Comscore Tracker

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adil

Bersikap tenang dan kendalikan emosimu, ya

Atasan yang baik adalah seorang pemimpin yang mampu memberi contoh elok pada karyawannya. Dia harus memiliki sikap bijaksana dan adil. Itu yang kamu inginkan, bukan? Namun, bagaimana jadinya apabila kamu memiliki atasan yang pilih kasih dan kerap gak berlaku adil?

Sebenarnya setiap karyawan mempunyai hak mendapatkan perlakuan baik dan adil dari pimpinannya. Akan tetapi, apabila kenyataannya kamu mendapatkan atasan yang pilih kasih. Kamu harus tetap semangat dan jangan terburu-buru resign.

Ada banyak cara untuk menghadapinya agar kamu gak semakin pusing. Salah satunya adalah memiliki sikap bijak. Bagaimana cara bersikap bijak terhadap atasan yang pilih kasih itu? Yuk, simak penjelasan berikut.

1. Cari tahu dulu akar dari permasalahan 

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adililustrasi berpikir (pexels.com/Mikhail Nilov)

Pasti selalu ada alasan mengapa seseorang melakukan sesuatu. Begitu juga dengan pimpinan kamu yang pilih kasih dan kerap gak adil pada karyawannya. Maka, jangan terburu-buru merasa sakit hati dan sampai nekat membuat surat resign, ya. Sebaiknya tetap tenang dan cari tahu dulu apa akar dari permasalahan yang mengakibatkan atasan bersikap pilih kasih.

Jangan sampai kamu asal membencinya, tanpa tahu penyebab sebenarnya. Maka, cobalah juga untuk kamu berintrospeksi diri. Coba renungkan kembali apakah ada permasalahan pribadi juga di antara kalian?

Atasan yang profesional memang gak boleh mencampur adukan urusan pribadi dengan pekerjaan. Namun, faktanya masih saja ada beberapa atasan yang bersikap kurang profesional seperti itu.

Apabila gak ada masalah pribadi, kamu bisa menanyakan secara langsung pada atasan. Jika dia gak mau menjelaskan dan masih saja bersikap seperti itu. Ya, sudah. Kamu berbesar hati menerimanya dan lanjutkan bekerja secara profesional.

2. Kendalikan suasana hatimu agar tetap bekerja

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adililustrasi bersikap tenang (pexels.com/RODNAE Productions)

Siapa orang yang senang jika diperlakukan gak adil? Pasti gak ada, kan? Maka, wajar jika kamu merasa sedih. Berusahalah untuk tetap tenang agar kamu bisa mengendalikan emosi negatif, sehingga suasana hatimu gak akan kacau karena hal ini.

Coba kamu bertanya pada diri, apakah atasan kamu memang benar pilih kasih dan gak adil atau itu hanya perasaanmu saja. Bisa saja karena kamu memiliki rasa sakit hati padanya. Maka, apapun yang dia lakukan pasti akan selalu terlihat salah di mata kamu.

Ada baiknya saat mendapati sikap pilih kasih dari atasan gak membuat produktivitas kerjamu menurun. Maka, jangan terus-menerus memikirkan sikapnya yang menyebalkan itu. Jika produktivitasmu dalam bekerja menurun, bisa jadi atasan akan semakin gak suka denganmu.

3. Cobalah kamu berintrospeksi 

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adililustrasi berintrospeksi (pexels.com/Monstera)

Yakinkan lagi, apakah benar atasan pilih kasih? Cobalah untuk berintrospeksi, karena ada banyak faktor yang menyebabkan atasan bersikap seperti itu. Bisa jadi karena faktor dari luar, tapi bisa juga karena faktor dari diri kamu. Cek lagi mengenai kualitas kerjamu selama ini. Apakah hasilnya menurun atau jalan di tempat?

Ada baiknya juga untuk kamu memulai melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Jika semua hasilnya baik, dan atasan tetap saja pilih kasih. Maka, tetaplah bersikap profesional.

Jangan menunjukkan sikap yang kurang baik dan gak sopan di lingkungan kerja. Namun, apabila kualitas kerjamu menurun, maka berbesar hatilah untuk mengakuinya dan bangkit lagi untuk memperbaiki semuanya.

Baca Juga: 5 Ciri Atasan Toxic, Hobi Bully dan Kamu Harus Hati-hati, ya!

4. Tetap menunjukkan rasa hormat padanya 

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adililustrasi bersikap hormat (pexels.com/Sora Shimazaki)

Wajar jika kamu sakit hati lalu gak menyukai atasanmu karena diperlakukan gak adil. Kamu pun menjadi malas untuk terhubung dengan dia. Namun, sebaiknya tetaplah bersikap profesional dengan cara tetap menghormatinya. Walau bagaimanapun atasan kamu adalah orang yang memiliki jabatan lebih tinggi daripada kamu. Dan sudah banyak pengalamannya dibandingkan kamu.

Oleh karena itu, jangan bersikap buruk terhadapnya. Kamu harus tetap menghormati atasan kamu. Bisa jadi karena sikap dan perilakumu yang baik itu dapat membuatnya mampu melihat sisi positif dari dirimu, sehingga gak akan bersikap pilih kasih dan gak adil lagi terhadapmu.

5. Tunjukkan kemampuan yang kamu miliki 

5 Sikap Bijak Hadapi Atasan yang Pilih Kasih dan Tak Adililustrasi berpresentasi (pexels.com/Gustavo Fring)

Jika memang benar atasan kamu bersikap pilih kasih terhadapmu, maka jangan hanya meratapi dan berdiam diri saja. Gak perlu juga terus memendam rasa sakit hati, lebih baik kamu menunjukkan potensi yang kamu miliki. Jadi, teruslah bersemangat dan gali lagi segala potensi yang ada dalam dirimu.

Tunjukkan bahwa kamu berkualitas baik. Namun, ingatlah bahwa dalam melakukannya bukan untuk tujuan mencari muka, tapi untuk membuat dirimu lebih berkembang. Bekerjalah dengan hati yang senang dan tulus. Dengan begitu, semua yang kamu lakukan akan terasa ringan dan mudah. Teruslah menunjukkan kemampuan diri kamu dalam bekerja dan biarkan atasan kamu yang menilainya.

Pilih kasih dan gak adil itu adalah sesuatu yang relatif. Terkadang, apa yang menurut kamu adil itu belum tentu adil juga menurut orang lain. Jadi, perluaslah lagi pola pikir kamu dan teruslah mencoba untuk selalu berpikir positif. Mengalami perlakukan gak adil pun, bisa kamu jadikan sebagai sebuah pelajaran untuk kemajuan diri.

Baca Juga: 5 Cara Elegan Atasi Beda Pendapat dengan Atasan di Tempat Kerja 

Adelbertha Eva Y Photo Verified Writer Adelbertha Eva Y

IG: adelbertha_eva

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya