Comscore Tracker

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!

Pekerjaan yang dikerjakan setengah hati akan terasa sulit

Setiap orang memiliki tanggung jawabnya sendiri yang berkaitan dengan pekerjaan. Tentunya tanggung jawab itulah yang kadang kala tidak mudah untuk dijalani, apalagi bila kamu merasa tidak nyaman dengan pekerjaan tersebut.

Tidak jarang ada pula orang yang cenderung bekerja dengan setengah hati. Hal semacam ini tentu akan memberikan efek tersendiri terhadap hasil pekerjaan yang diberikan. Jika kamu merasakan beberapa hal berikut ini, hal ini dapat menjadi sinyal bahwa kamu sedang bekerja dengan setengah hati.

1. Bekerja terasa penuh dengan beban

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!Ilustrasi beban pekerjaan (Pexels/Tima Miroshnichenko)

Tak dapat dimungkiri bahwa memang setiap pekerjaan pasti memiliki bebannya tersendiri. Ada pekerjaan yang mudah dijalani, namun juga ada yang cenderung sulit.

Hal berbeda adalah ketika kamu terus menganggap bahwa pekerjaan yang kamu jalani serasa penuh dengan beban. Bisa saja ini menjadi tanda bahwa kamu sedang bekerja dengan setengah hati.

2. Pekerjaan penuh dengan tekanan

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!Ilustrasi bosan dalam bekerja (Pexels/Andrea Piacquadio)

Untuk kamu yang bekerja di bawah pimpinan seseorang, kadang kala cukup sulit untuk mengelola stres akibat tekanan. Hal ini bukanlah sesuatu yang baru terjadi bagi kebanyakan pegawai.

Para pegawai yang bekerja setengah hati biasanya akan merasa bahwa pekerjaannya terasa penuh dengan tekanan. Tak heran bila contoh seperti ini akan menimbulkan ketidaknyamanan yang berdampak pada performa kerja setiap pegawai.

Baca Juga: 5 Cara Terbaik Cowok Menghilangkan Stres karena Tekanan Kerja

3. Kamu merasa kesulitan memperoleh ekspektasi yang ada

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!Ilustrasi pusing dalam bekerja (Unsplash/Tim Gouw)

Setiap perusahaan atau instansi biasanya memiliki target tersendiri yang harus dicapai. Bahkan, tidak jarang target tersebut sering dikaitkan dengan ekspektasi yang harus dipenuhi oleh setiap pegawainya.

Jika kamu merasa nyaman dalam bekerja, hal semacam ini tentu bukanlah sebuah masalah. Hal yang menjadi masalah adalah ketika kamu merasa kesulitan dalam memperoleh ekspektasi yang ada. Kamu pun jadi tidak dapat bekerja sesuai dengan ekspektasi atau target dari perusahaan.

4. Waktu bekerja berjalan lama

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!Ilustrasi durasi bekerja (Pexels/Ono Kosuki)

Hal yang sangat terasa bila kamu bekerja setengah hati adalah ketika merasa waktu berjalan lama. Contoh tersebut dapat menunjukkan bahwa kamu tidak sedang menikmati pekerjaan yang dilakukan.

Hal sebaliknya justru berbeda jika kamu menikmati pekerjaan tersebut. Kamu tentu akan merasa waktu cepat sekali berlalu sebab terlalu menikmati proses dari bekerja.

5. Performa bekerjamu tidak berkembang

5 Tanda Kamu Sedang Bekerja dengan Setengah Hati, Tidak Maksimal!Ilustrasi malas bekerja (Pexels/Andrea Piacquadio)

Kamu pasti setuju bahwa setiap pegawai menginginkan performa kerja yang terus menanjak. Hal seperti ini dapat diperoleh apabila kamu dapat bekerja secara baik dan nyaman dengan pekerjaan yang dijalankan.

Tentu saja kamu perlu berpikir ulang apabila performa kerjamu justru tidak berkembang dan malah menurun. Hal tersebut bisa menjadi sinyal bahwa selama ini kamu bekerja dengan setengah hati.

 

Tentunya memang menjalani pekerjaan yang tidak disenangi kadang kala membuat banyak orang jadi bekerja dengan setengah hati. Hal terpenting adalah dengan memprioritaskan profesionalitas dan berusahalah mencari letak ternyamanmu dalam bekerja. Jangan sampai terlalu memaksakan diri, ya!

Baca Juga: 5 Tantangan yang Dihadapi saat Usia Dewasa Awal, Hati-hati!  

Andini Maulana Photo Verified Writer Andini Maulana

Terima kasih sudah membaca, semoga dapat memberikan manfaat :)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya