Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!

85 persen Gen Z merasa kesulitan cari kerja yang ideal

Intinya Sih...

  • 85% Gen Z merasa kesulitan mencari pekerjaan ideal di Indonesia
  • Mayoritas tertarik bekerja di luar negeri, 4% sudah mengajukan lamaran
  • 71% Gen Z bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan

Gen Z merupakan generasi yang paling produktif dengan range kelahiran dari tahun 1997-2012. Itu sebabnya, Gen Z disibukkan oleh banyak kegiatan dari sekolah hingga bekerja. Berkembang di lingkungan yang penuh teknologi, membuat Gen Z memiliki kecenderungan atau pemikiran yang berbeda.

Maka dari itu, penting mengetahui karakteristik dan preferensi karier Gen Z. Jakpat melakukan survei kepada 1.377 responden. Lantas, bagaimana pandangan Gen Z tentang karier mereka?

1. Demografi Gen Z

Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!ilustrasi bekerja (unsplash.com/Jason Goodman)

Ada riset yang dilakukan oleh Jakpat dan Jangkara mengenai preferensi karier menurut Gen Z. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil monitoring di media sosial X serta melakukan survei onine.

Dari survei online yang berlangsung dari 1-3 Juni 2024, didapatkan data responden sebanyak 1377. Terdapat 52,4 persen perempuan dan 47,6 persen laki-laki.

Sebanyak 598 orang berada di usia 20-25 tahun. Sementara 276 orang berusia 26-29 tahun. Serta, 478 orang berusia 16-19 tahun dan sisanya di bawah 16 tahun.

2. 85 persen Gen Z merasa kesulitan mencari pekerjaan yang ideal

Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!ilustrasi bekerja (pexels.com/Christina Morillo)

Proporsi Gen Z mayoritas adalah pelajar atau mahasiswa sebanyak 36 persen. Ada 14 persen responden yang tidak bekerja, 19 persen karyawan swasta, dan 15 persen memilih menjadi pekerja lepas atau freelancer.

Gak semua Gen Z masih menempuh pendidikan. Ada juga yang memilih menjadi ibu rumah tangga (6 persen). Yang lainnya berprofesi sebagai wirausahawan, guru, dosen, pegawai negeri, hingga tenaga kesehatan.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Gen Z yang 85 persennya merasakan bahwa mencari pekerjaan ideal di Indonesia itu cukup sulit. Itu sebabnya, ada 74 persen responden yang sangat tertarik untuk bekerja di luar negeri. Bahkan, 4 persen di antaranya sudah mengajukan lamaran untuk bekerja di luar negeri.

Baca Juga: 5 Alasan Memilih Fokus Mengejar Karier daripada Cinta di Usia Dewasa

3. Gaji jadi faktor utama dalam memilih pekerjaan

Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!ilustrasi bekerja (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Dari hasil riset, ditemukan fakta bahwa kecocokan antara pendidikan dan pekerjaan cukup tinggi, yakni sebesar 71 persen. Artinya, hanya ada 29 persen Gen Z yang bekerja di bidang yang berbeda dengan latar belakang pendidikannya.

Namun, hal tersebut tidak memengaruhi cara Gen Z memilih pekerjaan. Sebanyak 65 persen Gen Z merasa gaji adalah penentu utama pekerjaan mereka.

Kemudian, diikuti oleh fleksibilitas waktu kerja (48 persen) dan pengembangan karier (45 persen) yang bisa mereka dapatkan dari suatu pekerjaan. 44 persen Gen Z juga cenderung memilih pekerjaan dengan lingkungan kerja yang suportif. 

4. Gen Z sadar akan pentingnya work life balance

Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!ilustrasi liburan (pexels.com/Gustavo Fring)

Gen Z mulai sadar akan pentingnya kesehatan mental dalam hidup mereka. Hal ini ditunjukkan dari 95 persen Gen Z yang setuju bahwa work life balance penting untuk kehidupan mereka.

Ada pun alasan-alasan di baliknya adalah 69 persen responden percaya work life balance bisa meningkatkan kemampuan diri. Work life balance juga mendukung kesehatan mental, fisik, serta menjaga relasi sosial.

5. Gen Z menilai gaji mereka tidak terlalu tinggi maupun rendah

Bagaimana Preferensi Karier Gen Z? Ini Kata Riset!ilustrasi bekerja (pexels.com/Tirachard Kumtanom)

Hasil riset menjelaskan bahwa Gen Z mempertimbangkan gaji dalam memilih pekerjaan. Gen Z menyebut gaji mereka berada di angka moderat. Artinya, tidak terlalu tinggi maupun rendah.

Sebanyak 40 persen Gen Z beranggapan bahwa Rp5-10 juta merupakan kisaran gaji ideal. Sementara 14 persen lainnya berekspektasi bahwa mereka bisa mendapatkan gaji Rp20 juta ke atas.

Demikian beberapa pandangan Gen Z terhadap preferensi karier mereka. Semoga bisa membantumu, ya!

Baca Juga: Paragon Scholarship Program 2024, Kesempatan Karier di Paragon!

Topik:

  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya