Comscore Tracker

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!

Demi keamanan dan kenyamananmu juga!

Belanda terkenal memiliki sistem lalu lintas yang baik. Bukan hanya karena pemerintah negara ini menerapkan peraturan ketat, tapi ketertiban berlalu lintas juga sudah menjadi budaya bagi sebagian besar warganya.

Yuk, intip beberapa potret berlalu lintas di Belanda yang layak kamu jadikan teladan.

1. Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!bredavandaag.nl

Ketika berkendara, pengendara mobil di Belanda pada umumnya selalu menjaga jarak dengan mobil lain yang ada di depan dan belakangnya sekitar 2 meter. Gak ada, tuh mobil yang saling "mepet-mepet". Dengan menjaga jarak, tentu ini bisa mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan karena adanya mobil lain yang berhenti mendadak.

2. Pengendara kendaraan menghormati pejalan kaki dan pesepeda

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!road.cc

Sebagai pejalan kaki dan pesepeda di Belanda, kamu akan dianggap sebagai "raja". Ketika kamu berjalan di zebra cross, kamu gak perlu khawatir tertabrak karena pengendara kendaraan bermotorlah yang akan berhenti.

Bagi pesepeda pun, ketika melewati jalur khusus sepeda yang memotong jalan utama, mereka akan diberikan jalan terlebih dahulu oleh pengendara kendaraan bermotor.

Baca Juga: Inilah 22 Alasan Kamu Gak Usah Ragu Kuliah di Belanda, Semangat!

3. Disiplin menaati lampu lalu lintas

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!pzc.nl

Di Belanda, lampu lalu lintas sangat dihormati karena memiliki andil besar untuk keamanan lalu lintas. Di daerah perkotaan di Belanda, setiap ruas jalan biasanya harus berbagi dengan tram, bus, pengendara pribadi kendaraan roda dua dan roda empat, serta pesepeda. Untungnya, ada lampu lalu lintas yang mengendalikan semuanya secara efektif sehingga semua bisa berjalan di jalurnya masing-masing.

Meski begitu, ketika kondisi lalu lintas dari arah lain sedang sepi, tapi pengendara kendaraan bermotor gak akan nekat mengemudikan kendaraannya saat lampu tengah berwarna merah. Ketika lampu berganti dari kuning ke merah pun, pengemudi akan melambatkan kendaraannya dan bukannya malah melaju lebih kencang.

4. Hanya membunyikan klakson ketika benar-benar diperlukan

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!lifewire.com

Di Belanda, suara riuh klakson mobil akan jarang kamu dengar. Umumnya, pengemudi kendaraan hanya akan membunyikan klakson apabila memang benar-benar diperlukan. Alhasil, polusi suara akibat klakson kendaraan bermotor di negeri kincir angin tergolong kecil.

5. Mematuhi batas kecepatan mengemudi yang ditentukan

Yuk Tertib, 5 Perilaku Berlalu Lintas di Belanda Ini Patut Diteladani!dutchnews.nl

Kalau kamu mengemudi di Belanda, kamu gak akan bisa melebihi batas kecepatan maksimal yang telah ditentukan. Batas maksimum kecepatan di jalan tol berada pada kisaran 100 sampai 130 kilometer per jam, jalan-jalan utama yaitu 80 kilometer per jam, dan kecepatan tertinggi di dalam kota dan desa berkisar 30-50 kilometer per jam.

Banyak ruas jalan di Belanda sudah dipasang kamera yang otomatis bisa melacak kendaraan yang melewati batas kecepatan maksimal. Kamera tilang ini juga bisa memotret kendaraan si pelanggar. Si pelanggar memang bisa pulang ke rumah tanpa kena tilang, tapi harus bersiap-siap dikirimi tagihan denda oleh polisi secara langsung ke alamat rumahnya.

Nah, jadi gimana guys? Itu dia 5 perilaku berlalu lintas di Belanda yang patut diteladani. Semoga perilaku warga Belanda berlalu lintas dapat kita jadikan teladan untuk kita lebih tertib berkendara di jalan raya. Dimulai dari kamu, gak mustahil kondisi lalu lintas Indonesia yang aman, nyaman, dan tertib akan bisa diwujudkan.

Baca Juga: 5 Perilaku Warga Jepang Ini Mengingatkan Kita Akan Rasa Tanggung Jawab

Rivandi Pranandita Putra Photo Verified Writer Rivandi Pranandita Putra

IG: @rivandipputra

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya