Comscore Tracker

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicoba

coba terapkan agar kamu tidak boros lagi!

Belanja merupakan salah satu hal yang menyenangkan bagi sebagian orang, terutama para perempuan. Biasanya perempuan akan menghabiskan lebih banyak waktu dalam berbelanja.

Bahkan terkadang mereka pun lebih mudah tergoda untuk berbelanja lebih dari yang dibutuhkan, terutama ketika ada diskon dan promo. Berikut ini beberapa cara unik atasi kebiasaan belanja impulsif yang patut kamu coba dan terapkan. Yuk simak!

1. Memakai high heels

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi wanita memakai high heels (pexel.com/AngelaRoma)

Jika tujuanmu adalah untuk membatasi belanjaan agar tidak berlebihan dan boros maka seharusnya kamu membatasi pergerakan kakimu. Sedikit unik, kamu bisa menggunakan high heels atau sepatu lain yang kurang nyaman di kakimu. Menggunakan sepatu yang nyaman akan membuatmu semakin lincah untuk bergerak dari satu toko ke toko lain.

Dengan menggunakan sepatu yang kurang nyaman maka kamu akan cepat lelah dan segera mengakhiri kegiatan belanjamu. Hal ini tentu juga untuk mengingatkan kembali bahwa kesehatan kakimu tentu lebih berharga dari kegiatan berburu barang-barang belanjaan.

2. Tidak menyimpan uang cash yang kusut saat berbelanja

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi orang memegang uang (pexel.com/Ahsanjaya)

Dari sebuah Journal of Consumer Research yang dipublish pada tahun 2012 menyatakan bahwa orang-orang lebih memilih menghabiskan lebih banyak uang jika mereka memiliki uang yang sudah terlihat kusut dan jelek dibanding dengan uang baru dan masih rapi. Orang-orang tidak begitu sayang pada uang mereka yang terlihat jelek tersebut.

Oleh karena itu jika kamu harus menyimpan uang dalam bentuk cash, sebisa mungkin miliki uang yang masih rapi dan bagus di dompetmu. Uang yang rapi dan bagus ini akan membuatmu merasa sayang untuk menghabiskan uang apalagi untuk belanja barang-barang yang sebenarnya sangat tidak kamu butuhkan.

3. Jangan beramah tamah dengan penjaga toko

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi orang berinteraksi dengan sales (pexel.com/ArinaKrasnikova)

Mungkin cara ini terkesan aneh dan agak lucu, bahwa kamu jangan terlalu ramah apalagi sampai berteman dengan penjaga toko atau para sales. Kenapa demikian? Hal ini tentu saja akan membuatmu mudah tergiur dengan godaan trik-trik marketing untuk berbelanja atau bahkan membeli yang seharusnya tidak kamu beli.

Hindari interaksi sebisanya agar kamu bisa membatasi belanjamu. Hal ini juga akan membuatmu fokus hanya pada barang-barang apa saja yang ingin kamu beli.

4. Bertanya pada diri sendiri berulang kali

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi wanita berbelanja (pexel.com/AlexandraMaria)

Jangan terburu-buru memutuskan akan membeli sesuatu diluar daftar belanjaanmu. Pikirkan kembali manfaat barang tersebut bagimu. Tanyalah dirimu berulang kali. Beri waktu pada dirimu untuk sejenak berpikir.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantumu menyaring untuk hanya membeli barang yang benar-benar kamu butuhkan. Misalnya pertanyaan, apakah barang tersebut bermanfaaat? Apakah barang tersebut sering kamu gunakan? Apakah kamu masih mempunyai barang yang serupa? Atau apakah harga yang kamu beli sekarang sudah wajar?

Baca Juga: 5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Pasangan Kesal, Ujungnya Boros!

5. Bertanya kepada orang asing

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi bertanya kepada orang lain saat belanja (pexel.com/SamLion)

Jika bertanya pada diri sendiri belum cukup, maka sesekali kamu harus bertanya pada orang asing di sekitar yang mungkin juga berbelanja di toko yang sama. Dengan bertanya kepada orang asing artinya kamu telah memilih seorang yang netral untuk membantumu memutuskan sesuatu dengan melihat reaksi dan opini mereka terhadap barang yang kamu tanyakan.

Kamu bisa menanyakan pada mereka apakah sekiranya mereka akan membeli barang ini di hidup mereka dan apa manfaatnya. Jika mereka sudah mempunyai barang itu, kamu bisa menanyakan seberapa berfungsinya barang tersebut dan seberapa sering mereka menggunakan barang tersebut.

6. Batasi jumlah toko yang kamu kunjungi

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi wanita berbelanja (pexel.com/AndreaPiacquadio)

Kebanyakan dari kebiasaan perempuan dalam berbelanja adalah mereka tidak puas dengan 1 hingga 2 toko untuk dikunjungi. Mereka terbiasa untuk mengunjungi banyak toko dengan dalih hanya melihat-lihat barang, siapa tahu ada yang diperlukan. Selain itu kebiasaan para perempuan untuk membandingkan harga dari satu toko ke toko lain sangat tidak bisa dipungkiri.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut tentunya sangat mungkin untuk mendorongmu membeli barang diluar dugaan dan kamu sendiri mungkin sering tidak menyangka akan membeli suatu barang setelah keluar dari toko. Cara ampuh adalah, kamu harus mampu membatasi toko yang ingin kamu kunjungi. Jika barang yang kamu cari sudah ketemu, ada baiknya segera kamu pergi agar tidak tergoda dengan barang di toko lain.

7. Bandingkan berapa harga barang dengan perjuanganmu

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi orang berpikir ulang saat berbelanja (pexel.com/Andrea Piacquadio)

Kamu mempunyai kebiasaan untuk selalu belanja di atas limit daftar belanjaanmu? Atau kamu dengan mudah tergoda oleh diskon yang ditawarkan oleh sebuah toko? Coba pikirkan berapa uang yang kamu keluarkan untuk membeli barang tersebut dan harus berapa lama kamu mengumpulkan uang tersebut. Pikirkan butuh berapa jam atau berapa hari kamu bekerja untuk mendapatkan uang yang akan kamu gunakan untuk membeli barang tersebut.

Cara ini akan menjadi sebuah pengingat bahwa kamu harus menggunakan uangmu dengan bijak dan tidak dengan mudah menghabiskan untuk membeli barang yang mungkin tidak kamu pakai atau akan sia-sia. Sebagian orang sering terjebak pada self reward untuk membeli barang yang tidak mendesak untuk dibeli. Perlu diingat, self reward memang perlu tetapi kamu harus mengaturnya dengan bijak agar tidak terlalu sering dilakukan.

8. Lihatlah kembali foto tentang financial-goals mu

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi orang berpikir ulang saat belanja (pexel.com/Andrea Piacquadio)

Jika godaan untuk berbelanja semakin besar, kamu perlu mengingatkan dirimu tentang financial goals yang ingin kamu capai. Misalnya kamu ingin liburan ke Eropa, membeli mobil dan sebagainya. Simpan foto-foto financial goals mu di handphone yang bisa kamu bawa kemana-mana. Sehingga kapanpun kamu ingin boros dalam berbelanja, kamu bisa langsung melihat foto tersebut agar tidak melakukan belanja impulsif.

Kamu akan dengan sendirinya menyadari bahwa kamu perlu menyisihkan uang untuk ditabung demi mencapai keinginanmu dimasa depan. Kamu jadi teringat untuk tidak boleh membeli barang-barang yang tidak perlu sehingga target impianmu itu tidak mundur.

9. Menggunakan earphone saat berbelanja

10 Cara Unik Atasi Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicobailustrasi orang menggunakan earphone (pexel.com/Cottonbro)

Cara ini tepat ketika kamu tidak ingin diganggu oleh godaan diskon dan barang-barang yang dipromosikan oleh para penjaga toko. Kamu hanya perlu fokus pada dirimu sendiri dan barang yang menjadi tujuanmu dari awal.

Kamu tidak perlu terdistraksi oleh acara-acara promo yang heboh di sebuah toko. Selain itu, kamu akan terlihat sibuk dan bisa menghindari para sales yang hendak menawarkan barang-barangnya untukmu. 

Itulah tadi kesembilan cara unik atasi kebiasaan belanja impulsif yang bisa kamu coba. Cara-cara tersebut mungkin sedikit lucu dan tidak biasa, tetapi bisa coba kamu lakukan ketika godaan belanja sulit kamu bendung. Kamu bisa juga bagikan tips ini kepada orang sekitarmu yang ingin berhemat tapi hobi belanja, ya!

Baca Juga: 5 Tips Memaksimalkan Voucher Belanja, Asli Bikin Irit!

Eka Laura Ferdianti Photo Verified Writer Eka Laura Ferdianti

Practice Makes Perfect

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Hella Pristiwa

Berita Terkini Lainnya