Comscore Tracker

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPopers

"Hah, comeback itu apaan? Teaser itu buat apa?"

Musik KPop memang benar-benar berkaitan erat dan banyak mengaplikasikan budaya-budaya khas dari Korea Selatan. Karenanya, tak jarang para pemula yang baru terjun ke dunia KPop pasti setidaknya sekali pernah mengalami culture shock dan merasa asing dengan berbagai budaya dan kebiasaan yang ada di tengah komunitas ini. Meski begitu sebenarnya budaya KPop ini tidak ribet-ribet amat, kok!

Maka dari itu, kali ini kita akan membahas berbagai culture shock yang pasti sempat kamu rasakan saat baru mulai menjadi KPopers dan jawaban atas berbagai pertanyaan yang pasti pernah ada di otakmu.

Penasaran apa saja culture shock tersebut dan penjelasan lebih lengkapnya? Yuk, simak pembahasan di bawah ini!

1. Tidak tahu apa itu "comeback" dan mengapa fans lain sangat heboh saat mendengar kabar idol mereka comeback

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPopersdazeddigital.com

Comeback itu maksudnya kaya gimana sih? Nanti idolnya bakal ngapain aja? Terus kita nanti harus ngapain? Kok KPopers lain pada heboh banget tiap denger kabar comeback?

Meski terkesan remeh dan terlalu dasar, namun nyatanya tidak sedikit para pemula KPop yang pasti pernah menanyakan hal seperti ini. Nah, sebenarnya kata comeback ini sendiri merujuk pada saat-saat di mana idol atau penyanyi tertentu mengeluarkan album terbaru mereka.

Dan karenanya, mereka akan punya masa promosi selama kurang lebih dua minggu hingga sebulan sehingga mereka akan dipastikan akan sering muncul di berbagai acara musik hingga acara TV lainnya.

Hal yang menjadikan comeback ini sebagai hal yang luar biasa tentunya adalah fakta bahwa para entertainer KPop ini pasti akan merilis berbagai lagu baru dengan konsep yang baru dan teori-teori yang menarik. Karenanya, para penggemar bisa sangat dimanjakan dengan banyaknya konten serta bertambahnya teori baru untuk mereka kaji. Pantas banget ditunggu-tunggu!

2. Terkejut dengan adanya budaya meneriakkan fanchant saat idol sedang manggung

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperskbizoom.com

Lho, fans yang lain neriakin apa, sih? Kok mereka gak ikutan nyanyi kaya konser-konser biasanya? Lho, kok teriakan di tiap lagunya kayaknya beda? Gimana mereka bisa sekompak itu sih? Teriakan gini gunanya buat apa? Siapa yang ngebuat?

Ngaku deh, siapa yang pernah punya pertanyaan-pertanyaan seperti di atas?Tidak usah malu, pertanyaan kalian normal banget kok! Karena memang hal seperti ini tidak pernah ada di konser-konser penyanyi maupun band di Indonesia.

Untuk yang belum tau, fan chant itu adalah teriakan dukungan atau penyemangat yang diberikan fans kepada grup favoritnya ketika manggung. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan kekompakan dan menyemangati idol mereka yang sedang tampil di atas panggung.

Meski seringnya dibuat oleh pihak agensi terkait, namun tak jarang beberapa fanchant dibuat oleh para fans. Tiap lagu juga punya fanchant yang berbeda karena disesuaikan dengan ritme dan lirik lagu, namun secara garis besar biasanya dimulai dengan meneriakkan nama tiap member dari grup tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Agar Menjadi High Quality KPopers, Biar Gak Fanwar!

3. Tidak paham tentang konsep fansign dan segala ketentuan serta tata caranya

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperstwitter.com/needmore_BC

Cara biar bisa ikut fansign itu harus beli tiket kaya konser gitu, ya? Harga tiketnya berapa sih? Eh, tapi kok ternyata gak ada yang jual tiketnya? Trus dapetinnya gimana, dong?

Faktanya, fansign itu memang bukan seperti konser yang bisa dihadiri dengan membeli tiket. Para fans yang bisa hadir di acara fansigning ini sebenarnya ditentukan dengan sistem lotre atau acak melalui nomor undian yang didapat setelah membeli album terbaru suatu grup KPop.

Maka dari itu untuk bisa mendapatkan peluang lebih besar, tak jarang banyak fans yang nekat membeli hingga ratusan album, lho!

4. Pusing dengan pembagian posisi member dalam grup dan berbagai istilah uniknya

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperscelebmix.com

Oke, di dalam satu grup pasti ada leader, main vocal, main rapper, main dancer dan sisanya berarti anggota biasa. Lho, tapi kok mereka ngenalin dirinya sebagai lead atau sub? Bedanya apa sih? Terus main visual itu maksudnya apa? Mood maker itu yang kaya gimana?

Perbedaan antara main, lead serta sub terletak pada distribusi bagian yang akan didapatkan. Seorang main pasti akan dapat bagian lebih banyak ketimbang lead dan tentu saja sub. Untuk main visual sendiri adalah titel yang diberikan pada member yang punya penampilan paling menonjol dan menarik di dalam grup.

Tak hanya itu ada julukan atau titel lain yang biasa diberikan untuk tiap member seperti mood maker atau seseorang yang sering menghidupkan suasana dalam grup hingga maknae atau anggota termuda dalam grup.

5. Tidak paham mengenai masternim fansite serta segala aturan yang mereka miliki

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperstwitter.com/cafe_army

Wih, ada foto yang kualitasnya bagus dan sudut fotonya keren nih! Eh, tapi kok ada watermarks-nya? Lho, kok pada bilang foto itu gak boleh di-print sendiri? Kok pada ngelarang fotonya buat dijadiin foto profil media sosial? Emang ini foto-foto dari mana sih? Siapa yang punya?

Nah ini nih, hal yang pasti terasa asing banget untuk para pemula. Dalam dunia per-KPop-an, ada yang namanya masternim fansite atau fans yang sering mengikuti para idol favoritnya dalam berbagai acara dan mengabadikan momen-momen tersebut dalam bentuk foto maupun video dengan kualitas tinggi. Jadi bisa dibilang mereka adalah fans yang juga merangkap seperti fotografer pribadi dari idol yang mereka ikuti gitu, deh.

Biasanya para masternim fansite ini akan mengunggah foto serta video yang diambilnya pada akun sosial media hingga website yang mereka kelola. Meski begitu, foto-foto itu punya hak cipta tersendiri sehingga tidak boleh dipakai sembarangan orang apalagi dengan memotong bagian water mark atau bahkan menjual suatu barang dengan foto tersebut.

Namun jika kamu mau, sebenarnya kamu juga bisa membeli data foto dari para masternim fansite dan beberapa foto yang kamu dapatkan tersebut akan otomatis menjadi milikmu sehingga kamu bisa bebas menggunakannya.

Tiap fansite sendiri biasanya punya peraturannya masing-masing seperti contohnya melarang kita untuk mengedit atau bahkan memakai foto tersebut sebagai foto profil sosial media kita.

Karenanya kamu harus meminta izin atau membaca lebih dahulu ketentuan yang para masternim fansite ini buat untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Jangan anggap sepele, ya!

6. Syok dengan budaya membeli lightstick dan memborong album, slogan hingga cheering kit

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperstwitter.com/chochoseungyoun

Eh, barang yang dibawa KPopers waktu nonton konser itu apa sih? Tongkat yang dipegang itu apa namanya? Kain tulisan yang suka mereka bawa-bawa juga disebutnya apa? Belinya dari siapa dan kapan dijualnya? Trus kipas-kipas gambar idol yang bagus-bagus itu dapetinnya dari mana? Eh, tapi... Kok harganya pada mahal-mahal banget, ya? Fungsinya buat apa sih? 

Tongkat lampu yang biasa para fans bawa biasa disebut sebagai lightstick dan merupakan merchandise resmi dari tiap grup idol. Sementara tulisan-tulisan yang biasa dibawa oleh para fans KPop saat konser itu biasa disebut slogan dan hand banner, di mana perbedaannya terletak di bahan dasarnya yaitu kain untuk slogan serta kertas untuk hand banner.

Biasanya barang-barang ini sudah menjadi satu paket komplit yang biasa disebut sebagai cheering kit, dan biasanya dijual oleh para fans terutama para masternim fansite. 

Fungsinya sendiri tentu saja untuk memberikan dukungan kepada idol yang kita sukai. Dan karena variasinya yang sangat beragam dan unik, tak jarang banyak fans yang akhirnya memilih untuk memborong dan mengumpulkan tiap cheering kit hingga lightstick ini.

Karenanya jangan kaget, ya kalau melihat fans lain bahkan punya album untuk slogan hingga bahkan lemari untuk menyimpan cheering kit dan lightstick mereka!

7. Syok dengan adanya fanwar dan dendam yang tak pernah surut antar beberapa fandom

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperskpopmap.com

Eh, kok fandom ini sama fandom sebelah saling sindir-sindiran sih? Kok mereka jadi ngebandingin idol dan pencapaian grup masing-masing? Eh... kok makin rame? Terus kok nggak berhenti-berhenti sih berantemnya? 

Oke, keributan ini biasa disebut sebagai fanwar atau perang antar fans dan bahkan biasanya gak cuma antar fandom grup idol, tapi terkadang bisa terjadi antar fans agensi juga, lho!

Alasannya peperangannya juga beragam, bisa dari hal yang besar hingga bahkan hal yang sebenarnya sepele banget. Dan biasanya sih memang cukup susah untuk bisa surut, apalagi kalau ada oknum-oknum yang suka memancing keributan dan mengadu domba. Maka tak heran, jika terkadang juga terjadi perang tersendiri dalam suatu fandom antara fans yang masih suka memancing keributan dengan para fans yang menganggap hal tersebut terlalu kekanak-kanakan.

Meski begitu tidak jarang beberapa fans memilih untuk tidak terlibat dalam fanwar dan tetap akur satu sama lain. Hal ini mereka lakukan agar keributan yang terjadi tak semakin besar dan berlarut-larut. Maka dari itu, sebisa mungkin usahakan untuk tak terlibat fanwar juga, ya!

8. Gak paham dengan istilah-istilah yang digunakan KPopers lainnya

8 'Culture Shock' yang Pasti Pernah Kamu Rasain Saat Baru Jadi KPoperskoreanclass101.com

Line itu maksudnya apa sih? Bias itu julukan siapa? Terus sasaeng itu siapa dan maksudnya apa? Duh, jadi bingung deh!

Eits... Jangan keburu pusing ya, karena sebenarnya istilah-istilah ini mudah banget untuk dipahami, kok! Line berarti sebuah barisan dan biasanya dipakai untuk menentukan angkatan tahun lahir di Korea. Seperti contohnya 97 liners, yang berarti orang-orang yang lahir pada tahun 1997.

Untuk bias sendiri merupakan julukan bagi idol yang paling kita suka, misalnya saja member X1 yang paling kamu suka adalah Cho Seungyoun maka kamu bisa berkata bahwa Cho Seungyoun adalah bias-mu di X1.

Sementara sasaeng adalah julukan bagi fans yang terlalu fanatik hingga sering mengusik privasi hingga bahkan hampir mencelakai idol. Karenanya, sasaeng ini jadi salah satu buah bibir di kalangan para penggemar dan juga musuh terbesar seluruh fans KPop.

Mudah sekali bukan pengartiannya? Untuk istilah lainnya, kamu bisa coba mempelajari dan mencarinya sendiri sesuai kebutuhanmu, ya!

Nah, itulah 8 culture shock yang pasti pernah kamu alami saat baru menjadi fans KPop. Jadi, apakah kamu setuju bahwa hal-hal ini pasti pernah dialami para pemula di dunia per-KPop-an?

Baca Juga: 11 Kebiasaan Ini Cuma Dimengerti Oleh Fans KPop, Setuju Gak Nih? 

Amira Kartika Photo Verified Writer Amira Kartika

Mostly write about entertainment but willing to learn to write other topics too.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You