Comscore Tracker

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open Minded

Membuatmu jadi lebih bersinar

Apakah kamu tahu bahwa sekitar 60—75 persen orang di dunia bisa berbicara paling sedikit dua bahasa? Di Indonesia sendiri, mayoritas penduduknya pandai berbahasa Indonesia dan bahasa daerah. Belum lagi, saat ini ada juga orang yang juga mahir berbahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Ini menandakan, mereka yang hanya dapat berbicara satu bahasa adalah minoritas yang mungkin akan kehilangan kesempatan dalam bekerja, belajar, dan lainnya. Supaya kamu makin menyadari betapa pentingnya mempelajari banyak bahasa, yuk cari tahu lima manfaat yang akan kamu dapatkan berikut ini.

1. Baik untuk kesehatan otak

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open Mindedilustrasi membaca buku (unsplash.com/Thought Catalog)

Otak adalah organ tubuh yang sangat ajaib, bahkan struktural otak bisa menjadi lebih baik hanya dalam tiga bulan saat belajar bahasa. Dilansir FluentU, ilmuwan Jerman dan Swedia meneliti peserta yang menangani berbagai bahasa dalam pekerjaan mereka. Para peserta pun diminta secara intens belajar banyak bahasa sekaligus selama 90 hari.

Hasilnya, peneliti mengukur bahwa ukuran hipokampus dan korteks serebral peserta telah tumbuh secara signifikan. Ini menandakan fungsi otak bekerja lebih baik sambil meningkatkan memori otak. Selain itu, belajar bahasa juga bisa mencegah penyakit alzheimer bagi mereka yang berusia lanjut.

Bisa dibilang, otak sama seperti otot yang semakin sering digunakan maka akan semakin kuat dan tajam. Biasanya, orang yang pintar banyak bahasa terbiasa mengenali, membedakan, dan menganalisis berbagai intonasi, pola linguistik, kosakata, ekspresi idiomatik, dan aturan tata bahasa yang baik untuk otak.

2. Meningkatkan fokus

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open Mindedilustrasi fokus bekerja (unsplash.com/Nubelson Fernandes)

Semakin lama, daya konsentrasi seseorang semakin pendek karena pemakaian gadget yang berlebihan. Setidaknya saat ini rata-rata orang untuk fokus telah menurun dari 12 detik menjadi 8 detik.

Namun, belajar banyak bahasa dapat membuat otak jadi lebih mudah fokus. Sebuah studi dari Northwestern University tahun 2012 menjelaskan, bahwa orang bilingual merasa lebih mudah fokus dan tidak mudah terganggu konsentrasinya. Menarik, bukan?

Baca Juga: 5 Siniar Belajar Bahasa Korea di Spotify, Gak Cuma Annyeonghaseyo!

3. Jadi lebih berpikiran terbuka

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open MindedIlustrasi teman multikultural (pexels.com/fauxels)

Saat mempelajari bahasa baru, secara tak langsung kamu akan mempelajari budayanya. Ini tentu saja dapat menambah pengetahuanmu tentang dunia sehingga kamu jadi lebih berpikiran terbuka (open minded).

Tak hanya terpaku pada satu point of view, kerap memakai bahasa kedua juga dapat meningkatkan pemikiran divergen yang membuat otak mencari berbagai sudut pandang dan terbuka akan berbahai opsi. Hal inilah yang dapat membuatmu lebih mudah menemukan solusi yang tepat terhadap suatu masalah.

4. Meningkatkan potensi karier yang lebih baik

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open Mindedilustrasi berhasil (Shutterstock/fizkes)

Di tengah persaingan kerja yang sangat kompetitif, menjadi seseorang yang bersinar adalah sebuah oportuniti yang bagus. Salah satu caranya agar hal itu dapat tercapai adalah dengan memiliki banyak bahasa.

Kemampuan berbagai bahasa dapat menjadi nilai lebih ketika banyak pelamar menginginkan posisi yang sama denganmu. Tak jarang, perusahaan menganggap jika orang yang dapat berbicara lebih dari satu bahasa cenderung lebih baik dalam memecahkan masalah. Selain itu, kamu juga dinilai lebih terampil berkomunikasi ketika mahir menggunakan banyak bahasa.

5. Semakin percaya diri

5 Manfaat Belajar Banyak Bahasa bagi Kehidupan, Lebih Open Mindedilustrasi karyawan kantor (pexels.com/Rebrand Citie)

Siapa yang menyangka jika mempelajari bahasa baru juga mengubah karakter seseorang jadi lebih percaya diri. Pada awalnya, mungkin merasa takut salah ketika berbicara. Namun, keinginan untuk mempelajarinya telah membuatmu mau berhubungan dengan orang baru yang pandai bahasa tersebut.

Alhasil, rasa percaya dirimu semakin bertambah seiring dengan bertambahnya waktu berlatih bahasa tersebut. Nantinya, tidak hanya percaya diri ketika menggunakan bahasa baru tersebut, dalam kehidupan sehari-hari, kamu juga jadi lebih percaya diri, lho.

Supaya kamu bisa mempelajari banyak bahasa baru, disiplin dan konsistensi adalah keharusan. Beruntung saat ini telah banyak aplikasi gratis untuk bertemu secara virtual dengan orang dari berbagai negara. Fakta ini tentu akan semakin memudahkanmu mempelajari bahasa lain. Jadi makin semangat belajar, ya!

Baca Juga: 5 Tips Belajar Bahasa Inggris secara Otodidak, Butuh Niat dan Kemauan

IamLathiva Photo Verified Writer IamLathiva

Love To See, Love To Read, and Love To Share.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya