Comscore Tracker

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022

Mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju"

Meski bukan sebuah hari libur, setiap tahunnya tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional atau HAN. Peringatan ini merupakan momentum tepat untuk mengingat kembali betapa pentingnya melindungi hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Hari Anak Nasional juga memiliki banyak fakta menarik di balik perayaannya. Mulai dari kerap berganti tanggal, hingga memiliki waktu perayaan yang berbeda di setiap negara. Nah, untuk mengetahui informasi lebih jelasnya, mari simak ulasan di bawah ini.

1. Dicetuskan oleh Presiden ke-2 Republik Indonesia

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Aryodamar)

Munculnya Hari Anak Nasional bukanlah sebuah hal tiba-tiba. Sebab, peringatan ini terjadi ketika presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, memikirkan nasib anak-anak Indonesia kala itu.

Beliau menganggap bahwa anak-anak negeri adalah aset yang berharga bagi Indonesia dan layak untuk dilindungi hak-haknya. Oleh sebab itu, melalui Keputusan Presiden No.44 Tahun 1984 Soeharto menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional dan cita-cita mulia ini pun terus dirayakan hingga kini untuk anak-anak Indonesia. 

2. Kerap berganti tanggal

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Aryodamar)

Menurut catatan sejarah, Hari Anak Nasional pertama kali diperingati mulai tahun 1952. Kala itu, perayaan ini digagas oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang disambut baik presiden Soekarno.

Saat masa pemerintahan Soekarno, HAN diperingati setiap bulan Juli tanpa penetapan tanggal yang jelas. Namun kemudian, pemerintah pun sepakat menetapkan 1 Juni sebagai Hari Anak Nasional.

Akan tetapi, saat pergantian kekuasaan ke era Orde Baru, Presiden Soeharto kembali mengganti tanggal penetapan HAN, yakni menjadi 23 Juli. Ketetapan ini disahkan melalui Kepres no 44/1984 dan bertahan hingga saat ini.

3. Diperingati dalam waktu yang berbeda di tiap negara

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022Ilustrasi anak-anak (Dok. IDN Times/Sabilla Naditia/bt)

Hari Anak diperingati di tanggal yang berbeda-beda di tiap negara. Contohnya, di Republik Turki memperingati Hari Anak pada 23 April dan ini sangat berbeda dengan Indonesia yang memperingatinya pada 23 Juli.

PBB sendiri telah mencetuskan dua waktu penting terkait perayaan Hari Anak, yakni 1 Juni sebagai Hari Anak Internasional dan 20 November sebagai Hari Anak Universal. Selain dari kedua tanggal internasional ini, masing-masing negara punya ketetapan atas tanggal perayaan Hari Anak yang berbeda.

Baca Juga: 10 Nama Perlengkapan Sekolah dalam Bahasa Arab, Ajarkan ke Anak-anak

4. Mengangkat tema berbeda tiap tahunnya

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Vanny El-Rahman)

Perayaan Hari Anak Nasional selalu mengangkat tema berbeda tiap tahunnya. Namun, semuanya berakar pada kepedulian pada nasib anak Indonesia agar terus lebih baik.

Mengutip situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemenpppa RI), perayaan Hari Anak Nasional 2022 mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju". Adapun tagline yang digunakan untuk merayakan peringatan ini antara lain;

  • #PeduliPascaPandemiCOVID19
  • #AnakTangguhPascaPandemiCOVID19
  • #AnakTangguhIndonesiaLestari

Jadi, biarpun masih dalam masa pandemik COVID-19, diharapkan semangat Hari Anak Nasional 2022 tetap bisa menjangkau seluruh anak-anak yang ada di Indonesia. Selamat Hari Anak!

5. Indonesia masuk ke dalam 150 negara yang merayakan HAN

5 Fakta Hari Anak Nasional yang Diperingati pada 23 Juli 2022Ilustrasi anak-anak di PAUD (IDN Times/Besse Fadhilah)

Indonesia termasuk ke dalam 150 negara di dunia yang turut memiliki Hari Anak Nasional. Tercatat hingga kini, Indonesia dinilai telah mampu menjangkau tujuan dari perayaan HAN itu sendiri.

Ini terlihat dari survei yang dirilis oleh Varkey Foundation pada 2017 lalu, yang memaparkan bahwa anak Indonesia masuk dalam jajaran paling bahagia di dunia dari 140 negara. Kamu sendiri sudah merasa jadi anak yang bahagia belum, nih?

Dengan adanya perayaan HAN, diharapkan ke depannya semua elemen masyarakat mampu memberikan kualitas hidup yang baik untuk anak-anak Indonesia. Itu demi tujuan untuk menjadikan anak generasi penerus yang ceria, sehat, berakhlak mulai, dan cinta tanah air dapat tercapai.

Baca Juga: 5 Alasan Utama Kenapa Anak-anak Lebih Bahagia Dibanding Orang Dewasa

Topic:

  • Muhammad Tarmizi Murdianto
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya