Comscore Tracker

Makan Cabai Terpedas di Dunia, Tenggorokan Pria Ini Berlubang!

Semua bermula dari muntah-muntah

Bhut jolokia atau Ghost Pepper dikenal sebagai cabai terpedas yang ada di Indonesia. Bhut jolokia telah melebihi kepedasan Carolina Reaper yang dulu sempat memegang tahta. Cabai terpedas ini tentunya bisa saja tidak dimakan, karena membahayakan diri. Namun, namanya manusia, pasti mau mencoba hal-hal unik.

Termasuk pria asal Amerika yang memakan burger dengan ditambah banyak bubuk cabai dari bhut jolokia. Seperti dikutip dari Thesun.co.uk, pria 47 tahun yang tidak diketahui namanya tersebut kemudian mulai muntah-muntah hingga merasa tenggorokannya sakit.

mpr-bd5c61b01406b9628d27496572065741.jpgManish Swarup/AP Photo via mprnews.org

Muntahannya bukan hanya membuat tenggorokan sakit, tapi dirinya mulai keluarkan darah. Ternyata bhut jolokia tersebut membuat lubang dalam esophagus, corong yang menghubungkan mulut dengan perut atau saluran makanan.

Setelah menyadari keluarkan darah di muntahannya, pria tersebut kemudian menuju rumah sakit untuk diperiksa. Pihak medis pun menempatkannya di ruang gawat darurat. Dokter pun melakukan pemeriksaan abdomen dan pelvis pria tersebut. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan kalau dalam tubuhnya sudah ada campur aduk udara, cairan dan makanan.

Baca Juga: Suka Makan Pedas? Ini 8 Kebaikan yang Bakal Kamu Dapatkan!

Bolongan dari esophagus mencapai 2,5cm.

hsw-e12c20fbcf3c688e2537df2e59cb0816.jpghowstuffworks.com

Diberitakan oleh Dailymail.co.uk, pria tersebut langsung dioperasi oleh pihak dokter. Dari proses operasi diketahui bahwa lubang yang terbentuk sudah mencapai 2,5cm pada bagian kiri tenggorokannya. Pihak dokter segera melakukan penanganan lebih lanjut dan pastikan pria tersebut butuh dua minggu agar esophagusnya sembuh.

Kini dirinya pun harus makan lewat selang agar tidak melalui lubang di tenggorokannya. Proses makan ini harus dilalui selama sembilan hari. Pihak dokter yang menanganinya pun mengatakan kalau harus ada kontrol terhadap cara kita mengonsumsi sesuatu. Terutama makanan dengan tingkat kepedasan yang dapat membahayakan diri.

wiki-785fbf91b0574d5ec27ecf88106847b4.jpgwikimedia.org

Masalah ini sudah pernah terjadi sejak 1724. Sebuah dokter asal Belanda, Herman Boerhaave pun telah membuat sebuah jurnal terkait masalah ini. Cabai dengan tingkat kepedasan tinggi, para korban bisa mengalami syok yang fatal. Menurut Herman pun terdapat beberapa analogi, tapi kasus yang sering terjadi justru tidak menunjukkan kepastian bagaimana cabai bisa melukai tenggorokan seseorang.

Nah, kamu sendiri masih mau makan pedas dengan berlebihan? Hati-hati ya!

Baca Juga: Berbahagialah, Penggemar Pedas Terbukti Lebih Berumur Panjang

Line Ads

Topic:

Just For You

I Want More !