Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkan

Kesembilan channel ini siap membantumu memperbaiki diri

Kehidupan kita akhir-akhir ini tak bisa lepas dari teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang seakan tak bisa terhenti, beragam informasi pun makin mudah diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Salah satu platform berbagi informasi yang sangat populer di setiap kalangan adalah YouTube. Melalui platform tersebut, beragam konten dibagikan setiap hari, bahkan setiap detik. Beragam channel pun bermunculan di platform tersebut, mulai dari channel yang berisi hiburan hingga edukasi.

Di antara sekian banyak channel edukasi, sepuluh channel berikut tampaknya sayang untuk dilewatkan begitu saja. Berbagai ilmu, mulai dari psikologi, pengembangan diri, hingga ekonomi dibahas secara singkat, tetapi tetap menyeluruh dan jelas dalam channel-channel berikut.

1. Memiliki subscriber hingga 12 juta, Psych2Go membahas psikologi dan kesehatan mental berdasarkan riset mendalam dan sumber tepercaya

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video dari channel Psych2go (youtube.com/@Psych2go)

2. Channel Satu Persen - Indonesian Life School punya misi mengajarkan hal-hal penting tentang kehidupan yang justru tak diajarkan di sekolah

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkansalah satu video Satu Persen (youtube.com/SatuPersenIndonesianLifeschool)

3. Raymond Chin, CEO Sevenpreneur, membicarakan berbagai hal penting terkait finansial di channel-nya, Raymond Chin

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover salah satu video Raymond Chin (youtube.com/@RaymondChins)

4. Membicarakan hal-hal menarik terkait sains, Kok Bisa hadir dengan video animasi untuk menjawab pertanyaan sehari-hari

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover salah satu video dari channel Kok Bisa (youtube.com/@KokBisa)

Baca Juga: 5 Channel Youtube Arsitektur untuk Merancang Rumah Impianmu!

5. The School of Life dengan slogannya learn, heal, grow selalu up to date membahas self improvement hingga emotional maturity

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video The School of Life (youtube.com/@theschooloflifetv)

6. Rajin membahas motivasi, self help, dan personal growth, Bacasuara siap berbagi insight dan rekomendasi buku-buku keren dari seluruh dunia

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video Bacasuara (youtube.com/@bacasuara)

7. Dengan subscriber lebih dari 10 juta, channel Najwa Shihab sering menjadi favorit bagi mereka yang menyukai pembahasan tentang politik

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video dari channel Najwa Shihab (youtube.com/@NajwaShihab)

8. Channel Felicia Putri Tjiasaka membahas masalah investasi dan memberikan berbagai tip pengelolaan keuangan bagi generasi muda

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video dari channel Felicia Putri Tjiasaka (youtube.com/@felicia.tjiasaka)

9. Emma McAdam, terapis pernikahan dan keluarga, siap berbagi informasi soal kesehatan mental lewat channel Therapy in a Nutshell

Edukatif, Ini 9 Channel YouTube yang Sayang untuk Dilewatkancover video dari channel Therapy in a Nutshell (youtube.com/@TherapyinaNutshell)

Channel tersebut memiliki pembahasan yang berbeda dengan daya tariknya masing-masing. Setiap informasi yang disampaikan pun didasarkan pada sumber-sumber yang sudah tepercaya. Selain itu, informasi-informasi tersebut pun dikemas secara ringkas dengan berbagai gaya yang unik dan menarik sehingga membuat penonton jauh dari kata bosan.

Jadi, rasanya sayang semua informasi penting yang bisa kita dapatkan secara gratis itu dilewatkan begitu saja. Tentunya, informasi tentang pengembangan diri, psikologi, kesehatan mental, finansial, hingga politik bisa kamu dapatkan dari sana!

Baca Juga: 6 Channel YouTube Stretching Workout Kilat, Tak Sampai 15 Menit!

Maye Seven Photo Verified Writer Maye Seven

you matter.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya