Comscore Tracker

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikah

Lebih tenang dan bisa mempersiapkan segala hal

Meski ada sebagian orang yang menikah karena ingin punya keturunan atau anak, tapi gak semua orang harus sesegera mungkin punya momongan setelah menikah. Cepat atau lamanya memiliki anak adalah pilihan setiap pasangan. Cepat tidak selalu lebih baik. Tidak buru-buru memiliki anak juga ada sisi positifnya, lho.

Baik itu dari segi finansial dan hidup yang lebih tertata hingga memiliki waktu untuk belajar parenting sebelum memiliki anak. Pembahasan lebih jelasnya bisa disimak pada lima poin di bawah ini. 

1. Bisa menikmati momen berdua setelah menikah

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikahilustrasi pasangan (pexels.com/Anna Pou)

Ada pasangan yang tidak buru-buru memiliki anak karena ingin menikmati momen berdua bersama pasangan. Hal ini bukan hal yang salah. Momen bermesraan dan menghabiskan waktu sebebas-bebasnya berdua, tidak akan mudah terulang saat pasangan sudah memiliki anak. 

Sebab, tentu kalau sudah punya anak prioritasnya berbeda. Gak bisa egois untuk menikmati momen berdua ketika ada anak yang harus diurus dan diperhatikan. 

2. Punya waktu untuk menyiapkan diri dalam parenting

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikahilustrasi keluarga (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Cepat punya anak ketika sudah menikah sah saja, apalagi kalau memang sudah siap menjadi orangtua. Tapi, gak ada salahnya juga bagi orang yang memilih untuk gak terburu-buru memiliki anak demi menyiapkan diri. 

Karena lebih baik memiliki anak ketika sudah benar-benar siap dibanding buru-buru tapi tidak tahu soal parenting. Bagaimanapun, baik dan buruknya anak kelak tergantung proses mendidik orangtuanya. 

Baca Juga: 5 Tips Parenting ala Mona Ratuliu, Terapkan Pola Asuh yang Konsisten!

3. Keadaan jadi lebih tertata ketika memiliki anak

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikahilustrasi keluarga (pexels.com/Vlada Karpovich)

Sisi positif lain tidak buru-buru memiliki anak ialah segala hal jadi lebih tertata ketika memiliki anak. Mulai dari tertatanya rutinitas hidup, finansial, hingga rencana hidup yang sudah tersusun rapi. 

Karena ketika menunda memiliki anak, di situlah waktunya bagi satu sama lain untuk menstabilkan segala aspek di dalam rumah tangga. Sehingga kalau pun memiliki anak, ia hadir di saat yang tepat dimana orangtuanya memang sudah siap menyambut kehadirannya. 

4. Gak dilanda stres pasca menikah

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikahilustrasi pasangan (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Kebanyakan pasangan yang menikah akhirnya stres ketika diteror dengan pertanyaan kapan punya anak. Tapi hal itu tak akan terjadi padamu jika dari awal sudah sepakat dan berkomitmen untuk tidak buru-buru memiliki anak. 

Dengan kata lain, sisi positifnya kamu jadi lebih bisa enjoy dan menikmati rumah tangga dengan pasangan setelah menikah. Gak dibuat stres dengan omongan orang lain. 

5. Keputusan dan pilihan yang baik jika masih ingin fokus mengejar karier

5 Sisi Positif Tidak Buru-buru Memiliki Anak setelah Menikahilustrasi kerja (pexels.com/Anna Shvets)

Tidak terburu-buru memiliki anak setelah menikah menjadi pilihan yang baik bagi pasangan yang masih ingin fokus pada karier. Terutama, jika kamu dan pasangan masih memiliki pekerjaan besar yang sangat menyita waktu sehingga benar-benar sibuk. 

Memiliki anak bisa ditunda hingga karier stabil dan terjamin aman. Jadi, bisa lebih mudah untuk mengatur waktu dan tidak merasa terbebani dengan kehadiran anak. 

Intinya, tidak apa-apa, kok, untuk tidak cepat memiliki anak setelah menikah. Namun, manfaatkan keputusan tersebut untuk mempersiapkan segala hal dengan baik sebelum menyambut kedatangan sang buah hati.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Anak-anak Suka Melanggar Ucapan dari Orangtua

afifah hanim Photo Verified Writer afifah hanim

Follow me on instagram: @afifahhanim_lm

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agsa Tian

Berita Terkini Lainnya