Comscore Tracker

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!

Batik adalah teknik membuat pola

Dalam rangka Hari Batik Nasional, SnackVideo menggelar Media Workshop pada Jumat (1/10/2021) dengan menghadirkan serangkaian kegiatan, mulai dari membatik serta membahas sejarah dan makna setiap motif batik. Gak hanya itu, ada pula pelatihan dalam membuat video pendek yang dilakukan oleh konten kreator, Aries Lukman.

Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya yang hadir sebagai pembicara dalam Talkshow tersebut pun memaparkan latar belakang dan makna dari motif batik di Indonesia. Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya mari simak ulasan ini.

1. Batik adalah teknik membuat pola dalam seni wastra atau kain

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya memaparkan latar belakang dan makna dari motif-motif batik di Indonesia dalam acara Media Workshop yang diselenggarakan oleh SnackVideo. 1 Oktober 2021. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Batik dikenal sebagai warisan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Namun, apakah kamu tahu jelas mengenai latar belakang batik? Dalam hal ini, Bram menjelaskan bila ada dua hal yang harus dipahami mengenai batik, yaitu motif dan batik itu sendiri.

Meski banyak orang berpikiran jika batik adalah sebuah kain, namun ia menegaskan bila batik adalah teknik membuat pola dalam seni wastra atau kain. Pewarnaan atau motif yang dibuat, dilakukan dengan merintangi warna atau membuat blok di daerah tertentu dengan lilin.

"Kalau kita bicara batik, ada 2 hal yang harus dipahami, yaitu motif dan batik itu sendiri. Batik adalah teknik membuat seni wastra atau kain di mana pewarnaan atau motifnya adalah dengan merintangi warna, kainnya di blok di daerah tertentu dengan lilin atau ikat, lalu celup atau diwarnain. Setelah berwarna, bagian yang diblok, dicopot sehingga muncul motif batik. Batik itu adalah teknik membuat polanya," katanya. 

2. Istilah batik sebenarnya sudah ada pada arca dan prasasti kuno di Indonesia

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya memaparkan latar belakang dan makna dari motif-motif batik di Indonesia dalam acara Media Workshop yang diselenggarakan oleh SnackVideo. 1 Oktober 2021. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Batik memang dikenal sebagai kain yang memiliki pola indah dan makna yang dalam. Namun, tahukah kamu bila nama atau istilah batik pada dasarnya sudah ada sejak zaman dahulu dan terpampang jelas di prasasti dan arca?

"Nama batik ada di prasasti. Istilah membatik atau ambatik yang berarti menitik di medium itu sudah ada dari zaman dahulu. Motif yang ada di arca, itulah yang kemudian diimplementasikan di kain dengan warna polos dan terang dan teknik batik itulah yang digunakan sampai saat ini. Kalau gak menggunakan teknik itu, namanya bukan batik," tuturnya.

3. Awalnya, kain batik hanya diperuntukkan oleh keluarga kerajaan saja. Namun seiring zaman, kini batik sudah menjadi fashion item yang umum

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya memaparkan latar belakang dan makna dari motif-motif batik di Indonesia dalam acara Media Workshop yang diselenggarakan oleh SnackVideo. 1 Oktober 2021. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Dalam diskusinya, Bram juga menceritakan bila kain batik awalnya gak boleh dipakai oleh sembarang orang. Sebab, itu hanya diperuntukkan oleh keluarga kerajaan saja. 

"Diawali dengan keluarga kerajaan, kerajaan Mataram Islam, dari situ kemudian orang-orang yang di luar circle kerajaan mau coba. Karena gak mau sama dengan keluarga kerajaan, akhirnya mereka membuat motif sendiri yang lebih general. Akhirnya muncullah berbagai macam jenis batik, bisa dengan celup, ikat, dan tulis," ucapnya.

Baca Juga: Penuh Filosofi, 12 Ragam Kekayaan Motif Batik Jawa Timur

4. Menurut Bram, pengetahuan tentang teknik membatik merupakan warisan budaya sesungguhnya dari batik, bukan kain atau polanya

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya memaparkan latar belakang dan makna dari motif-motif batik di Indonesia dalam acara Media Workshop yang diselenggarakan oleh SnackVideo. 1 Oktober 2021. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Ketika batik jadi warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO, banyak orang yang beranggapan bahwa batik adalah identitas bangsa Indonesia. Sayangnya, Bram mengatakan bila sebenarnya warisan budaya dari batik adalah pengetahuan atas teknik membatik itu sendiri. 

"Yang jadi warisan dunia itu knowledge-nya, cara membuat seni wastra, teknik pewarnaan batik, sehingga batik dianggap sebagai warisan dari peradaban dunia, punya dunia. Jadi, itu pengetahuan buat seluruh orang di dunia yang dititipkan oleh Indonesia. Ketika knowledge batik itu hilang, gak akan ada lagi di Indonesia," tegasnya.

5. Makna di balik motif batik berdasarkan daerah dan polanya

Mengenal Latar Belakang dan Makna Motif Kain Batik, Warisan Budaya!Bram Kushardjanto selaku Pengusaha Sosial-Budaya & Pekerja Budaya memaparkan latar belakang dan makna dari motif-motif batik di Indonesia dalam acara Media Workshop yang diselenggarakan oleh SnackVideo. 1 Oktober 2021. (dok. SnackVideo)

Hampir seluruh daerah di Jawa memiliki motif batik. Meski demikian, itu bukan berarti batik hanya ada di Jawa. "Karena adanya perdagangan dan kawin antara keluarga kerajaan, dari situ muncul batik dengan motif dengan kearifan lokal di berbagai daerah di Indonesia," terangnya.

Selain karakter dan motif, makna di dalam kain batik pun cukup beragam dan unik. Seperti halnya motif batik Solo yang lekat dengan warna cokelat tanah, batik Yogyakarta yang didominasi warna putih, batik Klaten yang mengekspresikan rakyat, dan batik Pekalongan yang berwarna.

"Motif batik Solo itu lebih cokelat tanah. Batik Yogyakarta latarnya dominasi putih. Batik Klaten itu kan banyak yang mengekspresikan rakyat, lalu ada batik Pekalongan yang identik dengan pantai, tempat persinggungan perdagangan, jadi banyak yang menstimulasi batik di sana sehingga lebih berwarna," katanya.

Bram pun turut menjelaskan mengenai makna dari beberapa motif batik yang ada di Indonesia. Misalnya, motif parang yang dianggap sebagai simbol keberlanjutan dan motif mega mendung yang diadaptasi dari keramik kuno masyarakat Tionghoa.

"Parang itu mirip dengan simbol infinity atau simbol keberlanjutan. Kalau dipakai di ranah kekuasaan, maknanya gede dan berwibawa sehingga hanya boleh dipakai oleh raja dan anak-anaknya. Sedangkan, batik mega mendung merupakan batik yang dibawa oleh masyarakat Tionghoa. Awan yang berarak-arak itu sering ditemukan di keramik kuno yang kemudian diadaptasi oleh para seniman atau pelaku budaya batik," tutupnya.

Demikian informasi mengenai latar belakang serta makna dari beberapa motif batik yang ada di Indonesia. Yuk, jaga warisan budaya kita yang satu ini agar gak punah di makan perkembangan teknologi!

Baca Juga: 9 Inspirasi Busana Batik dan Kebaya ala Dewi Perssik, Anggun!

Topic:

  • Muhammad Tarmizi Murdianto
  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya