Comscore Tracker

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!

Jadi lebih berpeluang lolos ke tahap wawancara, deh!

Meski hanya berupa tulisan, sebuah Curriculum Vitae (CV) menunjukkan siapa dirimu sebenarnya. CV juga merupakan dokumen administratif yang bisa mengantarkan kamu menuju ke perusahaan atau lembaga yang kamu impikan.

Karenanya, gak sedikit orang yang berlomba-lomba membuat CV sebaik mungkin. Kamu juga tentu ingin punya CV menarik dan dilirik HR, bukan? Agar CV kamu lebih menarik, kamu wajib menghapus beberapa hal ini di CV kamu!

1. Berbagai data yang bersifat pribadi

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!Pexels/Burst

Kerap menyeleksi ratusan bahkan ribuan lembar CV, HR tentu menginginkan CV yang ringkas tapi berisi. Punya CV berlembar-lembar memang bisa jadi baik, tapi bukan gak mungkin akan membuat HR menjadi malas membacanya. Saat ini, bahkan banyak model CV yang menampilkan beberapa data penting dalam satu halaman saja.

Hindari menampilkan berbagai data yang bersifat pribadi, seperti hobi, status pernikahan, makanan kesukaan, minuman kesukaan, dan lain sebagainya karena data-data tersebut hanya membuat CV kamu semakin tebal namun tanpa bobot.

Sebaiknya, kamu hanya menampilkan beberapa data yang memang sekiranya penting, seperti tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, alamat rumah, alamat email/skype, atau nomor telepon.

2. Pengalaman kerja yang gak relevan

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!thebalancecareers.com

Pengalaman kerja memang bisa menarik hati para HR untuk merekrut kamu. Bahkan, gak sedikit perusahaan yang meminta pengalaman kerja beberapa tahun sebagai syarat administratif seleksi mereka. Meski begitu, bukan berarti kamu perlu mencantumkan semua pengalaman kerja yang gak relevan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. 

Misalnya, kamu mau melamar kerja di bagian digital marketing, namun kamu mencantumkan pengalaman kerjamu sebagai guru les part-time. Lalu, gimana HR bisa menilai keahlianmu di bidang digital marketing

Daripada menulis pengalaman kerja yang kurang relevan tersebut, lebih baik kamu menuliskan pengalaman atau keterampilan terkait digital marketing yang mungkin kamu punya selama mengikuti kegiatan di kampus dulu.

Baca Juga: Terlihat Sepele, 7 Etika Ini Wajib Kamu Pahami saat Mengirim Lamaran

3. Riwayat lengkap pendidikan

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!thebalancecareers.com

Apakah kamu masih sering mencantumkan riwayat pendidikan dasar, seperti TK sampai SMA di CV? Mulai saat ini, sebaiknya kamu perlu mempertimbangkan untuk hanya mencantumkan riwayat pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Meski kamu dulu lulusan SD atau favorit pun, hal ini umumnya gak akan berpengaruh terhadap pertimbangan HR.

Menulis riwayat pendidikan lengkap hanya menambah jumlah halaman CV, tapi gak menambah nilai pada CV. Bahkan, ini menunjukkan bahwa kamu gak punya pengalaman kerja dan HR akan menganggap kamu menginginkan CV  "seolah menjadi penuh dan berisi" oleh riwayat pendidikan dasar.

4. Skill yang bersifat umum

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!wallstreetenglish.in.th

Mencantumkan skill yang kamu miliki memang dapat menambah nilai jualmu di CV, apalagi kalau relevan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Meski begitu, kamu gak perlu mencantumkan beberapa skill yang sifatnya terlalu umum, seperti skill mengoperasikan komputer, kemampuan membaca dan menulis, dapat bekerja di bawah tekanan, atau dapat bekerja dalam tim karena skill-skill ini umumnya menjadi syarat dasar penerimaan karyawan oleh HR.

5. IPK rendah atau jangka waktu kelulusan kuliah lebih dari 5 tahun

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!thebalancecareers.com

Apakah IPK kamu di bawah 3? Sebaiknya jangan cantumkan IPK di CV kamu, kecuali kalau kamu sudah siap meyakinkan HR bahwa angka tersebut gak berpengaruh terhadap performa kerjamu nanti. Hal yang sama berlaku untuk jangka waktu perkuliahan.

Kalau kuliahmu lebih lama dari 5 tahun, sebaiknya hanya cantumkan tahun kelulusan di CV, kecuali kamu bisa membuktikan bahwa jangka waktu tersebut gak akan mengurangi kualifikasimu sebagai calon kandidat yang tepat bagi perusahaan. 

6. Deskripsi detail pekerjaan sebelumnya

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!chiroeco.com

Kamu sudah pernah bekerja sebelumnya? Daripada memenuhi halaman CV dengan deskripsi lengkap pekerjaan sebelumnya, lebih baik kalau kamu menulis prestasi yang pernah kamu raih saat menjabat pekerjaan tersebut. Kamu bisa menunjukkan sebesar apa pengaruhmu di perusahaan tersebut.

7. Kebohongan

Agar Dilirik HR, 7 Hal Ini Wajib Dibuang dari CV Kamu!Unsplash/LinkedIn Sales Navigator

CV menggambarkan diri kamu, sehingga kamu gak bisa berbohong di CV yang kamu tulis sendiri. Kebohongan ini bisa berarti bohong tentang data yang kamu tulis atau melebih-lebihkannya. Kalau kamu berbohong dan ketahuan, ini bisa menyebabkanmu di-blacklist oleh perusahaan yang kamu lamar, bahkan mencoreng nama baikmu.

Sebenarnya, kamu punya hak untuk menulis CV dengan gaya dan jumlah konten yang kamu mau. Lagipula, gak pernah ada larangan tertulis tentang penulisan CV. Namun di sisi lain, tim HR tentu gak punya banyak waktu untuk membaca CV yang jumlahnya berlembar-lembar.

Dengan begitu, gak semuanya perlu kamu cantumkan di CV, seperti data yang gak relevan atau bahkan data bohong. Yuk buat CV yang ringkas namun berbobot serta jujur, agar lebih berkesan di mata HR!

Baca Juga: 9 Kesalahan Melamar Kerja via Email yang Perlu Kamu Ketahui

Rivandi Pranandita Putra Photo Verified Writer Rivandi Pranandita Putra

IG: @rivandipputra

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya