Comscore Tracker

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahui

#ANGPOIN Mereka yang berjasa di balik adegan mendebarkan

Pemeran pengganti atau stuntmen tidak akan terlihat di dalam film, meski penampilan mereka bagus. Ketika penjahat jatuh dari gedung tinggi menuju kematiannya atau saat sang pahlawan lari dari ledakan besar, kamu mungkin mengira sedang melihat aktor favoritmu, tapi kenyataannya, kamu mungkin sedang melihat sosok stuntmen.

Berikut ini lima fakta menarik tentang profesi stuntmen yang mungkin jarang kamu ketahui.

1. Stuntmen punya ajang penghargaan sendiri

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahuieverythingaction.com

Dari sudut pandang industri, stuntmen adalah aktor, mereka juga menjadi anggota Screen Actors Guild sama seperti aktor pada umumnya. Tapi tidak seperti aktor lainnya, stuntmen tidak masuk dalam penghargaan Academy Award. Untuk apresiasi, organisasi stuntmen membuat ajang penghargaan sendiri dalam bidang mereka.

Taurus World Stunt Award adalah ajang penghargaan untuk stuntmen dengan berbagai kategori, dari adegan pertarungan terbaik sampai adegan kejar-kejaran terbaik. Pengarah adegan aksi, dalam ajang penghargaan tersebut dianggap sama seperti peran sutradara dalam film.

2. Jackie Chan mengawali karier sebagai stuntmen

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahuiasianmoviepulse.com

Stuntmen sering bekerja dekat dengan bintang Hollywood, mengambil alih peran mereka ketika syuting adegan-adegan berbahaya. Tapi beberapa bintang ada yang melakukan adegan berbahaya sendiri.

Jackie Chan, mengawali karir sebagai siswa di China Drama Academy pada usia 6 tahun, ditempa dengan latihan fisik keras dan tanpa henti. Latar belakang tersebut membawanya terlibat sebagai stuntmen dalam berbagai film. Dia menggabungkan adegan aksi dengan komedi yang membuat jadi bintang mancanegara.

Baca Juga: Berani, 10 Aktor Ini Menolak Pakai Stuntman untuk Adegan Berbahaya 

3. Stuntmen dibayar untuk cedera

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahuideadline.com

Pada intinya, Hollywood adalah sebuah industri. Stuntmen eksis karena cedera atau kematian aktor utama bisa mengakhiri produksi film, maka keberadaan stuntmen bisa menggantikannya. Jackie Chan menyadari risiko menjadi stuntmen, dan juga paham bahwa persiapan alat keselamatan sangat diutamakan dalam produksi film Hollywood.

Cedera, meski sering terjadi tapi jarang diberitakan. Untuk memperhatikan hal itu, fokus dari Taurus Award adalah menggalang dana untuk stuntmen yang cedera dan keluarganya.

Kematian kadang tidak bisa dihindari, selama syuting Tears of the Sun, Michael Barber sebagai stuntmen Bruce Willis tewas dalam adegan terjun payung.

4. Stuntmen yang menua tidak harus pensiun

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahuistunt4reel.com

Kamu mungkin mengira bahwa profesi yang mengandalkan fisik biasanya berumur pendek. Faktanya, selama para stuntmen masih punya semangat dan kemampuan, mereka tetap bekerja. Ron Cunningham, seorang asal Inggris menyebut dirinya The Great Omani, dan mengklaim sebagai stuntmen tertua di dunia dengan usia 90 tahun.

Lebih realistis untuk stuntmen berumur biasanya bekerja di balik layar dengan menjadi pengarah adegan aksi. Sutradara film akan berkoordinasi dengan pengarah adegan aksi bagaimana mengatur kamera dan aksi agar tampak bagus.

5. Tiap stuntmen punya keahlian khusus

5 Fakta Profesi Stuntmen dalam Film yang Perlu Diketahuitheplanetd.com

Profesi stuntmen punya ciri khusus, mereka harus punya keahlian dari bertarung hingga kejar-kejaran mobil. Ada tiga kategori yang bisa dikuasai stuntmen: efek tangan kosong (mulai berguling hingga bertarung), efek mekanik (stuntmen yang ahli menggunakan alat, seperi memanjat gedung dan meluncur dengan tali), dan spesialisasi kendaraan (mulai dari motor sampai pesawat).

Untuk semua hal tersebut, stuntmen punya sekolah khusus. Mereka belajar menunggangi kuda, menggunakan senapan, dan dibakar (tanpa harus terbakar).

Itu tadi fakta-fakta menarik tentang profesi stuntmen yang perlu kamu ketahui. Pekerjaan mereka berbahaya agar film yang kita nikmati memuaskan.

Baca Juga: 5 Tips Jadi MUA Profesional Ala Bubah Alfian

Bayu Widhayasa Photo Community Writer Bayu Widhayasa

Suka belajar tapi tidak suka makar

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You