Comscore Tracker

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye Contact

#IDNTimesLife Jadilah sosok yang menyenangkan

IDN Times kembali mengadakan program unggulannya, yakni Ngobrol Seru pada Rabu, (21/01/2021). Mengundang Tantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru, edisi kali ini membahas seputar public speaking atau komunikasi publik. 

Dalam acara tersebut, IDN Times telah merangkum beberapa tips  untuk menguasai kemampuan public speaking ala Tantowi Yahya. Apa saja itu? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Harus memiliki kredibilitas

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye ContactTantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. 21 Januari 2021. IDN Times/M. Tarmizi Murdianto

Memiliki kredibilitas merupakan salah satu hal penting untuk menjadi seorang pembicara profesional. Hal ini berguna untuk membuat sang pembicara terlihat sebagai sosok yang mumpuni di bidang tersebut.

"Misal kan tiba-tiba berbicara dengan isu di mana latar belakang dia gak ada kaitannya, bukan gak sukses, tapi lama. Kredibilitas itu penting, karena itu yang membuat orang lain mau baca atau tidak, mau dengar atau tidak," ujar Tantowi.

2. Dalam menyampaikan pesan, pembicara harus bersikap menyenangkan

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye ContactTantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. 21 Januari 2021. IDN Times/M. Tarmizi Murdianto

Selain itu, dalam konteks penyampaian pesan, mantan host program Who Wants To Be a Millionaire tersebut menyarankan agar sebisa mungkin kita menjadi orang yang menyenangkan. Namun, menyenangkan di sini tidak ada kaitannya dengan paras cantik atau tampan.

"Untuk menjadi figure yang menyenangkan, sekali lagi saya ulangi, tidak harus cantik atau ganteng, tetapi menyenangkan. Jadi, ketika dia tampil, belum ngomong pun orang akan merasa senang," tuturnya.

3. Pesan yang ingin disampaikan harus jelas, sederhana, dan mudah dimengerti

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye ContactTantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. 21 Januari 2021. IDN Times/M. Tarmizi Murdianto

Menurut Tantowi, esensi dari komunikasi adalah terjadinya persentuhan dari apa yang disampaikan oleh si pembicara dengan sang penerima pesan. Dalam hal ini, maka sebaiknya gunakan pesan dengan bahasa yang jelas, tidak membingungkan, sederhana, dan mudah dimengerti.

"Sebisa mungkin pesannya clear, tidak membingungkan, dan simpel. Sayangnya, banyak public speaker yang mau terdengar canggih sehingga menggunakan kosakata atau bahasa yang susah dimengerti," kata dia antusias.

Baca Juga: 6 Tips Public Speaking agar Lebih Percaya Diri di Depan Audiens

4. Sesuaikan diri kita sebagai penyampai pesan dengan audience

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye ContactTantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. 21 Januari 2021. IDN Times/M. Tarmizi Murdianto

Pada tips selanjutnya, ia menegaskan jika sebagai seorang speaker kita gak boleh memaksakan apa yang ingin kita sampaikan pada audience yang ada. Alih-alih melakukan hal tersebut, Tantowi mengatakan jika seharusnya kita yang menyesuaikan dengan sang penerima pesan.

"Ibaratnya, seorang penyanyi itu gak bisa menyanyikan lagu yang sama pada publik yang berbeda. Jadi, treatmen-nya berbeda, harus menyesuaikan dengan penerima pesannya. Tidak boleh memaksakan apa yang ingin kita sampaikan pada audience yang ada," tegasnya.

5. Terapkan teknik eye contact

5 Tips Menjadi Speaker Profesional ala Tantowi Yahya, Jaga Eye ContactTantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru dalam program Ngobrol Seru by IDN Times. 21 Januari 2021. IDN Times/M. Tarmizi Murdianto

Mata merupakan salah satu aspek terpenting dalam ilmu public speaking. Sebab, mata dapat menjadi alat penyampai pesan yang efektif bagi audience karena tidak bisa ditipu. Jadi, berbicara di depan publik itu penting untuk menatap mata audience.

"Mata itu berbicara, dalam public speaking disebut eyes contact. Ini penting banget karena sehebat apa pun kita, sehebat apa pun pesan yang ingin kita sampaikan, ketika kita tidak menatap audience kita, audience itu gak ada koneksi," tuturnya.

Gak hanya itu, Tantowi juga mengatakan bahwa hal ini juga berlaku jika kamu menjadi seorang pembicara dalam acara online di tengah pandemik seperti sekarang.

"Baik itu secara fisik atau virtual, ada kamera yang bisa kamu jadikan perwakilan dari penonton. Visual itu sangat penting di zaman sekarang dibandingkan dengan audio," lanjutnya.

Dalam akhir pembicaraannya mengenai tips public speaking, Tantowi menjelaskan jika konsep public speaking pada dasarnya hanya ada dua, yakni efektif dan efisien. Jadi, buatlah pesan yang sederhana dan ketahuilah sosok publik yang menjadi audience kamu.

Baca Juga: 5 Tips Public Speaking biar Lancar buat Pemula, Bocoran dari Ahli

Topic:

  • Muhammad Tarmizi Murdianto
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya