Comscore Tracker

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!

Salah satu dampak yang menghantui dari pandemik

Pandemik yang terjadi dua tahun silam memberikan banyak dampak kepada manusia, salah satunya adalah meninggalkan efek pandemic brain. Meskipun saat ini situasi pandemik sudah jauh lebih baik, namun masih banyak orang yang mengalami kondisi ini.

Pandemic brain ternyata bisa menyebabkan terganggunya produktivitas untuk menyelesaikan pekerjaan karena orang dalam kondisi ini rentan mengalami stres, sehingga akan cukup berdampak pada pekerjaannya. Inilah beberapa hal tentang pandemic brain yang bisa merusak produktivitas kerja!

1. Apa itu pandemic brain?

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!Ilustrasi karyawan yang kelelahan (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Dilansir The Muse, Jandra Suton, seorang penulis dan entrepreneur, menyebutkan bahwa secara umum pandemic brain menggambarkan serangkaian gejala, seperti brain fog, kelelahan, hingga depresi. Kondisi ini disebabkan oleh rasa stres yang dialami selama melewati pandemik di tahun lalu.

Pandemic brain ini bukanlah sebuah kelainan mental karena merupakan salah satu bentuk respons dari otak terhadap pandemik yang terjadi. Rasa stres dan cemas yang dialami saat pandemik ternyata bisa menyebabkan peradangan di otak manusia, sehingga pada akhirnya menyebabkan adanya pandemic brain.

2. Dampak buruk yang dihasilkan dari pandemic brain

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!Ilustrasi sedang merasa lelah (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tentunya, pandemic brain ini bisa menyebabkan berbagai dampak buruk terhadap kehidupan manusia. Dilansir Glamour, Jenny Singer, seorang staff writer, menyebutkan, pandemic brain bisa berujung pada depresi dan kecemasan dalam jangka panjang.

Depresi dan kecemasan itulah yang akhirnya menyebabkan otak manusia menjadi kurang fokus. Jenny Singer mengatakan, salah satu dampak terbesar dari pandemic brain adalah dapat mengganggu produktivitas manusia, sehingga berpotensi besar membuatmu kurang fokus saat melakukan pekerjaan.

3. Pengaruh pandemic brain pada produktivitas kerja

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!Ilustrasi karyawan yang sedang murung (pexels.com/Yan Krukov)

Gak bisa dipungkiri, rasa stres, brain fog, dan kelelahan memang akan berdampak cukup besar terhadap produktivitas. Kamu akan lebih sering mengalami kelelahan ketika bekerja, bahkan nantinya akan berujung pada stres berlebihan karena pada dasarnya, pandemic brain ini sejenis trauma yang terjadi akibat pandemi. 

"Otak merupakan bagian yang halus dan mudah beradaptasi. Meskipun sudah melewati pandemik, namun tetap berpotensi mengalami stres berkelanjutan. Hal tersebut disebabkan karena trauma selama pandemik yang membuat kamu sulit menyelesaikan pekerjaan," ujar Silvi Saxena, seorang clinical social worker, dilansir The Muse.

Di tempat kerja, kamu mungkin akan terlihat lebih sulit fokus dan kurang energi, bahkan cenderung sulit melewati hari kerja secara efektif. Bisa jadi, pada akhirnya akan banyak pekerjaanmu yang terbengkalai. Itulah mengapa, pandemic brain ini sebaiknya jangan dibiarkan.

Baca Juga: Pandemik Berakhir, Lakukan 5 Hal Ini Ketika Kuliah Offline

4. Cara mengatasi pandemic brain

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!Ilustrasi bersosialisasi dengan rekan kerja (pexels.com/fauxels)

Ketika sudah menyadari bahwa pandemic brain ini sedang kamu alami, maka cobalah berusaha untuk mengatasinya. Sebab, pandemic brain yang dibiarkan hanya akan membuatmu semakin gak produktif.

Jandra Suton menyebutkan, kamu bisa mencoba mengatur kembali rutinitas harian. Cobalah untuk menambahkan kegiatan yang menenangkan, seperti menulis jurnal, mendengarkan musik, atau bahkan bermeditasi.

Selain itu, ia menambahkan bila kamu juga perlu lebih banyak bersosialisasi dengan rekan kerja di kantor. Salah satu trauma terbesar dari pandemik biasanya disebabkan karena terlalu banyak isolasi sosial. Oleh sebab itu, cobalah untuk lebih dekat dan terhubung dengan rekan kerja lainnya.

5. Penanganan lebih lanjut dari pandemic brain

Mengenal Pandemic Brain, Kondisi yang Bisa Ganggu Produktivitas Kerja!Ilustrasi konsultasi dengan terapis (pexels.com/cottonbro studio)

Beberapa orang biasanya mengalami pandemic brain di tahap yang lebih parah dan sulit diatasi. Hal tersebut akan lebih berdampak pada produktivitas, sehingga bukan hal yang gak mungkin jika akhirnya kamu akan merasa benar-benar gak fokus untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Ini karena gak bisa dipungkiri, pandemic brain mirip dengan depresi yang sulit disembuhkan.

"Mengalami pandemic brain atau depresi ibaratnya seperti mendorong gajah ke atas bukit, atau dengan kata lain akan sangat sulit. Kamu akan sangat sulit melewati hari-hari di pekerjaanmu. Di sisi lain, kamu akan cukup sulit juga untuk mengatasinya," kata Deanna Crosby, seorang terapis, dilansir Glamour.

Jika sudah merasa benar-benar sulit mengatasi pandemic brain, cobalah mencari bantuan profesional. Seorang profesional atau terapis biasanya akan mampu membantu kamu melewati fase pandemic brain, sehingga kamu bisa kembali fokus dan produktif dalam menyelesaikan pekerjaan.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang pandemic brain, yang ternyata dampaknya cukup berbahaya terhadap pekerjaan. Oleh sebab itu, jangan sampai dibiarkan, ya!

Baca Juga: 5 Cara Memacu Produktivitas Bagi Freelancer, Kerja Kian Maksimal!

Nisa Meisa Zarawaki Photo Verified Writer Nisa Meisa Zarawaki

Carpe Diem

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Muhammad Tarmizi Murdianto

Berita Terkini Lainnya