Comscore Tracker

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!

Baik untuk kesuksesan bisnis  

Memiliki hubungan yang baik dan kuat dengan klien akan membuat mereka percaya dan mau mendengarkanmu, dan kamu pun merasa bahagia dengan pekerjaan yang kamu lakukan untuk mereka. Lebih jauh, hubungan tersebut akan berkembang menjadi hal-hal yang lebih besar dan lebih baik, seperti proyek bisnis tambahan, rujukan ke klien lain, hingga membuat kamu percaya diri untuk meningkatkan harga jasa atau barang yang kamu tawarkan.

Namun, membangun hubungan yang kuat lebih dari sekadar memenuhi apa yang ada dalam kontrak. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat klien kagum dan membangun hubungan yang semakin kuat dengan banyak klien.

1. Jaga komunikasi yang baik  

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!ilustrasi berdiskusi dengan klien (pexels.com/Yan Krukov)

Menjaga komunikasi dengan jelas dan konsisten di seluruh proyek adalah hal yang penting dilakukan untuk menjaga hubungan dengan klien. Ini juga menunjukkan bahwa proyek dan kepuasan klien sangat berarti bagi kamu.

Tentu saja, komunikasi ini harus dilakukan secara wajar dan tidak mengganggu waktu pribadimu atau memengaruhi produktivitasmu. Selain itu, kamu juga dapat membangun hubungan yang kuat dengan klien dengan membuat mereka merasa nyaman untuk bersikap terbuka dan jujur kepadamu. Mereka juga harus merasa bahwa ide dan kekhawatiran mereka ditanggapi dengan serius.

2. Perlakukan klien sebagai Individu  

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!ilustrasi berdiskusi dengan klien (pexels.com/undefined RODNAE Productions)

Meskipun hubunganmu dengan klien diawali dengan kepenting profesional, tapi memperlakukan mereka sebagai pribadi, bukan sekadar demi gaji, bisa sangat membantu memperkuat hubungan. Bagaimana kamu memperlakukan mereka sebagai pribadi tergantung pada industri yang kamu jalani dan kepribadian klien.

Jika klien adalah orangtua, kamu bisa menanyakan kabar anak-anak mereka. Kamu juga bisa berbagi kesukaan dengan klien, misalnya, kamu dan klien mengidolakan tim sepak bola yang sama, tidak mengapa sesekali membahas tentang bola.

Baca Juga: Banjir Job, 5 Tips Jadi Freelancer dengan Banyak Klien

3. Penuhi harapan mereka  

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!ilustrasi berdiskusi dengan klien (pexels.com/Alex Green)

Mengembangkan reputasi sebagai profesional yang memberikan hasil luar biasa adalah cara efektif untuk membantu membangun hubungan yang kuat dengan klien. Kendati demikian, pastikan kamu tidak menjanjikan hasil yang tidak realistis.

Dengan menetapkan harapan yang masuk akal, kamu memberi diri sendiri kesempatan untuk benar-benar mengesankan klien dengan proyek yang sedang kamu kerjakan. Ini juga membuat klien ingin terus bekerja sama denganmu karena mereka paham dengan kualitas yang kamu bawa.

4. Aktif meminta umpan balik  

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!ilustrasi berdiskusi dengan klien (pexels.com/SHVETS production)

Kamu tidak hanya perlu meminta umpan balik untuk proyek yang sudah selesai. Kamu perlu secara konsisten bertanya kepada klien apa yang perlu ditingkatkan di tengah-tengah pengerjaan proyek. Tanyakan pada mereka bagaimana hasilnya, apa yang mereka sukai dari prosesnya, dan apakah ada sesuatu yang perlu kamu lakukan untuk meningkatkan proyek selanjutnya.

Dan, yang paling penting, pastikan kamu menanggapi umpan balik mereka dengan serius dan menerapkan perubahan yang diperlukan. Jika kamu tidak dapat memperbaiki atau mengubah sesuatu, bersikaplah jujur ​​​​dan terbuka tentang keterbatasanmu dan tawarkan untuk meneruskannya kepada orang lain yang mungkin dapat membantu.

5. Beradaptasi dengan gaya kerja klien  

5 Cara Membangun Hubungan yang Baik dan Kuat dengan Klien, Praktikkan!ilustrasi berdiskusi dengan klien (pexels.com/Sora Shimazaki)

Setiap klien tentunya lebih senang jika bekerja sama dengan orang yang mampu beradaptasi dengan gaya, formalitas, dan metode komunikasi yang mereka sukai. Misalnya, jika klien lebih suka berdiskusi melalui video daripada pesan teks atau email, sebaiknya kamu memenuhi keinginannya.

Setiap interaksi perlu dimodifikasi untuk mengakomodasi orang tertentu. Cobalah amati bagaimana kecenderungan cara kerja dan komunikasi klien dan pahami mengapa klien lebih senang dengannya.


Hubungan dengan klien merupakan faktor penting yang memengaruhi kesuksesan karier. Untuk itu, perlakukan klien dengan baik dan buat mereka nyaman agar kamu bisa menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Namun, tetap jaga batasan agar hubunganmu dengan klien tidak mengganggu kehidupan pribadimu atau mereka.

Baca Juga: 5 Etika yang Perlu Diketahui saat Pertama Kali Bertemu Klien

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya