Comscore Tracker

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepang

Tidak hanya cantik dan menarik tetapi juga penuh makna

Bunga ternyata tidak saja indah, tetapi juga memiliki makna. Di budaya Jepang dikenal istilah 'hanakotoba' yang berasal dari dua kata yaitu 'hana' dalam bahasa Indonesia berarti 'bunga' dan 'kotoba' yang artinya adalah 'kata' atau 'ungkapan'. Jadi hanakotoba diartikan sebagai 'bahasa bunga'.

Di Jepang bunga kerap menjadi simbol dan memiliki makna tertentu. Bunga menjadi semacam bahasa yang tidak terucap untuk mengekspresikan rasa dan sikap. Ingin tahu? Yuk simak hanakotoba dari bunga berikut ini.

1. Camellia

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/Kourilek

Di Jepang, camellia dikenal dengan nama tsubaki. Camellia memiliki banyak kegunaan, daunnya dapat dibuat teh dan bijinya dijadikan minyak yang berkhasiat untuk menghaluskan rambut.

Camellia populer di kalangan bangsawan sejak zaman Edo, konon para wanita Jepang zaman dahulu sering menggunakan minyak bunga camellia untuk menyehatkan rambut mereka, tidak heran rambut mereka menjadi selembut sutera. Hingga saat ini pun minyak bunga camellia (tsubaki oil) sering dijumpai di supermaket di Jepang.

Jika sebagian besar bunga mekar saat musim semi dan panas, tidak dengan camellia, bunga ini biasanya mekar pada musim gugur sekitar akhir bulan November serta bertahan mekar hingga musim dingin dan berakhir pada bulan Maret . Tidak heran diantara mekarnya tsubaki terkadang terselip serpihan salju. Tangguh kan!

Bunga ini memiliki makna sesuai dengan warnanya. Camellia merah di kalangan para samurai melambangkan kematian yang mulia, sedangkan makna lain dari camellia merah adalah cinta.

Meski bermakna cinta bunga ini tidak cocok diberikan kepada mereka yang sedang sakit, karena memiliki makna 'sedih'. Camellia kuning memiliki makna kerinduan dan camellia putih bermakna menunggu.

2. Chrysanthemum

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpexels/Zaw Win Tun

Chrysanthemum, di Indonesia dikenal dengan nama krisan, di Jepang bunga ini dinamakan kiku dan sangat populer digunakan sebagai rangkaian buket bunga.

Di Jepang, bunga ini terkenal di kalangan para bangsawan. Bunga krisan putih bermakna suci, kebenaran dan kesedihan, oleh karena itu krisan putih juga kerap dijumpai pada acara pemakaman.

3. Plum flower

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/kirara

Bunga plum dikenal masyarakat Jepang dengan nama bunga ume. Ume mirip sekali dengan sakura namun ume memiliki mahkota bunga yang bertumpuk.

Pohon bunga ume menghasilkan buah ume, sejenis aprikot ala Jepang dengan rasa buah yang asam. Buah ini sering dijadikan acar ume (umeboshi) sebagai pelengkap makan nasi atau berbagai kuliner Jepang.

Bunga ume mekar pada musim semi dan lebih dulu mekar daripada sakura. Ume memiliki makna elegan dan kesetiaan.

Baca Juga: 7 Waktu Terbaik untuk Melihat Bunga Sakura Mekar di Korea Selatan

4. Carnation

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/Pezibear

Carnation di Indonesia dikenal dengan nama anyelir, di Jepang sendiri disebut kānēshon dan secara ilmiah diberi nama Dianthus.

Secara umum carnation menggambarkan cinta dan rasa kasih sayang. Carnation merah dan merah muda diidentikkan dengan kasih sayang kepada ibu, sehingga bunga ini populer pada peringatan hari ibu di Jepang. Carnation putih sering dikaitkan dengan mengenang sosok ibu yang telah tiada.

5. Hydrangea

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/pixel2013

Hydrangea di Indonesia dikenal dengan kembang bokor atau hortensia. Bunga ini berbentuk sekumpulan mahkota bunga yang mekar seperti bola. Di Jepang bunga ini dinamakan ajisai. Memiliki warna yang elok membuatnya terlihat menyerupai bola cantik.

Warna dari ajisai beragam dari biru, ungu, putih dan merah muda. Di Jepang ajisai mekar saat musim panas antara bulan Juni hingga Agustus dan bertepatan dengan banyaknya curah hujan. Beragamnya warna pada ajisai dipengaruhi juga oleh tingkat keasaman (ph) tanah.

Ajisai dimaknai berdasarkan warnanya, merah muda melambangkan cinta, biru melambangkan permintaan maaf dan ungu adalah simbol untuk kesejahteraan dan kepuasan.

Ajisai dapat dirangkai menjadi buket atau dibuat semacam bloombox dengan menyusun mahkota bunga di dalam kotak dekorasi. Manis!

6. Rose

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/castleguard

Rose di Indonesia dikenal sebagai bunga mawar, siapa yang tidak kenal dengan bunga ini? Ya, hampir di seluruh negara ada dan menjadi simbol cinta secara universal.

Warna mahkota bunga mawar sangat beragam seperti merah, kuning, putih, oranye hingga merah muda, meskipun cantik tetapi harus berhati-hati ya, karena tangkainya berduri.

Mawar di Jepang dikenal dengan nama bara, secara umum bara bermakna terima kasih dan melambangkan kebaikan hati.

7. Gerbera

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/cocoparisienne

Gerbera atau dikenal dengan nama herbras di Indonesia, berasal dari family yang sama dengan krisan yaitu asteraceace. Gerbera di Jepang dikenal dengan sebutan gēbera. Secara umum gerbera melambangkan keceriaan, harapan, kebahagiaan dan kebaikan.

Gerbera merah muda melambangkan cinta serta kasih sayang dan gerbera orange melambangkan semangat serta keceriaan, biasanya diberikan untuk memberikan semangat pada seseorang atau untuk orang yang sedang sakit agar cepat sembuh.

8. Sakura

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/AnnCarter

Sakura atau dikenal juga dengan cherry blossom adalah bunga ikonik di Jepang. Bunga ini mekar pada musim semi sekitar bulan Maret dan April tergantung hangatnya udara pada waktu itu, semakin hangat maka semakin cepat mekar.

Sakura hanya sekejap dinikmati karena bunga ini mudah sekali rontok. Oleh karena itu sakura melambangkan kerapuhan, kecantikan yang singkat tetapi juga keindahan dan kesopanan.

9. Sun flower

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/Couleur

Sun flower atau bunga matahari di Jepang disebut himawari. Bunga dengan nama ilmiah Helianthus  ini memiliki bentuk bulat, mahkota bunga berwarna kuning dengan inti kecokelatan, mirip seperti matahari yang sedang bersinar.

Sesuai dengan namanya, bunga matahari mekar sempurna saat tanaman ini terpapar banyak cahaya matahari. Himawari di Jepang melambangkan cahaya, kecantikan dan juga penghormatan.

10. Cosmos

Hanakotoba, Makna di Balik Indahnya 10 Bunga ala Budaya Jepangpixabay/Jamesgraphy

Cosmos merupakan bunga musim gugur, sering disebut autumn sakura. Kosumosu, begitu orang Jepang memanggilnya.

Di Jepang, cosmos menghadirkan keindahan tersendiri pada musim gugur. Di saat daun mulai menguning dan berguguran, cosmos hadir dengan keindahan warna-warninya seperti putih, merah muda, orange dan kuning. Tampak indah dengan tangkai kecil yang menjulang panjang, bergoyang lembut seirama sepoi angin musim gugur.

Bunga ini telah dikenal sejak zaman Edo perlambang kebersihan dan cinta.

Bagaimana guys? Adakah bunga favoritmu di atas, atau bunga yang mengingatkanmu akan memori yang selalu terkenang dalam hidupmu? Yuk katakan dengan bunga. 

Baca Juga: 5 Fakta Bunga Desember yang Merah Merekah di Penghujung Tahun

Dyah M Photo Verified Writer Dyah M

Create your own magic

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You