Comscore Tracker

[REVIEW] Classroom of the Elite Season 2—Ancaman Kelas C Dimulai!

Musim kedua gak kalah seru, nih!

Setelah membuat penggemar menunggu, Classroom of the Elite resmi berlanjut ke musim kedua pada 4 Juli 2022. Anime yang diadaptasi dari light novel karya Shōgo Kinugasa ini memang cukup menuai pro dan kontra pada musim pertamanya karena memiliki cerita yang berbeda dengan versi light novel. Kendati demikian, musim kedua dari anime yang juga berjudul Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e ini tampaknya masih seru untuk diikuti. 

Kali ini penulis akan mengulas serba-serbi mengenai Classroom of the Elite Season 2, mulai dari sinopsis, karakter yang akan berperan penting, desain, musik, hingga penyutradaraan. Penasaran? Yuk simak review Classroom of the Elite Season 2 di bawah dulu sebelum menonton!

1. Kelas C akan menjadi ancaman utama pada musim kedua ini

[REVIEW] Classroom of the Elite Season 2—Ancaman Kelas C Dimulai!Horikita dan Ryūen (dok. Lerche/Classroom of the Elite Season 2)

Melanjutkan cerita di musim pertamanya, Classroom of the Elite Season 2 dimulai dengan keberhasilan kelas D untuk meraih poin tertinggi dalam misi bertahan hidup. Semuanya pun tak lepas dari rencana Ayanokōji yang berhasil menggerakkan kelas D di balik layar. Pencapaian kelas D membuat kelas C dan pemimpinnya, Ryūen, menjadi terusik. Mereka mulai melakukan segala cara untuk menyelidiki kelas D, mulai dari mengancam hingga kekerasan sekalipun.

Di sisi lain, idealisme Horikita yang membuatnya sulit bekerja sama dengan orang lain mulai membuat Ayanokōji mencari pion baru untuk menggerakkan kelas D. Pilihannya jatuh pada Kei Karuizawa yang cukup populer di kelas. Dengan memanfaatkan masa lalu Karuizawa yang pernah dirundung, Ayanokōji mulai membuat Karuizawa bergantung pada dirinya agar mudah diperalat. 

Tak cukup dengan terus-terusan mengancam kelas D, Ryūen juga akan membuat salah satu siswa kelas D berkhianat. Si pengkhianat ini nantinya akan membantu kelas C dalam ujian khusus dan berusaha untuk menjatuhkan teman-temannya di kelas D.

Classroom of the Elite Season 2 pun tak kalah seru dari musim pertamanya. Meski awalnya tak punya niat untuk membantu kelas D naik peringkat ke kelas A, Ayanokōji tetap berkontribusi di balik layar demi mempertahankan kehidupan SMA-nya yang normal. Mungkin sifat aslinya akan lebih terlihat di musim ini karena ia hanya melihat orang-orang di sekitarnya sebagai alat dan menggerakkan mereka sesuai rencana yang telah ia pikirkan. Pada musim ini, penonton juga akan diberikan sedikit petunjuk tentang alasan Ayanokōji masuk ke SMA Metropolitan Tokyo. 

Selain itu, ada lebih banyak drama yang dihadirkan pada musim kedua ini, terutama konflik antara kelas D dan kelas C. Langkah pertama kelas D untuk menuju puncak adalah dengan mengalahkan kelas C terlebih dahulu. Sementara itu, Kelas C juga harus bertahan walaupun harus menggunakan cara kotor. Gak bisa dimungkiri, ada lebih banyak adegan dalam light novel yang telah dieksekusi dengan sangat baik dalam musim kedua ini.

2. Kei Karuizawa lebih banyak disorot pada musim kedua

[REVIEW] Classroom of the Elite Season 2—Ancaman Kelas C Dimulai!Kei Karuizawa (dok. Lerche/Classroom of the Elite Season 2)

Jika kamu sudah menonton Classroom of the Elite sejak musim pertama, pengenalan karakter Karuizawa memang tampak cukup buruk pada musim lalu. Ia diperkenalkan sebagai pacar Hirata yang punya kepribadian manja dan seolah menjadi pemimpin dari cewek-cewek kelas D.

Namun, pada musim kedua, Karuizawa akan mendapatkan lebih banyak waktu tayang. Penonton akan diajak untuk melihat sisi lain dari Karuizawa, seperti mengenai masa lalunya, alasannya menjadi begitu tergantung pada orang lain, hingga upayanya untuk membantu Ayanokōji. Perspektif penonton pun pasti akan dibuat berubah setelah menonton musim kedua ini.

Baca Juga: 5 Anime yang Memecahkan Rekor Dunia, Sudah Nonton?

3. Desain musim pertama dan kedua Classroom of the Elite tak banyak mengalami perubahan

[REVIEW] Classroom of the Elite Season 2—Ancaman Kelas C Dimulai!Kiyotaka Ayanokōji (dok. Lerche/Classroom of the Elite Season 2)

Masih dikerjakan oleh studio anime Lerche, dua musim dari Classroom of the Elite memang tak memiliki perubahan yang signifikan. Desain dari setiap karakter pun masih sama bagusnya dengan musim pertama. Namun bagi penulis, ekspresi dari karakter Ayanokōji masih terlalu monoton dalam versi anime. Hal ini berbanding terbalik dengan versi light novel karena pembaca bisa melihat Ayanokōji dengan ekspresi wajah yang lebih beragam. 

Jika beralih membahas animasi, gerakan yang dihadirkan pun tak kaku dan masih nyaman untuk ditonton. Kendati demikian, penulis dan mungkin beberapa penonton lainnya masih menemukan beberapa kesalahan produksi yang membuat beberapa karakter jadi terlihat tumpang tindih dalam satu adegan.

4. ZAQ kembali mengisi lagu pembuka untuk Classroom of the Elite Season 2

https://www.youtube.com/embed/9aTsPpYoOB4

Seperti musim pertamanya, ZAQ kembali memeriahkan Classroom of the Elite Season 2 dengan mengisi lagu pembuka. ZAQ membawakan lagu yang berjudul "Dance in the Game" yang memang punya suasana yang cocok untuk Classroom of the Elite

Sementara itu, lagu penutup dibawakan oleh Mai Fuchigami dengan lagu "Human Drama". Bagi penulis, Mai Fuchigami membawakan lagu penutup ini dengan lebih ceria ketimbang lagu pembukanya. 

5. Hiroyuki Hashimoto dan Seiji Kishi kembali menjadi sutradara bersama Yoshihito Nishōji

[REVIEW] Classroom of the Elite Season 2—Ancaman Kelas C Dimulai!Karuizawa dan Ayanokōji (dok. Lerche/Classroom of the Elite Season 2)

Sebelumnya, Hiroyuki Hashimoto dan Seiji Kishi menjadi sutradara untuk Classroom of the Elite Season 1. Pada musim kedua kali ini, keduanya menjadi chief director dan posisi sutradara diisi oleh Yoshihito Nishōji. Tak hanya mengisi posisi sutradara saja, ketiganya juga menggarap pengerjaan storyboard untuk anime ini. 

Khusus untuk Nishōji, ia awalnya hanya didapuk sebagai storyboarder dan unit director di musim pertama Classroom of the Elite. Ia juga lebih banyak menjadi episode director dan mengerjakan storyboard untuk beberapa anime, seperti Seven Senses of the Reunion, Astra Lost in Space, Date A Live, Pumpkin Scissors, hingga Toilet-Bound Hanako-kun. Meskipun begitu, Nishōji telah menggarap musim kedua ini dengan sangat baik dan membuat anime ini jadi semakin berkesan untuk ditonton.

Classroom of the Elite telah menayangkan musim keduanya dengan cukup cemerlang. Cerita lebih seru meski dari segi desain dan musik masih memberikan kesan yang sama dengan musim pertama. Bagi penulis, Classroom of the Elite layak mendapatkan skor 3/5 karena telah dieksekusi dengan baik. Apabila kamu tertarik untuk menonton Classroom of the Elite Season 2, kamu bisa menonton lewat iQIYI, BStation, hingga YouTube Muse Indonesia. FYI, Classroom of the Elite juga akan mendapatkan musim ketiga pada 2023 mendatang. Jangan lupa tonton musim kedua terlebih dahulu sambil menunggu musim ketiga, ya!

https://www.youtube.com/embed/0mM3lQytac4

Baca Juga: 15 Anime Romantis Terbaik, Your Lie In April hingga Kimi Ni Todoke!

Trisnaynt Photo Verified Writer Trisnaynt

(~ ̄³ ̄)~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya