Kencani Pria Korea, Mantan Finalis Miss Jerman Diancam Dibunuh

Padahal sama-sama tumbuh di Jerman

Seorang mantan finalis Miss Jerman yang beralih profesi menjadi YouTuber full time mendapatkan ancaman hukuman mati hanya karena dia berkencan dengan seorang pria Korea.

Farina Behm demikian nama wanita tersebut, dalam sebuah video yang diunggahnya bulan November lalu memperkenalkan pacarnya yang bernama Dong-In, demikian dilansir dari Koreaboo.

Dong-In merupakan pria keturunan Korea, namun dia dilahirkan dan dibesarkan di Jerman. Dia pun mengakui bahwa mereka telah tinggal bersama selama dua tahun.

1. Dapat dukungan namun banyak juga yang mengecam

Kencani Pria Korea, Mantan Finalis Miss Jerman Diancam DibunuhKoreaboo

Setelah unggahan video tersebut banyak pengikut dan yang menonton videonya memberikan komentar positif dan mendukung hubungan mereka.

Rupanya tidak semua yang meninggalkan komentar bersifat positif seperti yang diakuinya dalam sebuah video baru-baru ini. Bahkan banyak yang meninggalkan komentar kebencian karena disebut sebagai hubungan antar ras.

Padahal menurutnya antara dia dan pasangannya tersebut tidak merasakan adanya perbedaan budaya karena sama-sama tumbuh besar di Jerman.

2. Ada yang menyebutnya pengkhianat ras

Kencani Pria Korea, Mantan Finalis Miss Jerman Diancam DibunuhKoreaboo

Pandangan aneh pun diarahkan kepada pasangan kekasih ini saat berjalan di muka umum. Namun tidak ada yang terang-terangan mengungkapkan ketidaksukaan mereka.

Namun tidak demikian halnya di dunia maya, di mana netizen bebas mengungkapkan perasaan mereka yang tentu saja membuatnya terkaget-kaget.

Di antaranya ada yang menyebutnya sebagai 'pengkhianat ras'. Bahkan ada netizen yang memintanya untuk mencari seorang 'pria sungguhan'.

3. Ada juga ancaman pembunuhan

Kencani Pria Korea, Mantan Finalis Miss Jerman Diancam DibunuhNextShark

Dan yang paling keras tentunya adalah ancaman pembunuhan dari seorang stalker Instagram, yang secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk menyiksa dan membunuh mereka yang disebutnya mungkin berasal dari white supremacist, demikian dilansir dari Next Shark.

Walaupun demikian, Farina Behm mengungkapkan bahwa dia tidak takut akan hal tersebut, dan justru merasa kasihan dengan mereka karena tidak mengenal konsep mengenai cinta.

Dia merasa perlu mengungkapkan hal ini untuk membantu orang yang mungkin senasib dengan dirinya. Bahwa kebencian mengenai pasangan berbeda ras tidaklah pantas terjadi.

y d margalay Photo Verified Writer y d margalay

Happiness is a conscious choice, not an automatic response

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya