Comscore Tracker

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?

Ayo tambah pembendaharaan kosakata bahasa daerah #LokalIDN

Bahasa Aceh adalah salah satu bahasa daerah yang terdapat di wilayah Provinsi Aceh. Bahasa ini umumnya digunakan oleh masyarakat suku Aceh yang berdiam di Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Sabang, Aceh Utara, Bireuen dan di berbagai wilayah lainnya.

Untuk kamu yang tertarik belajar bahasa Aceh, kamu bisa mulai menghafal kosakata yang sering digunakan sehari-hari, termasuk di antaranya ialah kata ganti orang. Berikut tujuh kata ganti orang dalam bahasa Aceh yang harus kamu ketahui!

1. Lôn/ lôn tuwan/ulôn tuwan - saya

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi perempuan muslim (unsplash.com/Good Faces)

"Lôn" merupakan kata ganti pertama tunggal yang umum digunakan sehari-hari dalam bahasa Aceh. Penambahan kata "tuwan" di belakang, menjadi"lôn tuwan/ulôn tuwan" adalah bentuk panggilan diri sendiri yang lebih sopan serta menunjukkan sikap rendah diri kepada lawan bicara.

2. Kah/ gata/ droë(neuh) - kamu

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi pria (unsplash.com/Warren Wong)

"Kah" adalah bentuk kata ganti kedua tunggal yang sifatnya informal, bahkan terbilang kasar jika digunakan pada orang yang lebih tua atau yang disegani. Oleh karena itu, sebutan "kah" sebaiknya digunakan pada teman dekat atau orang-orang yang sebaya saja.

Alternatif kata ganti orang kedua yang lebih sopan adalah "gata" atau "droë(neuh)". Panggilan "droë(neuh)" sendiri wajib kamu gunakan bila berinteraksi dengan orang yang lebih tua atau yang dihormati.

3. Jih/ gop nyan - dia

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi perempuan sedang tertawa (unsplash.com/ Brooke Cagle)

Kata ganti orang ketiga tunggal dalam bahasa Aceh adalah "jih". Sebutan ini berlaku bagi kedua jenis kelamin, baik itu perempuan ataupun laki-laki. Adapun bentuk lain dari "jih" yang lebih sopan adalah "gop nyan".

Baca Juga: 9 Kata dalam Bahasa Minang dan Bahasa Ocu Ini Mirip Banget

4. (Geu)tanyoë - kita

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi sekelompok teman yang saling berangkulan (unsplash.com/Duy Pham)

"Tanyoë" atau "geutanyoë" adalah bentuk kata ganti orang pertama jamak untuk kita. "Tanyoë" biasa dipakai dalam percakapan sehari-hari (informal), sedangkan "geutanyoë" digunakan dalam situasi resmi (formal).

5. Kamoë - kami

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi orang berbincang-bincang (unsplash.com/Brooke Cagle)

Hampir mirip dengan bahasa Indonesia, panggilan kami dalam bahasa Aceh adalah "kamoë". Sebutan ini bisa digunakan baik dalam percakapan formal maupun informal.

6. Awak nyan/ gop nyan - Mereka

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi orang-orang sedang rapat (unsplash.com/Christina @ wocintechchat.com)

"Awak nyan" adalah bahasa Aceh untuk kata ganti orang ketiga jamak. Kamu juga bisa memakai "gop nyan" untuk alternatif kata yang lebih halus.

7. Awak kah/ awak gata/ awak droë(neuh) - Kalian

7 Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh, Sudah Tahu?Ilustrasi karyawan kantor (unsplash.com/Arlington Research)

"Awak kah" merupakan kata ganti orang kedua jamak yang sebaiknya kamu pakai ketika berbicara dengan teman atau orang yang sepantaran denganmu saja. Jika kamu ingin berbicara dengan bahasa yang halus dan sopan, gunakan "awak gata" atau "awak droë(neuh)" untuk sebutan kalian. Untuk orang yang lebih tua, pastikan kamu memakai alternatif kosakata terakhir ya.

Itulah beberapa jenis kata ganti orang dalam bahasa Aceh. Tidak begitu sulit dihafal, bukan? Kosakata tersebut merupakan pengetahuan dasar yang harus kamu kuasai supaya nanti bisa merangkai kalimat dalam bahasa Aceh. Yuk, tingkatkan terus pembendaharaan kosakatamu.

Baca Juga: 5 Kata Sapaan Keluarga dalam Bahasa Aceh, Ada yang Mirip Bahasa Korea!

Fatimah Nasir Photo Verified Writer Fatimah Nasir

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya