Comscore Tracker

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajar

Memelihara rasa malas cuma bikin kamu gak produktif lho!

Kegiatan belajar memang tak selalu disenangi oleh semua orang. Alasannya beragam, ada yang merasa enggan untuk belajar karena merasa sudah jenuh. Memang kok, belajar sebaiknya dilakukan dengan serius namun tetap santai, bukan dalam kondisi stres dan jenuh.

Namun, ada juga yang menggunakan kejenuhan sebagai alasan untuk menghindari kegiatan belajar. Pertanyaannya, benarkah kalau yang dirasakan adalah jenuh dan bukan rasa malas? Jadi, supaya lebih jelas mari kita simak lima tanda berikut.

1. Meski ada banyak waktu luang, semua waktu digunakan hanya untuk bersantai

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajarunsplash.com/Artem Beliaikin

Yang namanya jenuh saat belajar, pastinya terjadi saat kamu sudah belajar secara berlebihan dan mungkin juga tidak mendapat hasil yang optimal. Sebaliknya, saat memiliki banyak waktu luang, kamu malah memilih untuk menghabiskan semua waktu yang ada untuk bersantai dan bersenang-senang.

Lalu, saat giliran belajar kamu mulai merasa berat dan 'jenuh'. Hmm, sebenarnya sih hal itu bukanlah jenuh, melainkan rasa malas yang semakin kuat. Jadi, coba seimbangkan waktu antara bersantai dan belajar, ya!

2. Belum belajar apapun, tetapi sudah mengeluh tanpa henti

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajarunsplash.com/Tom Morel

Sikap atau kebiasaan mengeluh, tentu saja bukan sikap atau kebiasaan yang baik ya. Dalam aktivitas belajar pun, sikap mengeluh ini dapat menjadi hambatan yang gak bisa dianggap remeh. 

Kalau kamu sudah duluan mengeluh jenuh, padahal kamu sama sekali belum belajar apapun, maka bisa dipastikan kalau kamu memang merasa malas untuk belajar. Jadi, cara untuk mengatasinya adalah dengan menghentikan kebiasaan mengeluh ini. Sebaliknya, gantilah dengan sikap positif lain yang dapat mendukung proses belajarmu.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Diri Tidak Suka Nasihat, Belajarlah untuk Bijak

3. Sikap menunda-nunda jadi 'tameng' untuk menghindari kegiatan belajar

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajarunsplash.com/sean Kong

Meluangkan waktu sejenak untuk melepas kejenuhan setelah belajar, memang sangat dianjurkan demi keberhasilan dalam proses belajar itu sendiri.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan kamu dapat menjadi lupa dengan prioritas dan lama-kelamaan timbul rasa malas. Ya, ini diakibatkan sikap menunda-nunda yang jadi 'tameng' ketika dihadapkan dengan pilihan mau belajar atau tidak.

4. Membandingkan diri dengan teman yang selalu bersantai

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajarunsplash.com/Priscilla Du Preez

Nah, lingkungan untuk belajar juga sangat mendukung proses dan hasil belajar seseorang. Kalau lingkungannya tidak mendukung, maka kamu pun akan lebih mudah untuk terpengaruh. Misalnya, teman-temanmu selalu bersantai dan tidak mau belajar sama sekali.

Jadi, bila kamu memang memutuskan untuk serius belajar maka solusinya adalah kamu harus keluar dari lingkungan yang gak mendukung tersebut. Dan, sebagai gantinya carilah lingkungan yang lebih positif dan bisa membantumu untuk berkembang.

5. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin suka memelihara kebiasaan malas

Bukan Jenuh, Ini 5 Tanda Kalau Kamu Sebenarnya Malas Belajarpexels.com

Perasaan malas belajar, tidak selalu terjadi tanpa sebab. Salah satunya mungkin karena rasa malas yang muncul akibat kebiasaan buruk. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin selalu terbiasa merasa malas ketika harus melakukan sesuatu.

Kebiasaan bermalas-malasan jadi lebih kuat ketimbang menjadi kebiasaan yang produktif. Jadi, gak heran deh kalau dalam hal belajar pun, kebiasaan malas ini jadi terbawa.

Jadi, itulah kelima tanda kalau kamu sebenarnya malas belajar. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: 6 Alasan Kita Semua Perlu Belajar & Mencoba menjadi Penulis

Frederick K Photo Verified Writer Frederick K

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya