Comscore Tracker

12 Hewan yang Mengandalkan Prostetik untuk Bertahan Hidup

Apa jadinya mereka tanpa bantuan prostetik, ya? 

Hewan merupakan bagian dari lingkaran kehidupan, yang berarti,  hal-hal buruk bisa saja terjadi pada sebagian dari mereka. Mereka bisa sakit, terluka, atau mengalami cedera serius. Hal tersebut bisa menyebabkan hilangnya bagian tubuh yang penting. 

Untungnya, beberapa kisah sedih tentang kekurangan hewan ini memiliki akhir yang bahagia. Ternyata masih banyak orang baik di dunia ini yang mendedikasikan banyak waktunya untuk mengembangkan bahan dan teknik yang memungkinkan hewan-hewan ini menjalani kehidupan mereka yang jauh lebih mudah, ketika mereka harus kehilangan beberapa bagian tubuh yang penting.

Bidang prostetik hewan sedang berkembang, dan para ilmuwan datang dengan penemuan-penemuan baru yang menakjubkan sepanjang waktunya. Karena itu, ada banyak hewan malang yang berhasil menaklukkan kelemahan mereka dengan bantuan manusia. Mari kita lihat beberapa prostetik luar biasa yang memberi hewan-hewan ini kesempatan hidup yang lebih baik.

1. Goody si penyu yang menggunakan sirip prostetik

https://www.youtube.com/embed/xyaKtUTcAoY

Penyu sangat bergantung pada sirip besar mereka untuk berenang. Seperti yang dilaporkan CBS News, inilah yang terjadi pada Goody, penyu zaitun yang terperangkap dalam jaring ikan hingga harus kehilangan salah satu sirip depannya. Hewan malang itu dibawa ke penangkaran dan tidak bisa bergerak selama bertahun-tahun, tetapi untungnya, sains mampu membuatkannya sirip palsu baru, yang memungkinkannya untuk berenang lagi.

Pada tahun 2020, pejabat lingkungan Thailand bekerja sama dengan Universitas Chulalongkorn membantu Goody menyesuaikan sirip buatan barunya agar bisa berenang, meskipun sayangnya hal itu tidak memungkinkannya untuk bertahan hidup di alam liar. Walau begitu, Goody adalah penyu pertama di negara itu yang menggunakan sirip palsu, negara-negara lain bahkan sudah melakukannya selama bertahun-tahun. 

2. Mosha, si gajah dengan kaki palsu

https://www.youtube.com/embed/wd0Hc9ayuk8

Seperti yang diberitakan oleh ABC News, seekor gajah yang berusia tujuh bulan bernama Mosha ditemukan berkeliaran di dekat perbatasan Thailand dan Burma, sayangnya, ia harus menginjak ranjau darat. Mosha kehilangan salah satu kaki depannya di bawah lutut. Ia pun harus dirawat di rumah sakit hewan Thailand yang dioperasikan oleh Yayasan Friends of the Asian Elephant.

Ketika dia terluka, bobotnya masih 1.300 pound. Pada 2016, ia memiliki berat 4.400 pound, dan seperti yang dikatakan situs Friends of the Asian Elephant, pertumbuhannya semakin besar. Yang berarti massa tubuhnya memberikan tekanan luar biasa pada tulang belakang dan tiga kakinya yang masih menopang tubuhnya.

Untungnya, rumah sakit memiliki solusi. Mosha menjadi gajah pertama di dunia dengan kaki palsu, dan seiring pertumbuhannya, yayasan ini merancang versi baru dari kaki buatan untuk mendukung ukuran tubuhnya. Mereka telah membangun pabrik prostetik di fasilitas rumah sakit. Pengasuh dan dokter hewan terus mengawasi Mosha untuk memastikan dia tidak menderita cedera lebih lanjut. 

3. Paruh 3D, pengganti paruh untuk seekor elang botak

https://www.youtube.com/embed/M1jxnogZgd4

Pada 2005, seekor elang botak selamat dari perburuan, meskipun tembakan pemburu itu berhasil melukai paruh burung tersebut dengan begitu parah sehingga dia tidak mampu untuk makan sendiri. Sebuah kelompok yang disebut Birds of Prey Northwest menolong hewan itu, memberinya makan melalui tabung.

Namun, paruhnya tidak akan tumbuh kembali, yang berarti dia harus selalu mengandalkan bantuan dari luar. Segalanya menjadi lebih baik saat pakar burung Jane Fink Cantwell dan Nate Calvin dari Kinetic Engineering Group bekerja sama dengan sekelompok ahli untuk merancang dan memproduksi paruh nilon polimer 3D yang merupakan pengganti paruh burung tersebut.

4. Oscar, kucing bionik pertama

https://www.youtube.com/embed/Won5dmGUVkY

Seperti yang dikatakan BBC, kisah Oscar "kucing bionik" dimulai ketika kucing itu tidur di ladang jagung, tidak disengaja kaki belakangnya terpotong mesin pemanen jagung. Ia pun ditemukan oleh seorang pejalan kaki yang melihatnya berlumuran darah. 

Rumah Sakit Hewan New Era Veterinary di Jersey berhasil menstabilkan kondisi Oscar. Noel Fitzpatrick, seorang ahli bedah hewan dan pelopor prostetik hewan melakukan operasi untuk menyelamatkan Oscar. Pada 2010, Fitzpatrick memasang implan baru yang dipasang khusus di kaki belakang kucing. ABC News melaporkan bahwa operasi yang berlangsung tiga jam itu sukses besar. Terlebih lagi, keberhasilan operasi menjadi pertanda baik untuk potensi penggunaannya di masa depan, dan akhirnya, proses serupa bahkan dapat digunakan pada manusia. 

5. Naki'o, anjing bionik pertama

https://www.youtube.com/embed/O1DaSPNbdxA

Seperti dilaporkan ABC News, anak anjing bernama Naki'o ditemukan membeku di genangan air di ruang bawah tanah di rumah yang tak berpenghuni. Ia ditemukan dengan kondisi yang memprihatinkan, ujung ekornya dan semua cakarnya mengalami radang dingin. Dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada anjing gelandangan itu jika bukan karena asisten dokter hewan Christie Pace.

Pace membawa Naki'o dan berhasil mengumpulkan cukup uang untuk membeli kaki palsu Naki'o. Perusahaan prostetik melihat betapa malangnya anjing itu yang berjuang dengan kaki depannya, mereka memutuskan untuk membuatkannya kaki prostetik secara gratis. Dan pada tahun 2011, Naki'o menerima kaki baru dan akhirnya bisa bermain dan berlari.

Baca Juga: Daftar Hewan-hewan Asal Tiongkok yang Dilarang Masuk Indonesia

6. Girl, harimau dengan pinggul barunya

12 Hewan yang Mengandalkan Prostetik untuk Bertahan Hiduptheguardian.com

Menurut The Guardian, harimau yang dijuluki Girl the tiger mengganti pinggulnya yang mengalami radang sendi pada tahun 2011. Girl, seekor harimau Melayu berusia delapan tahun yang tinggal di German Halle Zoo, didapati mengidap artritis yang parah di pinggul kanannya, dan karena dia anggota dari salah satu spesies yang terancam punah di dunia, ia pun menjadi prioritas bagi semua orang yang terlibat.

Tim dokter hewan dari University of Leipzig melakukan operasi selama tiga jam menggunakan jenis prostetik sendi pinggul yang awalnya dikembangkan untuk anjing. Prosedur itu bukan tanpa bahaya, dan pada satu titik, jantung Girls hampir berhenti berdetak. Namun, ahli anestesi berhasil menyelamatkannya, operasi itu sukses, dan Girl kembali ke kebun binatang dengan pinggul barunya. 

7. Kangguru dengan kaki prostetik

12 Hewan yang Mengandalkan Prostetik untuk Bertahan Hidupwikipedia.org

Kanguru sangat bergantung pada dua kaki mereka yang terkenal kuat. Mungkinkah seekor kangguru melompat-lompat dengan kaki palsu, apalagi bertahan dengan satu kaki? International Kangaroo Society menolong kangguru merah bernama Stumpy di tempat perlindungannya di Lancaster, Ohio, hewan besar itu tidak memiliki kaki karena diamputasi.

Dr. David E. Anderson dari Sekolah Tinggi Kedokteran Hewan dan pakar prostetik Richard Nitsch, bekerja sama untuk menolong Stumpy agar bisa berdiri kembali.  Mereka memasangkan prostetik atlet yang dilengkapi pegas (seperti yang dikenakan oleh pelari yang diamputasi). Ini memungkinkan Stumpy untuk melompat-lompat seperti kangguru pada umumnya dan menjalani kehidupan yang normal. 

8. Stubbs, buaya yang menggunakan ekor prostetik

https://www.youtube.com/embed/ZbypRjlLiRk

Sebagaimana diinformasikan oleh National Geographic, Stubbs adalah seekor buaya yang malang. Ia korban dari cincin perdagangan hewan, dan tragisnya ia juga kehilangan ekornya ketika orang-orang itu membawanya. Ini adalah masalah yang cukup serius, mengingat ekor terdiri dari bagian yang cukup signifikan dari hewan dan, seperti yang dicatat oleh Science, mereka juga menggunakannya untuk berenang.

Namun kehidupan Stubbs berubah pada 2013, ketika Phoenix Herpetological Society membawanya dan melakukan eksperimen dengan ekor palsu. Prostetik pertama Stubbs dibuat menggunakan bagian buaya lain dengan ukuran yang sama. Namun itu tidak bekerja dengan baik karena buaya memiliki tipe tubuh juga, jadi berbagai perbedaan dalam daya apung dan pusat massa membuat ekornya agak canggung. Tetapi mereka terus membuat prostetik baru yang mengakomodasi ukuran tubuhnya.

Pada tahun 2018, setelah lima tahun prostetik dari berbagai bahan, ahli anatomi Justin Georgi dari Midwestern University, yang berkecimpung dengan pembuatan beberapa ekor, akhirnya memutuskan untuk terlibat. Dia bergabung dengan siswa master dan 3D lokal, perusahaan percetakan yang membuat ekor 3D canggih yang disesuaikan hingga di bawah skala milimeter.

9. Penguin dengan paruh dan kaki prostetik

12 Hewan yang Mengandalkan Prostetik untuk Bertahan Hidupnzedge.com

Seperti yang diceritakan CNET, Kebun Binatang Warsawa di Polandia menyelamatkan penguin pada 2014, ketika salah satu bangsal penguin Afrika mereka mematahkan paruhnya. Berkat kecanggihan pemindaian dan pencetakan 3D, penguin itu dibuatkan paruh pengganti.

Pada tahun 2016, BBC melaporkan kasus baru. Bagpipe, si penguin Selandia Baru terjerat tali pancing yang membuatnya kehilangan kakinya. Dia menghabiskan waktu sembilan tahun, sampai Don Clucas dari University of Canterbury akhirnya dapat membuat kaki palsu baru yang dicetak 3D. 

10. Kuda poni yang memakai kaki palsu

https://www.youtube.com/embed/Q1OY89YGg40

Seperti yang diberitakan ABC News, kuda poni bernama Shine harus kehilangan satu kakinya. Ketika itu kakinya digigit anjing pada Desember 2015, yang mengakibatkannya terinfeksi. Akibatnya, ia harus diamputasi dan dipasangkan kaki palsu baru. Namun bukan berarti proses pemulihannya mudah, karena awalnya ia tidak menyukai kaki palsu barunya. Untungnya, terapi fisik membantunya menyesuaikan diri dengan situasi barunya, dan sekarang, ia tampak berjalan baik-baik saja. 

11. Winter si lumba-lumba yang menggunakan ekor palsu

https://www.youtube.com/embed/rOkz1GffSMk

Seperti yang dilaporkan USA Today, ahli prostetik dan rehabilitasi Dan Strzempka, telah membantu sekitar 10.000 orang yang harus kehilangan salah satu anggota tubuhnya. Namun, ia dan rekannya Kevin Carroll terkenal ketika mereka membantu lumba-lumba hidung botol Atlantik. 

Pada Desember 2005, lumba-lumba yang bernama Winter itu kehilangan ekornya diusia tiga bulan karena perangkap kepiting. Bersama dengan tim ahli lumba-lumba, keduanya berhasil merancang ekor prototipe dalam waktu sekitar lima minggu. Kisah ini akhirnya diadaptasi menjadi film berjudul Dolphin Tale. 

12. Jerapah dengan kaki palsu

12 Hewan yang Mengandalkan Prostetik untuk Bertahan Hidupwsfa.com

Menurut WSFA, di tahun 2010, Jenna si jerapah di Montgomery Zoo tiba-tiba mengalami kepanikan di kandangnya dan beberapa tulang di kakinya patah. Namun sebuah kolaborasi inovatif antara Universitas Kedokteran Hewan Auburn University dan Hanger Prosthetics mampu membangun penyangga, yang membantu Jenna dengan masalah kakinya dan pertama kalinya dalam sejarah jerapah yang cedera seperti ini mampu bertahan hidup. Meskipun para ahli terus-menerus memantaunya.

Ternyata tidak hanya manusia saja yang bertahan dengan prostetik, ternyata hewan juga bisa. Salut deh untuk mereka semua, dan buat manusia-manusia yang ikhlas membantu mereka. 

Baca Juga: 10 Hewan yang Punya Motif Unik di Tubuh Mereka, Ada yang Bentuk Hati!

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya