Comscore Tracker

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adil

Balas dengan kinerja terbaikmu

Inginnya sih punya bos yang supportive, namun hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Nyatanya ada juga lho, bos yang tidak bisa dijadikan panutan. Perjalanan karir mungkin tak selalu menyenangkan seperti perlakuan bos. Namun, selalu ada hal baik yang bisa dipelajari.

Berikut 9 pelajaran positif yang bisa kamu pelajari dari si bos yang tidak adil. Jangan fokus pada apa yang buruk, ternyata ada dampak baiknya juga.

1. Dalam segala hal harus bersyukur, termasuk bos yang tidak adil

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Ucapan syukur adalah hal yang terpenting dan tersusah. Sepertinya halnya manusia mudah untuk mengetahui kekurangan daripada kelebihan diri sendiri, begitu pun mengucap syukur. Terkadang memang lebih mudah melihat masalah sebagai suatu penderitaan. 

Coba ganti sudut pandang, lihatlah masalah sebagai suatu wadah untuk mengucap syukur. Dengan adanya masalah didalam hidupmu, kamu dibentuk menjadi sosok yang lebih baik lagi. Masalah yang akan menuntunmu untuk tahu banyak hal yang sebelumnya mungkin kamu remehkan.

2. Belajar mengendalikan diri dengan pikiran positif dan ketenangan

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Mendapatkan bos yang tidak adil memang salah satu ujian hidup. Penting untuk belajar pengendalian diri, kita jadi tahu bagaimana seharusnya merespon suatu masalah. Tentu, merasakan bos yang pilih kasih dan tidak adil akan membuat kita merasa kesal dan penuh amarah.

Kita tidak boleh terlarut dalam emosi itu. Semakin kita terlarut dalam rasa amarah, iri hati maka semakin kita gak bisa produktif. Pikiran sudah terpenuhi oleh hal-hal yang negatif dan jahat. Jadi, sangat penting kita untuk belajar bersikap lebih tenang dalam menghadapi masalah.

3. Setiap proses adalah pembelajaran

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Apa pun yang terjadi di dalam hidup kita adalah proses belajar. Saat ada di titik kesuksesan, kita belajar untuk tetap rendah hati. Saat berada di titik terendah, kita juga belajar untuk ikhlas dan tegar.

Ketika bos memberi beban yang lebih banyak pada kita, it's okay. Lihat dari sudut pandang yang positif, kita bisa memperbaiki diri dan belajar banyak hal. Mengeluh tidak akan membawa perubahan dalam hidup. Daripada mengeluh, anggap semua yang terjadi adalah proses untuk belajar menjadi sosok yang lebih berkualitas.

4. Tumbuh menjadi sosok yang tahan banting

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Seorang pekerja bangunan tiap hari harus mengangkat batu, mengolah semen, berjuang ditengah resiko. Semakin lama menjadi pekerja bangunan yang kuat karena terlatih secara otomatis dari lingkungan kerjanya.

Analogi tersebut sama dengan apa yang mungkin kita alami saat ini. Setiap hari kita bekerja tanpa henti, harus mengejar deadline, dan mungkin diberi tugas-tugas yang berlebihan oleh bos. Sekilas memang tidak menyenangkan, tetapi dari pengalaman itu kita terlatih untuk bekerja keras dan tahan banting. 

Baca Juga: Bukan Sombong, Ini 7 Momen Tepat Kamu Harus Berkata 'Tidak' pada Bos

5. Kamu mengerti diperlakukan adil itu tidak enak

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Ini adalah hukum timbal balik. Sebenarnya kita beruntung ketika dihadapkan oleh masalah seperti ini. Kita mengerti bahwa diperlakukan tidak adil oleh orang lain itu sangat menyiksa. Merasakan beban yang lebih banyak daripada orang lain, dan tidak diperhatikan.

Dari masalah ini, kita belajar satu hal. Jika tidak ingin diperlakukan tidak adil, maka jangan memperlakukan orang lain dengan cara yang sama seperti apa yang bos lakukan. Apa yang jahat, balaslah dengan kebaikan. Perbuatlah apa yang baik, niscaya apa yang didapat akan baik pula.

6. Belajar memaafkan itu berat namun harus

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Siapa sih yang yang gak kesal kalau diberi beban yang berlebihan? Semua orang pasti ada kapasitas beban setiap hari. Apalagi jika bos selalu menjadikan kita targetnya, setiap saat ada saja yang harus kita lakukan untuk bos. Selain capek, kita jadi mudah sensitif dan membenci si bos.

Meskipun pengalaman itu buruk, kita tidak boleh memanfaatkan keadaan untuk membenci orang lain. Belajarlah untuk memaafkan setiap kesalahan orang lain. Kita pun pasti pernah melakukan kesalahan, dan tidak menyenangkan ketika kesalahan kita tak dimaafkan. Jadi, belajar untuk memaafkan itu adalah keharusan.

7. Jadi pertimbangan yang tepat untuk keluar dari pekerjaan

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Kita mungkin selama ini sudah tak tahan dengan bos yang subjektif, dan selalu menyalahkan karyawannya. Kondisi ini bisa jadi pertimbanganmu untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Tentu kita harus memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk resign. Namun, sebelum itu pastikan terlebih dahulu bahwa kamu sudah siap untuk mencari kerja kembali dan berhadapan dengan karakter pimpinan yang lain. Jika memang sudah tak tahan dengan perlakuan bos yang tidak adil, akan lebih baik perlahan memulai riset pekerjaan baru.

8. Performa kinerjamu jadi jauh lebih baik

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Idealnya, seorang pemimpin dapat dijadikan panutan. Ketika pemimpin jauh dari kata "panutan", maka tidak ada banyak hal yang bisa kita lakukan kecuali bekerja keras. Misalnya sebagai karuawan, pendapat dan ide selalu ditolak. Bos terlalu subjektif, dan menilai kita lebih rendah daripada orang lain. Maka, tetaplah menjadi karyawan yang baik.

Lakukan yang terbaik, terlepas apapun respon dari bos. Kalau orang lain mengerjakan satu hal, kita bisa kerjakan dua atau tiga hal. Kita akan terlatih, produktivitas dan kinerja juga akan berkembang.

9. Kamu jadi peka terhadap orang yang tulus dan ada maunya

9 Pelajaran Positif dari Perlakuan Bos yang Tidak Adilhancinema.net

Terlalu sering diperlakukan tidak adil oleh bos, memungkinkan untuk peka terhadap orang lain. Kita jadi aware terhadap setiap perlakuan baik yang orang lain lakukan. Bukan curiga dan berpikir negatif, namun lebih selektif untuk menolong orang lain.

Tidak semua perilaku baik lahir dari hati yang tulus. Terlebih jika kita sering mendapat perlakuan yang tidak sesuai ekspektasi. Output-nya kita akan paham mana yang benar-benar butuh pertolongan, dan mana yang sengaja memberikan beban berlebih. 

Hidup memang penuh dengan hal-hal yang tidak terduga. Punya harapan boleh, tapi kita juga harus siap menerima realita yang ada, ya! Apapun yang dialami saat ini, menyenangkan atau tidak menyenangkan tetap lakukan yang terbaik!

Baca Juga: Saat Bos Kamu Lakukan Ini, Jangan Ragu untuk Katakan "Tidak" 

Topic:

  • Adyaning Raras Anggita Kumara
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya