Comscore Tracker

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standar

Masih banyak yang bisa dilakukan untuk memperbaiki IPK kamu

Setiap mahasiswa pastinya menginginkan IPK yang tinggi. Namun, tak sedikit pula mahasiswa yang mendapatkan IPK rendah atau di bawah standar. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi seperti kesibukan, kurang belajar, hingga salah jurusan. Ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk meningkatkan IPK kamu.

1. Tanyakan materi yang belum kamu pahami ke temanmu yang lebih paham

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standarpixabay.com/Free-Photos

Mungkin salah satu penyebab IPK kamu rendah adalah kamu enggan menanyakan materi yang belum kamu pahami. Akibatnya, kamu kesulitan memahami materi-materi yang sedang dipelajari di kelas. Mulailah untuk berdiskusi dengan teman kamu mengenai materi-materi sebelumnya yang kamu rasa belum paham. Lebih banyak teman yang kamu ajak diskusi, semakin baik. Setidaknya hal ini dapat membantu mengejar ketertinggalan materi sebelumnya. 

2. Evaluasi kebiasaan belajarmu

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standarfreepik.com/Racool_studio

Hal yang paling mendasar yang harus kamu tanyakan terhadap diri sendiri ketika IPK kamu rendah adalah apakah kamu mempunyai waktu belajar yang cukup atau tidak. Jika kamu merasa kamu telah meluangkan waktu belajar yang cukup, maka coba tanyakan kembali bagaimana kualitas belajarmu itu. Banyak pelajar yang belajar namun seringkali tidak berkonsentrasi. Akibatnya, materi yang dipelajari tidak masuk ke otak.

Buang kebiasaan yang mengganggu belajarmu seperti terlalu sering memegang handphone, mendengarkan musik, menonton TV, dan kebiasaan lainnya. Pastikan kamu berkonsentrasi dan tidak ada yang mengganggu ketika kamu belajar. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman kamu mengenai materi yang dipelajari. 

3. Buang aktivitas yang mengganggu belajarmu

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standarpixabay.com/Free-Photos

Banyak sekali pelajar yang mengorbankan jam belajarnya untuk berbagai hal seperti organisasi, kepanitiaan, nongkrong, atau pun aktivitas lainnya. Akibatnya, materi yang dipelajari kurang begitu dipahami. Cobalah untuk membuang aktivitas yang terlalu mengganggu jam belajarmu. Setidaknya kamu sendiri mempunyai lebih banyak waktu luang untuk belajar. 

Hal ini bukan berarti  untuk membatasi aktivitasmu itu. Namun, kamu dituntut untuk memprioritaskan hal yang lebih penting terlebih dahulu. 

Baca Juga: Ingin IPK Tetap Stabil? Simak 5 Cara Jitu Untuk Mempertahankannya

4. Berdiskusi dengan dosen

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standarfreepik.com/Katemangostar

Tak ada salahnya untuk mencoba menanyakan langsung materi kepada dosen. Hal ini akan membuat kamu mengerti sejauh mana kemampuan kamu dalam memahami suatu materi. Jangan lupa untuk bersikap sopan dalam menanyakan suatu hal. Pastikan kamu belajar terlebih dahulu sebelum berdiskusi agar kamu tidak terlalu kebingungan ketika dosenmu menjawab. 

5. Kerjakan pekerjaan rumah dengan serius

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika IPK Kamu di Bawah Standarunsplash.com/GreenChameleon

Kesalahan kebanyakan pelajar ialah tidak mengerjakan pekerjaan rumah dengan sungguh-sungguh. Ada yang mencontek temannya, mengerjakan tidak sesuai ketentuan, atau pun sekedar copy-paste dari internet. Hal ini berdampak pada pemahaman kamu pada materi yang diajarkan. Cobalah untuk sungguh-sungguh mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan. Selain meningkatkan pemahaman kamu, pastinya kamu juga mendapatkan nilai maksimal. 

Mengejar ketertinggalan IPK memang bukan merupakan hal mudah. Namun, tidak ada yang tak mungkin terhadap IPK kamu. Berusahalah lebih keras agar kamu mendapatkan hasil maksimal. 

Baca Juga: 6 Mindset Tingkatkan IPK Meski Kamu Merasa Gak Pintar di Kampus

Anoraga Ilafi Photo Verified Writer Anoraga Ilafi

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya