Comscore Tracker

Kenapa Mata Bule Warnanya Biru? Nih Penjelasan Ilmiahnya

Biar gak penasaran, silakan baca saja di sini

Saat melihat artis-artis  luar negeri di TV atau bule saat lagi plesiran, pasti kamu memperhatikan matanya yang cantik dan berwarna biru. Banyak di antara kita lalu bertanya, kenapa mata mereka sangat berbeda dengan kita, yang lebih didominasi warna hitam atau cokelat? Ternyata ini jawabannya. 

Mengutip dari allaboutvision.com, warna mata tergantung pada jumlah pigmen (Melanin) yang terdapat di iris mata. Pembentukan warna mata dipengaruhi oleh pigmentasi iris mata dan ketergantungan frekuensi hamburan cahaya.

Jumlah melanin yang sedikit dan frekuensi hamburan cahaya inilah yang menghasilkan warna lebih terang, yaitu biru.

Singkatnya, pembentukan mata biru adalah hasil dari hamburan Rayleigh pada cahaya di bagian stroma. Ini hampir sama dengan fenomena penyebab langit berwarna biru yang kita lihat. Hamburan Rayleih adalah hamburan elastis cahaya oleh partikel yang lebih kecil dari panjang gelombang cahaya.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang bermata biru memiliki nenek moyang yang sama. Alasan rasionalnya adalah karena pembentukan warna biru mata dipengaruhi oleh gen. itu artinya, semua orang bermata biru berasal dari gen yang sama (Nenek moyang).

Itu artinya, kecil kemungkinan orang yang tidak memiliki keturunan gen mata biru memiliki mata biru. Tapi tidak semua orang terlahir dengan mata biru akan memiliki warna yang permanen lho. Beranjak dewasa, ada sebagian yang mengalami perubahan warna akibat perubahan jumlah melanin mata mereka.

So, udah nggak bingung lagi kan, kenapa mata bule itu berwarna biru! Kamu juga bisa kok punya mata biru. Pakai softlens tentunya. Hehehe...

Desla Paramitha Tumangger Photo Community Writer Desla Paramitha Tumangger

Lembayung sore. Rinai Hujan. Air mata. Mendekam. Bebas. Find me IG @desla_tumangger fb : Desla Paramitha Tumangger

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You