Comscore Tracker

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para Freelancer

Pasti kamu pernah mendengarnya deh!

Saat ini profesi sebagai freelancer semakin banyak digemari. Apalagi oleh kaum millennial yang memang enggak suka dengan kemacetan dan jadwal rutin ke kantor setiap hari. 

Tapi nyatanya menjadi seorang freelancer enggak semudah dan seenak kelihatannya. Belum lagi bagi mereka yang sama sekali belum familier dengan profesi ini, bisa-bisa justru punya pandangan negatif. Sehingga muncullah berbagai celetukan yang sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan yang dihadapi oleh para freelancer.

1. Gak pernah ke kantor, pengangguran ya?

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para Freelancersassyahnita.com

Celetukan ini pasti yang paling sering didengar oleh para freelancer. Apalagi bagi freelancer yang gak terlalu suka update di media sosial mengenai project yang sedang dikerjakan. Enggak sedikit teman yang mengira kalau enggak punya pekerjaan karena enggak pernah update kesibukan di kantor.

2. Asyik banget sih bisa main terus

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para FreelancerPexels.com/Helena Lopes

Berbeda dengan yang pertama, celetukan ini biasanya akan sampai ke telinga freelancer yang memang suka update berbagai kegiatannya di luar. Dan kebetulan freelancer enggak punya kantor, jadi kalau meeting dengan klien paling tidak pasti di kafe.

Apalagi untuk freelancer yang berhubungan dengan kegiatan traveling. Pastinya banyak yang berkomentar "enak banget sih main terus". Padahal traveling yang dilakukan enggak sepenuhnya bisa dinikmati karena apa yang dilakukan sebenarnya adalah bekerja.

3. Punya duit kalau lagi ada project aja

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para FreelancerPexels.com/Pixabay

Memang benar sih kalau jadi freelancer itu enggak punya gaji pasti seperti karyawan. Tapi bukan berarti menjadi freelancer itu enggak bisa punya banyak uang. Justru seorang freelancer bisa 'ketiban durian runtuh' kalau sedang mendapat project yang nilainya besar. Apalagi kalau sudah punya banyak relasi, bisa dipastikan tawaran project enggak akan ada habisnya.

Baca Juga: 5 Tips Supaya Freelancer Juga Bisa Punya Uang yang Melimpah!

4. Bayarannya pasti kecil

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para FreelancerPexels.com/rawpixel.com

Lagi-lagi, umumnya orang yang kurang familier dengan freelancer akan memandang kalau profesi ini bayarannya kecil. Karena sistemnya hanya mengerjakan by project. Padahal tarif tergantung dari jenis pekerjaan. Misalnya saja untuk beberapa tugas seperti digital marketing, SEO specialist, programmer, content writer, desain grafis, hingga video editor. Itu semua memiliki tarif yang cukup besar lho.

5. Masa depannya enggak jelas!

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para Freelancerfilmlinc.org

Eits, tunggu dulu. Menjadi freelancer bukan berarti enggak punya masa depan. Memang freelancer enggak memiliki jenjang karier seperti karyawan. Tapi menjadi freelancer berarti mendorong diri untuk menjadi pemimpin. Yap, pemimpin bagi diri sendiri. Seorang freelancer dituntut untuk bisa segalanya, mulai dari pemasaran, eksekusi, mengatur keuangan, negosiasi, hingga mengambil keputusan.

6. Enak ya, punya banyak waktu luang

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para FreelancerPexels.com/Bruce Mars

Menjadi freelancer memang membuat kita jadi lebih bebas dalam mengatur waktu. Kapan mau ambil pekerjaan, kapan mau liburan. Tapi kenyataannya enggak sesederhana itu. Karena freelancer selalu berhadapan dengan ketidakpastian akan tersedianya pekerjaannya di hari esok, minggu depan, atau bulan depan.

Jadi kebanyakan freelancer pun pasti akan berusaha terus mencari dan mengambil jobs selagi ada waktu. Sekalipun ada waktu liburan tidak jauh dari hari Sabtu atau Minggu. Itu pun kalau belum dekat dengan deadline. Berbeda dengan karyawan yang bisa mengambil cuti, freelancer tak punya cuti. Karena kalau enggak kerja artinya enggak ada transfer yang masuk ke rekening.

7. Kerjaannya pasti enggak benar

7 Celetukan Salah Kaprah yang Sering Ditujukan untuk Para FreelancerPexels.com/Bruce Mars

Untuk celetukan satu ini biasanya keluar dari mulut orang yang benar-benar enggak tahu apa itu profesi freelancer. Mereka hanya tahu kalau kita hanya diam seharian di rumah. Sesekali keluar hanya untuk beli makanan. Tahu-tahu Sabtu atau Minggu bawa banyak belanjaan, pergi nonton, atau beli motor baru. Dan mereka pun akan bertanya-tanya "kok gak punya kerjaan tapi bisa beli ini itu?" Lalu ujung-ujungnya kecurigaan mereka akan mengarah pada pekerjaan yang enggak benar seperti pada melihara tuyul, ikut pesugihan, pengedar barang haram, dan sebagainya.

Intinya ketidaktahuan pada profesi freelancer dan masih dipandang sebelah mata profesi ini membuat banyak orang salah beranggapan. Sampai akhirnya muncul celetukan-celetukan yang salah kaprah. Tapi selain celetukan-celetukan di atas, apa ada lagi celetukan lain yang pernah kamu dengar tentang freelancer?

Baca Juga: 5 Hal yang Biasa Dirasakan Para Freelancer Baru, Jangan Dibawa Stress!

Rahardian Shandy Photo Verified Writer Rahardian Shandy

Rutin menulis sejak 2011. Beberapa cerpennya telah dibukukan dan dimuat di media online. Ia juga sudah menulis 4 buah buku non-fiksi bertema bisnis. Sementara buku fiksi pertamanya terbit pada 2016 lalu berjudul Mariana (Indie Book Corner).

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya