Comscore Tracker

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022

Indonesia masih kekurangan talenta yang memadai

Tren karier Indonesia disebut-sebut masih kurang akan talenta yang memadai. Melalui webinar bertajuk Tren Karier Masa Depan yang diadakan sebagai rangkaian dari acara Event Study In Europe Virtual Education Fair hasil kerja sama Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, banyak dibahas mengenai tren karier tanah air di masa depan.

Ketiga orang narasumber, yakni Wisnu Adryan, Head of Marketplace Glints, Yudistira Pratama, Product Lead StaffAny, dan Wisya Aulia, Greenaration Program Manager, membagikan pandangan mereka akan tren karier masa depan sekaligus pengalaman selama menempuh studi di luar negeri. Berikut keseruan acara yang dilaksanakan pada Sabtu (21/5/2022) pukul 14.30 WIB lalu.

1. Indonesia masih kurang talenta

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022Liputan Virtual Education Fair "Tren Karier Masa Depan" oleh Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, Sabtu (21/5/2022). IDN Times/Agnes Z. Yonatan

Wisnu mengungkapkan bahwa Indonesia masih sangat kurang akan talenta yang memadai. "Kalau kita lihat faktanya, kita sangat lacking quality talents, terutama di sektor krusial seperti product management, software engineering, marketing management, dan engineering," tuturnya.

Indonesia malah dianggap overcapacity di sektor blue color job, seperti administrative, healthcare, dan hospitability yang pekerjaannya sebentar lagi akan digantikan mesin.

Menanggapinya, penting bagi talenta-talenta muda untuk bisa meningkatkan kualitas dan kompetisi diri supaya bisa tetap bersaing di permainan global. "Harapannya, jangan hanya pada saat studi kita ingin setinggi-tingginya. Kalau temen-temen ingin berkarier, saya harapkan bisa punya cita-cita yang setinggi-tingginya juga," ujar Wisnu lagi.

2. Tren karier masa depan di Indonesia: better and hopeful

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022Liputan Virtual Education Fair "Tren Karier Masa Depan" oleh Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, Sabtu (21/5/2022). IDN Times/Agnes Z. Yonatan

Meski masih kurang talenta berkualitas, tren karier masa depan di Indonesia dikaitkan dengan keyword better dan hopeful oleh Wisnu. Ia menekankan bahwa kamu, pelajar maupun mahasiswa yang kini masih belajar dan berusaha menempuh pendidikan lebih baik di jenjang yang lebih tinggi, adalah yang bertanggung jawab membangun fondasi untuk tenaga kerja di masa yang akan datang.

Pelajari industri dan pasar yang menjadi tren saat ini. Jangan lupakan pula peran digital dalam tren karier masa depan. "Digital skills akan memainkan peran yang sangat tinggi dan kunci, terutama untuk menempatkan posisi kita di global stage," tuturnya.

3. Green job masih sepi pengunjung di Indonesia

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022Liputan Virtual Education Fair "Tren Karier Masa Depan" oleh Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, Sabtu (21/5/2022). IDN Times/Agnes Z. Yonatan

Wisya Aulia yang sedari dulu tertarik dengan lingkungan dan alam, membagikan bahwa pekerjaan di sektor sustainability atau bisa disebut sebagai green job, masih sepi pengunjung.

"Selama 5 tahun terakhir, frekuensi atau kebutuhan atas green job ini meningkat sekitar 8 persen untuk pekerjaan di bidang sustainability. Namun ternyata, kenaikan ini masih memerlukan skill yang mumpuni. Orang-orang yang mempelajari atau memiliki skill lingkungan ini masih hanya sebesar 6 persen," paparnya.

Wisya menambahkan, Indonesia masih harus banyak belajar meningkatkan skill dan memenuhi demand akan green job. Mengingat semakin banyak bermunculan regulasi mengenai lingkungan dan aktivitas emisi, lapangan kerja bagi green job kini terbuka luas. Kamu yang tertarik dengan green job ini juga bisa melakukan remote working di Australia maupun Singapura.

Baca Juga: 6 Akibat bila Suka Menjegal Karier Teman, Karier Sendiri Sulit Maju!

4. Passion jadi fashion untuk orang-orang yang sukses

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022Liputan Virtual Education Fair "Tren Karier Masa Depan" oleh Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, Sabtu (21/5/2022). IDN Times/Agnes Z. Yonatan

Satu hal umum yang ditekankan oleh ketiga narasumber dalam acara tersebut adalah passion. "Saya selalu mengutamakan passion atas segala sesuatu yang saya kerjakan," tutur Wisya. Tak mau kalah, Yudistira Pratama atau biasa disapa Yudi, juga mengungkapkan pentingnya passion dalam pekerjaan dan perjalanan meraih mimpi.

"The phoenix must burn to emerge," ungkapnya mengutarakan kata-kata mutiara dari Janet Fitch. Di sini, Yudi hendak menekankan bahwa passion dan kerja keras bisa membawamu ke mana pun yang kamu inginkan di dunia.

Selama kamu mencintai apa yang kamu kerjakan dan mau mengivenstasikan usaha, waktu, dan semua yang kami miliki untuknya, mimpimu suatu saat nanti pasti akan terwujud.

5. Successful traits yang wajib kamu miliki

Bocoran Tren Karier Masa Depan di Virtual Education Fair 2022Liputan Virtual Education Fair "Tren Karier Masa Depan" oleh Universitas123 dan Indonesia Mengglobal, Sabtu (21/5/2022). IDN Times/Agnes Z. Yonatan

Sebelum acara berakhir, Yudi membagikan beberpa karakteristik orang sukses. Pertama, mindset yang selalu ingin bertumbuh dan belajar, gak pernah berhenti haus akan pengetahuan. Kedua, critical thinking yang biasanya masih belum dimiliki di Indonesia. Ketiga, communication skill untuk bisa berinteraksi satu sama lain.

Keempat, leadership jadi skill penting yang banyak dicari recruiter belakangan ini. Terakhir, kamu harus memiliki kemampuan spesifik mengenai bidang yang kamu sukai yang bisa membedakan kamu dari orang lain dan membuatmu menonjol di mata recruiter. 

Itulah sederet keseruan acara webinar Tren Karier Masa Depan, hasil kolaborasi Universitas123 dan Indonesia Mengglobal. Ikuti passion-mu dan kesuksesan akan dengan sendirinya datang menghampirimu. Jangan pernah berhenti bermimpi!

Baca Juga: 5 Alasan Seseorang Memutuskan Berpindah Karier, Karena Gak Betah?

Agnes Z. Yonatan Photo Verified Writer Agnes Z. Yonatan

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya