Comscore Tracker

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000an

Mana aja yang sudah kamu tonton?

Lee Jun Ki merupakan salah satu aktor terkenal dari Korea Selatan. Para pecinta drakor pasti hafal dengan wajah gantengnya dan peran-perannya di berbagai drama.

Siapa yang bisa melupakan aktingnya yang ciamik sebagai pangeran dingin namun romantis "Wang So" di drama Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (2016)? Atau perannya sebagai Kim Hyun Joon, profiler kece di drama Criminal Minds (2017)?

Well, aktor kelahiran 17 April 1982 ini memang lebih banyak berakting di drama daripada di layar lebar. Namun, bukan berarti kamu tak bisa melihat aktingnya di layar lebar lho.

Setidaknya sudah ada 8 judul film yang dibintangi oleh aktor yang mendapat peran di film Hollywood Resident Evil: The Final Chapter (2017) ini. Sebagian besar di antaranya rilis di awal 2000an sebelum Lee Jun Ki wamil pada tahun 2010 silam. Mau tahu apa saja judul-judul film tersebut? Baca sampai selesai, ya!

1. The Hotel Venus (2004)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000analchetron.com

The Hotel Venus merupakan film Jepang namun menggunakan bahasa Korea dalam dialog-dialognya. Karena itu film yang dirilis di Jepang, Korea Selatan, dan Prancis ini mendapuk aktor dan aktris dari kedua negara untuk memerankan tokoh dalam film. Salah satunya adalah Lee Jun Ki yang berperan sebagai seorang remaja bernama Boy.

Film yang mendapatkan rating 7 di situs IMDB ini menceritakan tentang orang-orang yang tinggal di sebuah hotel "rahasia". Hotel tersebut tersembunyi di sebuah restoran kumuh bernama Venus Café. Seperti hotel itu sendiri, setiap orang di dalamnya (baik tamu yang menginap, pemilik, ataupun staf di sana) menyimpan rahasia akan kisah hidup dan kepedihan masing-masing.

2. Flying Boys (2004)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000anhancinema.net

Sama seperti film The Hotel Venus, dalam Flying Boys Lee Jun Ki masih belum didapuk sebagai peran utama. Dalam film yang memperoleh rating 6.5 di IMDB ini, Lee Jun Ki berperan sebagai Dong Wan yang merupakan sahabat dari tokoh utama film: Min Jae.

Diceritakan ada 3 orang sahabat: Min Jae, Dong Wan, dan Chang Seob. Ketiganya sedang mengalami masalah khas remaja, seperti sering bertengkar dengan orang tua masing-masing, bingung mencari identitas diri mereka, bingung menentukan apa yang ingin mereka lakukan selepas SMA, mulai mencoba meminum alkohol, dan seterusnya. Ditambah dengan ketiganya yang duduk di kelas 3 SMA, mereka makin stres memikirkan tentang ujian masuk perguruan tinggi dan universitas mana yang bisa mereka masuki.

Suatu hari seorang instruktur balet bernama Mrs. Yang menangkap basah Min Jae yang sedang menyetir mobil dalam keadaan mabuk dan tanpa SIM pula. Mrs. Yang sedang menghadapi masalah karena kelas baletnya terancam ditutup akibat kurangnya peserta. Makanya, perempuan itu pun lalu mengancam Min Jae, dkk. untuk ikut dalam kelas baletnya.

Di sisi lain, ada seorang gadis tomboy bernama Soo Jin yang disuruh ibunya untuk ikut kelas balet Mrs. Yang. Tujuannya agar Soo Jin bisa lebih feminin dan orang-orang tak lagi salah mengira gadis itu sebagai laki-laki. Soo Jin sendiri adalah gadis yang disukai oleh Min Jae.

3. The King and the Clown (2005)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000anhancinema.net

The King and the Clown merupakan film pertama Lee Jun Ki yang mendapuknya sebagai pemeran utama. Film yang mendapatkan rating sebesar 7.5 di situs IMDB ini sukses besar. Dibuktikan dengan jumlah tiket yang berhasil terjual lebih dari 12,3 juta pada saat itu. Memasukkan The King and the Clown ke dalam daftar 10 besar film terlaris dalam hal penjualan tiket di Korea Selatan sampai saat ini.

Film berdurasi kurang lebih 119 menit ini merupakan adaptasi dari drama teater tahun 2000/2001 berjudul Yi. Merupakan film sageuk, The King and the Clown berlatar di masa kerajaan Joseon. Tepatnya pada saat pemerintahan Raja Yeonsangun/Yeonsan yang memiliki nama lahir Yi Yung. Dalam sejarahnya, Raja Yeonsan dikenal sebagai tiran, raja paling kejam dan tidak bermoral.

Dalam versi film The King and the Clown, cerita dipusatkan pada keberadaan grup badut yang sering menampilkan sandiwara yang berisi humor satire mengenai Raja Yeonsan (Jung Jin Young). Karena tampilan grup tersebut, mereka kemudian ditangkap dan diancam akan dieksekusi kecuali mampu membuat raja tertawa. Dari 5 orang, hanya Gong Gil (Lee Jun Ki) dan Jang Saeng (Kam Woo Sung) yang berani mengambil tantangan tersebut.

Keduanya sukses dan Raja pun menyukai mereka. Lalu Raja menjadikan Gong Gil dan Jang Saeng sebagai badut resmi istana dan memberikan mereka segala kemewahan. Raja terutama sangat menyukai Gong Gil yang feminin dan berwajah cantik. Tak lama, rasa suka dan perhatian Raja terhadap Gong Gil mengundang kecurigaan dan kecemburuan dari selir-selir raja, pejabat pemerintahan, dan Jang Saeng. Sementara itu, kekejaman Raja Yeonsan semakin menjadi-jadi.

Baca Juga: Film Korea Tak Melulu Cinta, 5 Kelebihan & Kekurangan The Negotiation

4. Fly, Daddy, Fly (2006)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000anhancinema.net

Fly, Daddy, Fly merupakan film yang diadaptasi dari novel Jepang berjudul sama karya dari Kazuki Kaneshiro. Versi film Jepangnya sendiri telah dibuat satu tahun sebelum versi Koreanya rilis, yakni pada tahun 2005.

Film yang mendapat rating sebesar 6.9 di IMDB ini berpusat pada seorang pria paruh baya biasa bernama Jang Ga Pil (Lee Moon Sik) yang dilatih tinju oleh Go Seung Suk (Lee Jun Ki), seorang siswa SMA yang berbakat dalam olahraga tinju. Bukan tanpa alasan Ga Pil berlatih tinju. Dia melakukannya untuk membalaskan dendamnya pada Kang Tae Wook (Lee Joo) yang telah melecehkan putrinya.

Karena Tae Wook berstatus sebagai seorang siswa SMA dari keluarga terpandang sekaligus seorang atlet tinju pelajar, Ga Pil kesulitan untuk menuntut keadilan bagi putrinya yang berusia 17 tahun itu. Maka dari itu, Ga Pil memutuskan untuk berlatih tinju dan menantang duel Tae Wook dalam suatu pertandingan di atas ring.

5. Virgin Snow (2007)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000anhancinema.net

Virgin Snow merupakan film Jepang-Korea Selatan yang dibintangi oleh aktor dan aktris dari dua negara tersebut.

Film yang mendapat rating 6.6 di situs IMDB ini mengisahkan tentang Kim Min (Lee Jun Ki) yang pindah ke Jepang bersama sang ayah. Suatu hari di sebuah kuil lokal, Min bertemu dengan gadis Jepang bernama Sasaki Nanae (Aoi Miyazaki). Pemuda itu langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

Nanae ternyata bersekolah di sekolah baru Min. Karena itu, mereka kemudian berteman akrab terlepas dari perbedaan bahasa dan budaya yang mereka miliki. Tak butuh waktu lama bagi Nanae untuk mulai jatuh cinta pada Min. Sementara itu, Min juga makin jatuh cinta pada Nanae.

Namun, suatu hari Min harus kembali ke Korea Selatan karena neneknya sedang sakit keras. Setelah kondisi kesehatan sang nenek membaik, Min bergegas kembali ke Jepang. Tapi di sana Min tak menemukan Nanae. Gadis itu telah pergi tanpa berpamitan padanya.

6. May 18 (2007)

Jarang Berakting di Layar Lebar, Ini 6 Film Lee Jun Ki di Awal 2000anhancinema.net

May 18 merupakan film yang berdasarkan pada kisah nyata peristiwa Gwangju Uprising yang terjadi pada 18-27 Mei 1980. Pada saat itu peristiwa ini menewaskan banyak penduduk lokal, khususnya mahasiswa dan aktivis yang melakukan demonstrasi menuntut demokratisasi pada pemerintahan Korea Selatan sekaligus menolak pemberlakuan hukum militer di negara tersebut.

Karena gerakan demokratisasi yang terjadi di Gwangju tersebut, pemerintah saat itu meresponsnya dengan cara menggunakan kekuatan militer. Orang-orang ditangkap, dipukuli, disiksa, hingga dibunuh. Ratusan orang pun menjadi korban dan kekacauan terjadi di seluruh kota. Namun pihak pemerintah berusaha menutupi kejadian "pembantaian" tersebut dengan menekan media lokal dan melarang media asing meliput peristiwa Pergerakan Demokratisasi Gwangju.

Salah satu film terkenal yang diangkat dari kisah nyata ini adalah The Taxi Driver. Bedanya antara May 18 dan The Taxi Driver adalah pada fokus cerita itu sendiri. The Taxi Driver fokus pada kisah reporter Jerman bernama Jurgen Hinzpeter dan seorang sopir taksi bernama Kim Sa Bok yang berusaha untuk masuk ke dalam kota Gwangju untuk meliput peristiwa ini. Sementara itu, May 18 yang mendapat rating sebesar 7.1 di imdb.com ini fokus pada kisah yang terjadi pada tanggal 18 Mei 1980; awal mula kerusuhan di Gwangju terjadi.

Pada tanggal 18 Mei seperti dilansir dari britannica.com, kurang lebih ada 600 orang pelajar dan mahasiswa melakukan demonstrasi di Universitas Nasional Chonnam untuk memprotes kebijakan pemerintah atas ditekannya kebebasan akademik dan akan diberlakukannya hukum militer di Korea Selatan kala itu.

Dalam film May 18 (di mana karakter-karakter dalam film adalah fiksi) diceritakan bahwa seorang sopir taksi bernama Kang Min Woo (Kim Sang Kyung) menyaksikan kerusuhan yang terjadi di universitas tersebut. Dia kemudian segera pulang ke rumah dan menyuruh adik laki-lakinya, Kang Jin Woo (Lee Jun Ki) untuk tidak terlibat dalam pergerakan mahasiswa itu. Namun saat salah seorang teman sekelas Jin Woo dibunuh oleh pihak militer, pemuda itu lalu memimpin teman-teman sekelasnya untuk protes ke jalan. Tak lama setelah itu, kerusuhan lebih besar pun terjadi di seluruh kota Gwangju.

Nah, itulah 6 film yang dibintangi aktor ganteng Lee Jun Ki di awal 2000an. Dari keenam film di atas, mana yang jadi favoritmu?

Baca Juga: 7 Film Korea Era 2000an yang Sukses Dibintangi Ha Ji-won

S. M. Fatimah Photo Verified Writer S. M. Fatimah

Menulis adalah bekerja untuk keabadian. (Pramoedya Ananta Toer)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya