Comscore Tracker

Bukan Sekadar Membuat, Ini Tahapan yang Ada dalam Produksi!

Tanpa tahapan ini, pasti jadinya kurang maksimal

Pastinya kamu sudah sering mendengar kata produksi dalam kehidupan sehari-hari. Produksi sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses pembuatan sebuah barang atau karya yang melibatkan serangkaian teknik serta cara dalam melakukannya dan biasanya dilakukan dalam skala besar. Dengan kata lain, jika menggunakan kata produksi, maka pasti itu bukan suatu hal yang sepele.

Ternyata di dalam sebuah proses produksi, memiliki tahapan yang mana harus dilakukan supaya hasil produksi nantinya bisa sesuai dengan harapan. Mungkin hal ini belum banyak diketahui oleh orang awam, karena mengira bahwa produksi hanya sekadar membuat. Namun, yuk simak pembahasan berikut supaya lebih mengerti tentang produksi. 

Baca Juga: 10 Tahapan Produksi Teater, Ingin Terlibat?

Dalam satu produksi, ini tahapan yang perlu dilakukan supaya berjalan matang

Bukan Sekadar Membuat, Ini Tahapan yang Ada dalam Produksi!ilustrasi produksi (pixabay.com/whirligigtop)

Menilik secara lebih dalam tentang produksi, karena sudah dibahas sebelumnya jumlah barang yang dihasilkan biasanya berskala besar, maka produksi tidak bisa sekadar dilakukan begitu saja. Produksi harus mencakup tentang banyak aspek dan tentu saja harus ada persiapannya, di antaranya:

  • Perencanaan, dimana kamu harus menyiapkan sejumlah perencanaan seperti persiapan dokumen, anggaran biaya, dan lain-lain;
  • Pengarahan alur, barulah setelahnya menentukan alur mulai dari pengolahan bahan, pembentukan, finishing, dan proses quality control hingga pendistribusian;
  • Penjadwalan, dimana pada tahap ini, semua alur diatur waktunya seperti jam kerja, supaya berjalan dengan lancar dan sesuai deadline
  • Proses produksi, barulah setelahnya melakukan instruksi untuk memulai produksi guna memenuhi kebutuhan pasar dan mendapat pemasukan.

Dari keempat proses di atas, semuanya harus dilakukan secara matang. Baik sebelum dan sesudah proses dimulai. Karena tahapan produksi sendiri memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi saat proses produksi;
  • Membuat seluruh perencanaan memiliki rekam jejaknya supaya bisa dievaluasi kembali;
  • Menghasilkan suatu produk yang memiliki kualitas sesuai dengan spesifikasi kriteria;
  • Mendapat keuntungan dari setiap barang yang diproduksi;
  • Dan lain-lain.

Dalam prosesnya pun, sebuah tahapan produksi dapat dikatakan berhasil jika memiliki tingkat kepuasan konsumen yang tinggi serta pemasukan yang mencapai target keuntungan. Jika dua komponen tersebut belum dicapai, maka sebaiknya dilakukan evaluasi kembali untuk meningkatkan kualitas produk. 

Baca Juga: 10 Film dengan Proses Produksi Bertahun-tahun, Terkena Banyak Masalah!

Laurensius Aldiron Photo Verified Writer Laurensius Aldiron

Seorang pegawai kantoran pada umumnya, yang memilih menulis untuk mengeluarkan opini yang tak bisa disampaikan secara langsung..

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya