Comscore Tracker

Hukum Perempuan Melakukan Salat Jumat

Yuk, ketahui ketentuannya!

Salat jumat biasanya hanya diikuti oleh jamaah laki-laki. Namun, tak jarang kita juga melihat beberapa perempuan yang ikut melaksanakan salat jumat. Meski begitu, hal ini masih cukup asing di Tanah Air.

Kegiatan salat jumat dengan jamaah perempuan banyak ditemukan di beberapa negara muslim di Timur Tengah. Bahkan ada yang menyediakan ruangan khusus bagi perempuan yang ingin salat jumat. Dalam pelaksaannya, jamaah perempuan mengikuti serangkaian prosesi salat Jumat berjamaah hingga selesai.

Bagi laki-laki muslim, salat jumat hukumnya adalah fardhu 'ain atau wajib. Lalu, bagaimana hukum perempuan melakukan salat jumat? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Hukum perempuan melakukan salat jumat

Hukum Perempuan Melakukan Salat Jumatilustrasi salat jumat (Pexels.com/RODNAE Productions)

Salat jumat bagi perempuan hukumnya adalah tidak wajib. Hal ini disampaikan oleh para ulama karena perempuan tidak termasuk ke dalam kaum yang wajib melaksanakan salat jumat.

Salat jumat hukumnya fardhu 'ain kecuali bagi empat orang, yakni perempuan, anak kecil, orang sakit, dan budak yang dimiliki atau hamba sahaya. Meski begitu, perempuan dapat mengikuti salat jumat walaupun tidak wajib.

Ketentuan tidak ada kewajiban bagi perempuan melaksanakan salat jumat ini ada di dalam hadis riwayat Abu Dawud (1067) dari Thariq ibn Syihab, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"(Sholat) Jumat adalah hak yang wajib atas setiap muslim secara berjamaah, kecuali empat: hamba sahaya, wanita, anak kecil, atau orang yang sakit." (HR. Abu Dawud).

2. Apakah salat jumat dihitung sebagai salat pengganti zuhur?

Hukum Perempuan Melakukan Salat Jumatilustrasi salat jumat (Pexels.com/Thirdman)

Perempuan yang telah melaksanakan salat jumat tetap dihitung secara sah. Setelah salat, kamu tidak perlu lagi salat zuhur lagi. Penjelasan ini terkandung dalam Nihayatu az-Zain karya Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berbunyi:

"Orang yang sah salat duhur dan tidak memiliki kewajiban salat Jumat, maka Jumatnya tetap sah. Seperti anak kecil, budak sahaya, perempuan, dan musafir."

Selain itu, Abu Malik Kamal ibn Sayyid Salim juga menjelaskan bahwa perempuan yang sudah salat jumat tidak perlu untuk melaksanakan salat zuhur lagi. Berikut penjelasannya.

"Para ulama bersepakat bahwa apabila seorang wanita menghadiri sholat Jumat dan sholat bersama imam, maka itu sudah cukup baginya, sehingga ia tidak perlu lagi sholat dzuhur,".

Baca Juga: Pengertian dan Tata Cara Melakukan Sujud Sahwi dalam Salat

3. Syarat perempuan dapat melakukan salat jumat

Hukum Perempuan Melakukan Salat Jumatilustrasi salat (Pexels.com/Thirdman)

Para ulama berpendapat bahwa perempuan dapat menghadiri salat jumat jika sudah mendapatkan izin dari suami atau wali yang bersangkutan. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan fitnah. Selain itu, perempuan juga tidak boleh memakai perhiasan dan wewangian yang berlebihan saat mengikuti salat jumat. 

Jika menimbulkan fitnah, perempuan dilarang untuk mengikuti salat jumat. Lebih lanjut, Imam Nawawi memberi pernyataan bahwa perempuan yang lebih tua disunahkan untuk mengikuti salat jumat. Sementara, bagi yang masih muda dimakruhkan untuk mengikuti salat jumat bersama laki-laki, karena rawan menimbulkan fitnah.

4. Perempuan tidak boleh salat jumat hanya antar jamaah perempuan

Hukum Perempuan Melakukan Salat Jumatilustrasi salat berjamaah (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Selanjutnya, perempuan tidak diperbolehkan untuk melaksanakan salat jumat antar jamaah perempuan tanpa adanya jemaah laki-laki. Salat jumat untuk perempuan bisa dilaksanakan jika diadakan oleh muslim laki-laki.

Saat salat jumat, kamu bisa mendengarkan khutbah dan melaksanakan salat jumat berjamaah. Tanpa jamaah, jumatannya menjadi tidak sah, baik yang melakukan ini laki-laki maupun wanita. Hal tersebut merujuk pada dalil berikut.

“Jumatan adalah kewajiban bagi setiap muslim, untuk dilakukan secara berjamaah..”

5. Melaksanakan salat sunah tahiyyatul masjid

Hukum Perempuan Melakukan Salat JumatUmat muslim melaksanakan shalat Idul Adha di alun-alun Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/7/2020). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/pras.

Untuk kamu perempuan yang ingin melaksanakan salat jumat, saat masuk masjid, kamu dapat melaksanakan salat sunah tahiyyatul masjid. Perempuan juga wajib untuk mendengarkan khutbah.

Selain itu, kamu tidak boleh berbicara dengan teman, melewati batas orang lain, dan apabila mengantuk dapat mengubah posisi duduk. Laksanakan salat jumat dengan khidmat, ya!

Bagaimana, kini sudah tahu kan ketentuan salat jumat bagi perempuan? Kamu bisa melakukannya apabila berjamaah dengan laki-laki dan sudah diizinkan oleh suami atau wali.

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Salat Gaib yang Setara Salat Jenazah

Topic:

  • Zihan Berliana Ram Ghani
  • Lea Lyliana
  • Stella Azasya

Berita Terkini Lainnya