung tidak memberitahu orangtuanya jika ia pernah di-bully karena dianggap jelek oleh teman-temannya.

Kemampuan untuk membicarakan masalah merupakan aspek yang penting dalam hubungan orangtua dan anak. Orangtua dan anak seringkali merasa tidak bisa memahami satu sama lain sehingga tidak pernah ada komunikasi yang baik dalam keluarga tentang masalah atau pendapat yang mereka miliki.

Sebagai teladan bagi anak-anak, ada baiknya orangtua dapat mendorong anak-anak untuk berbicara jujur dan terbuka serta belajar menghargai dan percaya satu sama lain sehingga komunikasi yang positif dapat terwujud dalam keluarga. Seandainya sang ibu bersikap lebih hangat dan tidak selalu marah padanya, Ju Kyung pasti dengan jujur membicarakan soal masa lalunya ya.

Baca Juga: 6 Teaser Drama Korea yang Siap Tayang pada Februari 2021!

3. Hi Bye, Mama! - Pentingnya peran orangtua pada 5 tahun pertama anak

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parentinginstagram.com/hibyemamaofficial

Drama Korea Hi Bye, Mama! mengangkat cerita tentang Cha Yu Ri yang meninggal setelah melahirkan Cho Seo Woo, putri tercintanya. Dalam perjalanan 49 hari, Cha Yu Ri mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang tercintanya sebagai manusia setelah lima tahun menjadi arwah. Banyak nilai kehidupan yang diangkat dalam drama ini. 

Namun hal menarik yang mungkin kita lewatkan dalam dari drama ini adalah pola asuh Oh Min Jung sebagai ibu tiri Cho Seo Woo. Setelah dibicarakan ibu-ibu lainnya di TK, Min Jung memutuskan untuk membawa Cho Seo Woo ke pusat terapi.

Cho Seo Woo memiliki keterlambatan perkembangan, terutama dalam kemampuan berbicara dan sosial. Ternyata, perkembangan Seo Woo yang terlambat dibanding anak-anak lainnya dikarenakan Oh Min Jung yang jarang berkomunikasi dan berinteraksi dengan putri kecilnya ini. 

Faktanya, anak mengalami perkembangan yang signifikan sekaligus krusial selama lima tahun pertama. Pada masa inilah, anak memiliki dasar tentang belajar, kesehatan, dan perilaku yang akan mereka jalani sampai dewasa. Hubungan antara anak dengan lingkungan di sekitarnya menjadi salah satu hal yang penting yang mempengaruhi seluruh area dan tahap perkembangan anak.

Dari hubungan-hubungan inilah, anak belajar tentang informasi penting dalam dunia mereka. Seperti yang terlihat dalam bagian cerita Oh Min Jung dan Cho Seo Woo, interaksi dan komunikasi antara orangtua dan anak juga penting bagi kemampuan bicara anak di masa 5 tahun pertamanya ya. 

4. The World of The Married - Anak jadi korban perceraian orangtua

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parentinginstagram.com/aworldofmarriedcouple

Drama JTBC yang diangkat dari series UK berjudul Doctor Foster ini sukses membuat penonton gregetan berkat cerita perselingkuhan Lee Tae Oh yang diperankan oleh aktor Park Hae Joon. Drama yang berfokus pada konflik rumah tangga Dokter Ji Sun Woo dan Lee Tae Oh ini sebenarnya juga mengangkat isu parenting yang cukup dekat dengan realita di dunia nyata, yaitu perceraian orangtua yang berakibat terhadap kondisi psikologis anak. 

Lee Joon Young yang merupakan putra semata wayang Sun Woo dan Tae Oh harus menyaksikan kedua orangtuanya bertengkar hebat hingga sang ayah melakukan kekerasan fisik, merasakan tinggal bersama adik dan ibu tirinya, serta melihat bagaimana kedua orangtua mulai bersikap lunak satu sama lain setelah bertengkar hebat. Lee Joon Young pada akhirnya diduga memiliki gangguan psikologis (kleptomania) di mana ia jadi sering mengambil barang-barang milik teman-temannya di kelas. 

Perceraian kadang menjadi peristiwa yang tidak dapat dihindari ketika dua orang yang terlibat dalam hubungan sudah tidak lagi memiliki prinsip atau nilai hidup yang sama. Namun, tentunya orangtua harus memperhatikan kondisi anak-anak yang akan terluka ketika melihat kedua orangtuanya harus berpisah dan ia harus memilih satu di antara dua orang yang ia sayangi.

Hal-hal yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk membantu anak-anak melewati masa sulit setelah perceraian di antaranya tetap bekerjasama dalam pengasuhan anak, memastikan tidak ada keseharian anak yang terganggu, tidak melakukan kekerasan, dan tidak ragu melibatkan tenaga profesional dalam sesi terapi atau konseling untuk anak setelah perceraian orangtua. Berikan penjelasan pada anak tentang perubahan apa yang akan terjadi dalam hidup mereka setelah perceraian.  

5. Sky Castle - Menghargai minat dan bakat anak

Sarat Makna, Ini 5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Parentingkavenyou.com

Drama Korea Sky Castle yang ditayangkan JTBC pada November 2018 hingga Februari 2019 lalu meraih popularitas yang tinggi dengan rating episode terakhir sebesar 23,78 persen. Drama ini menampilkan kisah para profesor dan dokter dari rumah sakit terkenal dengan ambisi setiap keluarga untuk menjadikan putra-putrinya sebagai generasi profesor dan dokter selanjutnya. Meskipun drama Sky Castle lebih banyak menampilkan kisah keluarga Kang Joon Sang dan Han Seo Jin, namun kisah keluarga Cha Min Hyuk dan No Seung Hye juga tak kalah menarik. 

Mengangkat isu parenting dalam dramanya, karakter Cha Min Hyuk dihadapkan pada situasi di mana sang putri sulung, Cha Se Ri ternyata berbohong jika ia merupakan mahasiswi Havard dan memutuskan untuk berhenti kuliah. Cha Se Ri nyatanya memiliki impian untuk memulai bisnisnya sendiri ketimbang mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang Profesor Hukum.

Pada akhirnya, Cha Min Hyuk harus dihadapkan pada realita bahwa ketiga anaknya tidak nyaman tinggal bersamanya karena sang ayah yang selalu menekankan mereka untuk mencapai puncak tertinggi dari piramida kehidupan dengan menjadi lulusan dari Universitas bergengsi. 

Kadangkala, orangtua percaya jika suatu hal atau pilihan merupakan yang paling terbaik untuk anak-anaknya dan lantas mendorong anak-anaknya untuk menjalani pilihan tersebut. Namun, tanpa orangtua sadari, setiap anak memiliki keistimewaan dan minat masing-masing sehingga berhak memilih apa yang mereka ingin lakukan sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Sebagai orangtua, tanyakan kepada anak tentang detil yang akan mereka lakukan ketika memilih sesuatu, misalnya "Apa  rencanamu selanjutnya? Mengapa kamu ingin melakukan ini? Bagaimana caramu mencapai apa yang ingin kamu lakukan?" Orangtua juga perlu bersabar dan mendengarkan pendapat anak sebelum memberi respon, tentunya dalam keadaan tenang tanpa berusaha mengintimidasi anak.

 Let your child answer for themselves, biarkan anak bebas mengeksplorasi mimpi dan perjuangan mereka, belajar mencari jawaban, berjuang, dan berpikir untuk hidup mereka sendiri. 

Setelah melihat kembali berbagai isu parenting dalam drama Korea di atas, kira-kira isu parenting dalam drama mana yang cukup dekat dengan realita kita?

Baca Juga: 5 Drama Korea yang Menyinggung tentang Beauty Privilege

Sherin Flaurensia Photo Writer Sherin Flaurensia

A Bachelor Degree in Psychology who loves to write. Communicate with me on Twitter @sherin_flau and visit my personal blog on http://www.sherinflau.blogspot.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya